Selasa, 28 Apr 2026

KAMPUS

Unsyiah Akan Beri Gelar Doktor Kehormatan ke JK

Jumat, 13 Nov 2015 14:30
Dok. Okezone
Wapres Jusuf Kalla.

BANDA ACEH - Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh akan menganugerahi gelar doktor honoris causa (HC) kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla. Gelar doktor kehormatan bagi orang nomor dua di Indonesia itu diberikan atas kiprahnya dalam bidang perdamaian dan kemanusiaan

"Ini gelar doktor honoris causa ketiga yang diberikan Unsyiah," kata Rektor Unsyiah, Prof. Samsul Rizal di Banda Aceh, belum lama ini.

Tokoh pertama yang mendapat doktor kehormatan dari Unsyiah adalah Mahathir Muhammad. Gelar doktor HC bidang pembangunan diberikan kepada mantan Perdana Menteri Malaysia tersebut pada 3 Mei 2007.

Enam tahun kemudian Unsyiah kembali memberikan gelar doktor HC bidang perdamaian kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Pada 19 September 2013, gelar tersebut disematka kepada SBY karena kiprahnya dalam perdamaian Aceh.

Unsyiah kali ini kembali memberikan gelar doktor HC kepada JK. Pria Bugis itu dinilai berjasa dalam merajut perdamaian antara Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan Pemerintah Indonesia. Peran itu dimainkan JK saat menjadi wakil presiden periode pertama.

Rektor Unsyiah mengatakan JK bukan hanya dikenal sebagai tokoh perdamaian Aceh. "Beliau juga berkontribusi dalam penyelesaian konflik di Mindano, Filipina Selatan, Thailand Selatan, Myanmar, hingga penyelesaian konflik di Amerika Latin beliau masih dipakai," sebutnya.

Selain bidang perdamaian, kata Samsul, JK juga berkontribusi besar dalam bidang kemanusian. "Ini tidak perlu saya jelaskan lagi, lihat saja beberapa hari setelah tsunami beliau sudah datang ke sini," sebut dia.

Menurut Samsul doktor HC kepada JK sudah jauh hari disiapkan Unsyiah. Bahkan rencana awal pemberiannya pada tahun lalu, namun ditunda karena ada momentum Pemilu.

Gelar doktor HC kepada JK akan diserahkan dalam rapat senat terbuka di Gedung AAC Dayan Dawood, Unsyiah, Banda Aceh, Sabtu, 14 November 2015. JK dijadwalkan hadir langsung.

Rektor menyatakan Unsyiah telah berkomitmen untuk tiap pemberian gelar doktor HC harus tetap melalui rapat senat terbuka di Unsyiah. Dia tak mau kejadian seperti Universitas Indonesia yang menganugerahi doktor kehormatan kepada Raja Abdullah di luar kampus, terulang di Unsyiah.

"Kami tidak mau seperti UI," ujarnya.

Saat ditanya kenapa gelar HC bidang perdamaian tak diberikan kepada tokoh dari GAM, Samsul menyebutkan, Unsyiah sudah berkomitmen tidak memberikan gelar kehormatan bidang perdamaian dari kalangan militer atau mantan kombatan.

(okezone.com)
Pendidikan
Berita Terkait
  • Selasa, 28 Apr 2026 19:54

    Pelantikan Pengurus IDI Sumatera Barat 2025–2028, Perkuat Peran dan Solidaritas Dokter

    Sumatera Barat - Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Sumatera Barat periode 2025 - 2028 resmi dilantik dalam suasana khidmat dan penuh semangat. Kegiatan ini sekaligus dirangkaikan dengan r

  • Senin, 27 Apr 2026 18:18

    Lebih Cepat dari Target, Tim Penyelaras PWI Pusat Tuntaskan AD/ART

    Jakarta - Tim Penyelaras Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), Kode Etik Jurnalistik (KEJ), dan Kode Perilaku Wartawan (KPW) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat berhasil menuntaskan

  • Senin, 27 Apr 2026 18:03

    Mengenal Kanker Prostat yang Dialami Benjamin Netanyahu

    JAKARTA - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengabarkan telah menjalani pengobaran kanker prostat yang dideritanya. Dikabarkan Netanyahu telah melakukan rangkaian pera

  • Senin, 27 Apr 2026 17:59

    Penurunan Kualitas Otak di Usia Produktif Kini Jadi Sorotan, Bukan Sekadar Penyakit!

    JAKARTA â€" Di tengah optimisme bonus demografi, Indonesia menghadapi ancaman yang jarang disadari: penurunan kapasitas berpikir pada usia produktif. Fenomena ini dikenal sebagai silent cogn

  • Senin, 27 Apr 2026 17:56

    Harga Pangan Hari Ini Naik, Minyak Goreng Tembus Rp23.709 per Liter

    JAKARTA - Harga pangan nasional terpantau mengalami pergerakan pada awal pekan ini, Senin (27/4/2026). Sejumlah komoditas utama mengalami kenaikan, namun tidak sedikit juga yang mengala

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.