- Home
- Pendidikan
- Tantangan Bagi Guru Masa Kini
Tantangan Bagi Guru Masa Kini
Selasa, 24 Nov 2015 09:47
Bagi Sri Atika, kondisi para guru saat ini sudah berbeda. Guru di SMKN 8 Makassar itu melihat, keberadaan media yang berkembang pesat saat ini bisa membantu para guru untuk terus belajar.
"Dulu mungkin guru bisa masa bodoh. Tapi sekarang tidak lagi. Sudah banyak sumber materi pengajaran yang bisa kami pelajari sehingga pembelajaran bisa lebih mudah," ungkapnya kepada Okezone, belum lama ini.
Hal itu diamini koleganya, Bayuwati Sariningsih. Guru yang juga mengajar di SMKN 8 Makassar itu sepakat jika guru zaman sekarang perlu berteman dengan teknologi. Menurutnya, Uji Kompetensi Guru (UKG) pun menjadi salah satu cara implementasi keahlian guru memakai teknologi terkini.
"Alhamdulilah sekali saya berada di masa ketika guru sudah bisa bekerja dengan fasilitas teknologi yang dibutuhkan. Karena perkembangan teknologi itulah yang jadi tantangan kita saat ini," ujarnya.
Budaya Indonesia Masuk Ruang Digital, Ini yang Terjadi di Museum Nasional
JAKARTA - Pemerintah bersama sejumlah pihak swasta dan platform digital menghadirkan pameran serta aktivasi karakter kreatif yang terinspirasi budaya Indonesia di Museum Nasional Indone
Pasca Kecelakaan, Bos Danantara Tegaskan Evaluasi Total Sistem Keselamatan Kereta
JAKARTA â€" Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan P. Roeslani menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas tragedi kecelakaan yang melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek pad
Purbaya Akan Tanggung 100 Persen PPN Avtur
JAKARTA â€" Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi menerbitkan kebijakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) sebesar 100 persen untuk pembelian tiket pesawat
Tembus Sistem Pertahanan AS, Jet Tempur Jadul F-5 Iran Bom Pangkalan Udara Kuwait
JAKARTA â€" Sebuah laporan mengklaim bahwa jet tempur lawas F-5 Angkatan Udara Iran berhasil menembus sistem pertahanan udara AS dan mengebom pangkalan militer Camp Buehring di Kuwait dalam peran
Iran Ajukan Proposal kepada AS untuk Buka Selat Hormuz, Akhiri Perang
JAKARTA - Iran telah mengajukan proposal baru kepada Amerika Serikat (AS) untuk membuka kembali Selat Hormuz dan mengakhiri perang, dengan menunda negosiasi nuklir ke tahap selanjutnya. Proposal