Sabtu, 20 Jun 2026

KAMPUS

Unsyiah Akan Beri Gelar Doktor Kehormatan ke JK

Jumat, 13 Nov 2015 14:30
Dok. Okezone
Wapres Jusuf Kalla.

BANDA ACEH - Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh akan menganugerahi gelar doktor honoris causa (HC) kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla. Gelar doktor kehormatan bagi orang nomor dua di Indonesia itu diberikan atas kiprahnya dalam bidang perdamaian dan kemanusiaan

"Ini gelar doktor honoris causa ketiga yang diberikan Unsyiah," kata Rektor Unsyiah, Prof. Samsul Rizal di Banda Aceh, belum lama ini.

Tokoh pertama yang mendapat doktor kehormatan dari Unsyiah adalah Mahathir Muhammad. Gelar doktor HC bidang pembangunan diberikan kepada mantan Perdana Menteri Malaysia tersebut pada 3 Mei 2007.

Enam tahun kemudian Unsyiah kembali memberikan gelar doktor HC bidang perdamaian kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Pada 19 September 2013, gelar tersebut disematka kepada SBY karena kiprahnya dalam perdamaian Aceh.

Unsyiah kali ini kembali memberikan gelar doktor HC kepada JK. Pria Bugis itu dinilai berjasa dalam merajut perdamaian antara Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan Pemerintah Indonesia. Peran itu dimainkan JK saat menjadi wakil presiden periode pertama.

Rektor Unsyiah mengatakan JK bukan hanya dikenal sebagai tokoh perdamaian Aceh. "Beliau juga berkontribusi dalam penyelesaian konflik di Mindano, Filipina Selatan, Thailand Selatan, Myanmar, hingga penyelesaian konflik di Amerika Latin beliau masih dipakai," sebutnya.

Selain bidang perdamaian, kata Samsul, JK juga berkontribusi besar dalam bidang kemanusian. "Ini tidak perlu saya jelaskan lagi, lihat saja beberapa hari setelah tsunami beliau sudah datang ke sini," sebut dia.

Menurut Samsul doktor HC kepada JK sudah jauh hari disiapkan Unsyiah. Bahkan rencana awal pemberiannya pada tahun lalu, namun ditunda karena ada momentum Pemilu.

Gelar doktor HC kepada JK akan diserahkan dalam rapat senat terbuka di Gedung AAC Dayan Dawood, Unsyiah, Banda Aceh, Sabtu, 14 November 2015. JK dijadwalkan hadir langsung.

Rektor menyatakan Unsyiah telah berkomitmen untuk tiap pemberian gelar doktor HC harus tetap melalui rapat senat terbuka di Unsyiah. Dia tak mau kejadian seperti Universitas Indonesia yang menganugerahi doktor kehormatan kepada Raja Abdullah di luar kampus, terulang di Unsyiah.

"Kami tidak mau seperti UI," ujarnya.

Saat ditanya kenapa gelar HC bidang perdamaian tak diberikan kepada tokoh dari GAM, Samsul menyebutkan, Unsyiah sudah berkomitmen tidak memberikan gelar kehormatan bidang perdamaian dari kalangan militer atau mantan kombatan.

(okezone.com)
Pendidikan
Berita Terkait
  • Sabtu, 20 Jun 2026 16:12

    Simpatisan Komitmen Kawal Realisasi Target Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

    Ribuan massa aksi yang mengatasnamakan Simpatisan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Malang Raya menyelenggarakan Apel Akbar dan Senam Bersama di Alun-Alun Tugu, Kota Malang, Jawa Timur pada Sabtu (20

  • Sabtu, 20 Jun 2026 16:02

    Presiden Prabowo Setujui Gagasan Pelatnas Multiyears, Mensetneg dan Seskab Follow Up Anggaran

    BOGOR - Presiden Prabowo Subianto memberikan dukungan besar untuk memperkuat pengembangan ekosistem olahraga nasional. Hal itu disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) E

  • Sabtu, 20 Jun 2026 16:01

    Delegasi Malaysia Lirik Potensi Besar Kelapa Rangsang Meranti

    SELATPANJANG - Pasar internasional kembali melirik kekayaan alam Kabupaten Kepulauan Meranti. Perusahaan asal Malaysia, Grisek Jaya Sdn. Bhd, terjun langsung menjajaki peluang bisnis dan perdagangan k

  • Sabtu, 20 Jun 2026 15:05

    Bupati Tabanan Buka Festival Jatiluwih Ke-7, Dorong Ekonomi Rakyat dan Pariwisata Lokal

    Bupati Tabanan, Bali, I Komang Gede Sanjaya, secara resmi membuka Festival Jatiluwih Ke-7 Tahun 2026 pada Sabtu, 20 Juni 2026. Acara ini akan berlangsung hingga Minggu, 21 Juni 2026, dengan tujuan uta

  • Sabtu, 20 Jun 2026 15:02

    Pemerintah Perluas Akses Internet Pendidikan dengan Starlink di Nias Utara: Solusi Daerah 3T

    Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat Akses Internet Pendidikan, khususnya di wilayah terdepan, terpencil, dan tertinggal (3T). Upaya ini diwujudkan melalui penye

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.