Peristiwa
ABG di Kebon Jeruk Diduga Jadi Korban Salah Tangkap
Jumat, 08 Mar 2019 15:19
Peristiwa itu terjadi di rumah Metty di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat pada pukul 04.00 WIB dini hari tadi. Saat itu, Metty dan anaknya masih tidur pulas, tiba-tiba terbangun karena mendengar bunyi seseorang yang mengetuk-ketuk pintu rumah.
Karena tidak mendapat jawaban, oknum tersebut kemudian mendobrak pintu rumah. Mereka juga mematikan listrik rumah.
"Saya pikir mereka perampok dan mereka matiin listrik rumah," kata Metty ketika dihubungi detikcom, Jumat (8/3/2019).
Setelah di dalam rumah, oknum polisi itu kemudian menginterogasi anaknya. Polisi menunjukkan surat tugas, menjelaskan bahwa mereka ke rumah Metty untuk mengembangkan kasus pencurian.
"Ada pembelian handphone yang diduga dari hasil kejahatan dan itu HP saya..mereka cek melalui emai. Saya beli resmi dari Samsung, ada saksi teman saya," lanjutnya.
Metty mengungkap, anaknya R dipaksa oleh oknum tersebut untuk mengakui kejahatan tersebut. Oknum polisi itu juga mengacak-acak rumah Metty untuk mencari barang bukti.
"Sekarang (R) mau di-ct scan karena diikat, dipukulin dan ditendang," katanya. Metty juga memperlihatkan sebuah video di mana R berdarah di bagian hidungnya.
"Saya diseret-seret di lorong sampai memar dan luka," imbuhnya.
Kepada oknum polisi itu, Metty menegaskan bahwa dirinya dan anaknya tidak terlibat kejahatan. Metty akhirnya meminta diselesaikan di kantor Polsek Kebayoran Lama.
"Saya minta teman saya yang bertanggung jawab kalau saya akan ke Polsek Kebayoran Lama. Saya tidak percaya kalau dia yang bawa demi keamanan saya dan anak saya," lanjutnya.
Setelah tiba di kantor Polsek Kebayoran Lama, Metty bertemu dengan Kapolsek Kebayoran Lama Kompol Telly Alvin. Setelah menjelaskan duduk perkara tersebut, Metty dan anaknya dilepaskan.
"Dan akhirnya salah tangkap," tandasnya.
Sementara itu, Kapolsek Kebayoran Lama Kompol Telly Alvin menyampaikan permintaan maaf terkait insiden tersebut.
"Saya meminta maaf atas kejadian tersebut dan sebagai pertanggung jawaban yang bersangkutan sudah kami bawa ke RS Siloam untuk diobati," ujar Kompol Telly saat dihubungi secara terpisah.
Sumber: detik.com
Peristiwa
Jalan Kabupaten Banyak Rusak dan Berlubang, Legislator Siak Sabar Sinaga Desak Bupati Inovatif dan Jemput Bola
SIAK-Kondisi jalan kabupaten di Wilayah Kabupaten Siak yang mengalami kerusakan dan berlubang mendapat perhatian serius dari legislatif.Anggota DPRD Kabupaten Siak, Sabar Sinaga, meminta Pemerintah Ka
Jemputan HUT ke-69 Riau, Sekdaprov Anjangsana ke Kediaman Syamsuar
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau terus mematangkan rangkaian peringatan Hari Jadi ke-69 dengan memperkuat tali silaturahmi kepada Gubernur pada masanya yang telah memberikan kontribusi bagi pemban
Wali Kota Pekanbaru Tegaskan HGB STC Ramayana Tak Bisa Diperpanjang, Dicari Solusi Sesuai Aturan
PEKANBARU - Wali Kota Pekanbaru menegaskan Pemerintah Kota Pekanbaru memahami aspirasi para pemilik ruko STC Ramayana yang menginginkan Hak Guna Bangunan (HGB) diperpanjang. Namun, berdasarkan hasil k
Ratusan Pedagang STC Datangi DPRD Pekanbaru, Tuntut Pengembalian Hak HGB
PEKANBARU - Ratusan massa yang tergabung dalam Forum Pedagang Sukaramai Trade Center (STC) menggelar aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Kota Pekanbaru, Senin (3/8/2026). Mereka menuntut agar hak atas Hak
Pemprov Riau Pastikan Kerusakan Jalan Sontang - Kasang Padang Rohul Diperbaiki
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau pastikan akan menangani kerusakan ruas jalan Sontang - Kasang Padang di Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul). Perbaikan jalan tersebut telah di