Senin, 03 Agu 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • 2 Hari Hilang, Nelayan di Jambi Ditemukan Tewas Terapung

Peristiwa

2 Hari Hilang, Nelayan di Jambi Ditemukan Tewas Terapung

Rabu, 03 Apr 2019 13:33
Foto: Basarnas Jambi
JAKART - Seorang nelayan Desa Kuala Pangkal Duri, Tanjung Jabung Timur, Jambi, bernama Masdar (25), ditemukan tewas terapung di perairan Kuala Mendahara. Masdar sebelumnya sempat dinyatakan hilang saat melaut bersama nelayan lain.

"Kita temukan korban dalam kondisi yang sudah terapung, tubuhnya nelayan ini juga sudah mulai menggelembung. Diduga nelayan ini tewas sudah lebih dari satu hari karena sebelumnya sempat dinyatakan hilang,'' kata Kepala Basarnas Jambi, Ibnu Haris Alhusen kepada detikcom, Rabu (3/4/2019).

Ibnu menjelaskan nelayan itu pergi melaut bersama rombongan menggunakan perahu pada Senin (1/4) pagi. Para nelayan itu kemudian berpisah untuk mencari ikan dan akan kumpul di suatu tempat usai selesai melaut.

"Jadi para nelayan ini awalnya pergi berkelompok menggunakan perahu masing-masing. Lalu mereka berpisah di tengah laut untuk mencari ikan dan nantinya mereka ini berkumpul kembali di suatu titik tertentu. Tetapi saat berkumpul dan akan menuju daratan nelayan bernama Masdar ini tidak muncul dan dinyatakan hilang,'' ujarnya.

Tim gabungan dari Basarnas dan pihak kepolisian lalu melakukan pencarian terhadap korban. Masdar kemudian ditemukan tewas pada siang hari ini. Jasad Masdar itu berjarak 6 kilometer dari perahu miliknya.

"Kita belum mengetahui pasti penyebab tewasnya nelayan itu. Karena kita berhasil menemukan korban berjarak 6 kilometer dari posisi perahu yang berhasil ditemukan terlebih dahulu. Kita menduga tewasnya mungkin dikarenakan hantaman air laut yang saat ini yang terbilang cukup tinggi. Namun itu semua masih dalam dugaan kita karena untuk proses selanjutnya diserahkan ke pihak kepolisian,'' kata Ibnu.

Pihak keluarga menolak Masdar untuk dilakukan visum. Petugas pun langsung menyerahkan jenazah Masdar kepada keluarga untuk segera dimakamkan.

"Karena posisi kapal itu baik-baik saja lalu bekal makanan yang sempat dibawa nelayan itu masih dalam keadaan utuh, maka polisi sempat ingin melakukan visum namun pihak keluarga menolak dan akhirnya kita serahkan korban ke pihak keluarga untuk dimakamkan,'' tukasnya.


Sumber: detik.com
Peristiwa
Berita Terkait
  • Senin, 03 Agu 2026 16:42

    Jalan Kabupaten Banyak Rusak dan Berlubang, Legislator Siak Sabar Sinaga Desak Bupati Inovatif dan Jemput Bola

    SIAK-Kondisi jalan kabupaten di Wilayah Kabupaten Siak yang mengalami kerusakan dan berlubang mendapat perhatian serius dari legislatif.Anggota DPRD Kabupaten Siak, Sabar Sinaga, meminta Pemerintah Ka

  • Senin, 03 Agu 2026 16:27

    Jemputan HUT ke-69 Riau, Sekdaprov Anjangsana ke Kediaman Syamsuar

    PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau terus mematangkan rangkaian peringatan Hari Jadi ke-69 dengan memperkuat tali silaturahmi kepada Gubernur pada masanya yang telah memberikan kontribusi bagi pemban

  • Senin, 03 Agu 2026 16:19

    Wali Kota Pekanbaru Tegaskan HGB STC Ramayana Tak Bisa Diperpanjang, Dicari Solusi Sesuai Aturan

    PEKANBARU - Wali Kota Pekanbaru menegaskan Pemerintah Kota Pekanbaru memahami aspirasi para pemilik ruko STC Ramayana yang menginginkan Hak Guna Bangunan (HGB) diperpanjang. Namun, berdasarkan hasil k

  • Senin, 03 Agu 2026 16:13

    Ratusan Pedagang STC Datangi DPRD Pekanbaru, Tuntut Pengembalian Hak HGB

    PEKANBARU - Ratusan massa yang tergabung dalam Forum Pedagang Sukaramai Trade Center (STC) menggelar aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Kota Pekanbaru, Senin (3/8/2026). Mereka menuntut agar hak atas Hak

  • Senin, 03 Agu 2026 16:08

    Pemprov Riau Pastikan Kerusakan Jalan Sontang - Kasang Padang Rohul Diperbaiki

    PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau pastikan akan menangani kerusakan ruas jalan Sontang - Kasang Padang di Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul). Perbaikan jalan tersebut telah di

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki