Peristiwa
PNS Cabuli Anak Tiri Selama 2 Tahun, Modusnya Cek Keperawanan
Selasa, 05 Mar 2019 10:47
GUNUNGKIDUL – Jajaran Satreskrim Polres Gunungkidul, Yogyakarta mengungkap kasus pencabulan yang dilakukan seorang ayah terhadap anak tirinya di Kecamatan Semin yang telah berlangsung sejak 2016-2018. Atas perbuatannya, tersangka berinisial SM (59), dan notabene berstatus sebagai pegawai negeri sipil (PNS) langsung dicokok polisi.
Kasatreskrim Polres Gunungkidul, AKP Riko Sanjaya, mengatakan ungkap kasus pencabulan terhadap Bunga (bukan nama sebenarnya) bermula dari laporan ibu korban berinisial Sur pada Senin 29 Januari 2019.
Laporan ini pun dijadikan dasar untuk pengembangan kasus hingga akhirnya polisi menangkap SM yang tak lain adalah ayah tiri korban. "Sudah kami tahan dan sekarang masih menunggu proses hukum lanjutan," kata Riko kepada wartawan, Senin 4 Maret kemarin.
Riko menjelaskan, berdasar hasil pemeriksaan kasus pencabulan yang dilakukan SM terjadi sejak pertengahan 2016 hingga 2018. Meski demikian, Riko menegaskan bahwa kasus ini hanya sebatas pelecehan seksual dan belum mengarah ke pemerkosaan. "Masih sebatas meraba-raba tubuh korban," katanya.
Tindak asusila yang terjadi bertahun-tahun membuat Bunga depresi hingga akhirnya melaporkan perbuatan bejat ayah tirinya ke ibu kandungnya. Pelaku menggunakan modus tipu muslihat dalam menjalankan perbuatan bejatnya, yakni berdalih mengecek keperawanan korban.
"Pencabulan ini berlangsung lama dan korban depresi bahkan sempat diperiksakan ke rumah sakit di Klaten. Tak berhenti di sini, pelaku tetap nekat menjalankan aksinya dengan dalih penyembuhan dengan metode rukiah," kata Riko.
Selain menangkap tersangka, polisi juga menyita satu buah kaus warna merah muda dan satu buah celana kain warna biru.
"Kami proses sesuai dengan hukum yang berlaku. Kami juga menerjunkan Unit Pelayaan Perempauan dan Anak untuk memberikan pendampingan terhadap korban," kata mantan Kasatreskoba Polres Gunungkidul ini.
Oleh penyidik tersangka dijerat dengan Pasal 82 Undang-Undang No.17/2016 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.
Wakapolres Gunungkidul, Kompol Verena Sri Wahyuningsih, menambahkan berdasar pemeriksaan diketahui bahwa SM berstatus sebagai pegawai negeri sipil (PNS). Meski demikian, hal tersebut bukan menjadi alasan untuk tidak menyelesaikan kasus hingga tuntas.
"Kasus hukum harus terus berjalan," katanya seperti dilansir dari HarianJogja.
Menurut dia, kasus ini harus menjadi pembelajaran bersama karena tindak kejahatan bisa berasal dari lingkungan terdekat. Oleh karena itu Verena meminta partisipasi dari masyarakat untuk terus peduli terhadap lingkungan sekitar.
Disinggung mengenai kasus pencabulan, ia mengungkapkan jumlah
kasus di Gunungkidul masih mengkhawatirkan. Sebagai gambaran, mulai
Januari hingga akhir Februari 2019 sudah ada empat kasus pencabulan. Dua
kasus terjadi di Kecamatan Semin, satu kasus di Kecamatan Tanjungsari
dan satu kasus lain terjadi di Kecamatan Playen. "Untuk kasus di
Kecamatan Playen masih dalam pengembangan, untuk tiga kasus lainnya
sudah diproses," katanya.
Sumber: okezone.com
Jalan Kabupaten Banyak Rusak dan Berlubang, Legislator Siak Sabar Sinaga Desak Bupati Inovatif dan Jemput Bola
SIAK-Kondisi jalan kabupaten di Wilayah Kabupaten Siak yang mengalami kerusakan dan berlubang mendapat perhatian serius dari legislatif.Anggota DPRD Kabupaten Siak, Sabar Sinaga, meminta Pemerintah Ka
Jemputan HUT ke-69 Riau, Sekdaprov Anjangsana ke Kediaman Syamsuar
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau terus mematangkan rangkaian peringatan Hari Jadi ke-69 dengan memperkuat tali silaturahmi kepada Gubernur pada masanya yang telah memberikan kontribusi bagi pemban
Wali Kota Pekanbaru Tegaskan HGB STC Ramayana Tak Bisa Diperpanjang, Dicari Solusi Sesuai Aturan
PEKANBARU - Wali Kota Pekanbaru menegaskan Pemerintah Kota Pekanbaru memahami aspirasi para pemilik ruko STC Ramayana yang menginginkan Hak Guna Bangunan (HGB) diperpanjang. Namun, berdasarkan hasil k
Ratusan Pedagang STC Datangi DPRD Pekanbaru, Tuntut Pengembalian Hak HGB
PEKANBARU - Ratusan massa yang tergabung dalam Forum Pedagang Sukaramai Trade Center (STC) menggelar aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Kota Pekanbaru, Senin (3/8/2026). Mereka menuntut agar hak atas Hak
Pemprov Riau Pastikan Kerusakan Jalan Sontang - Kasang Padang Rohul Diperbaiki
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau pastikan akan menangani kerusakan ruas jalan Sontang - Kasang Padang di Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul). Perbaikan jalan tersebut telah di