Peristiwa
Ada Warga Jadi Korban Ledakan di Mapolrestabes Surabaya
Senin, 14 Mei 2018 10:24
"Ada anggota yang terluka, ada juga masyarakat yang terluka," kata Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Frans Barung Mangera, dalam jumpa pers, Senin (14/5/2018).
Frans menyebut serangan ini dilakukan oleh seseorang menggunakan motor. Orang tersebut membonceng seorang wanita. Ledakan terjadi di depan gerbang pos pemeriksaan Mapolrestabes Surabaya saat mereka hendak masuk.
"Kami mohon maaf kepada semua media belum bisa kita transparansikan semua korban berapa, alamat mana, anaknya, kemudian berapa anggota yang terkapar," kata Frans.
Area di Mapolrestabes Surabaya saat ini diperketat. Garis polisi juga sudah terpasang di sekitar area ledakan.
(detik.com) Peristiwa
PWI Pusat Gelar Takziah dan Doa Bersama, Sekjen Zulmansyah Sekedang Dikenang Sosok Total dan Berdedikasi
Jakarta-Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, mengenang Sekjen PWI Pusat, almarhum Zulmansyah Sekedang sebagai sosok yang tidak hanya berdedikasi tinggi, tetapi juga mendapatkan penghormatan luas dari b
4 Cara Bikin Tummy Time Jadi Momen Seru, Bukan Drama!
EMPAT cara bikin tummy time jadi momen seru akan diulas Okezone dalam artikel ini. Tummy time atau sesi melatih bayi tengkurap sering kali menjadi momen yang menantang bagi or
Wisatawan Indonesia Mulai Lirik Australia, Tren Sportcation Ikut Meningkat
JAKARTA â€" Minat wisatawan Indonesia untuk berkunjung ke Australia menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan laporan Consumer Demand Project 2025 dari Tou
Penelitian Ungkap Risiko Kehilangan Massa Otot pada Penggunaan Obat Diet
JAKARTA â€" Studi terbaru menyoroti adanya perbedaan dampak dari penggunaan obat penurun berat badan (diet) terhadap kondisi tubuh, khususnya terkait massa otot. Temuan ini menunjukkan bahwa penu
Mitos atau Fakta: Tubuh Terkilir dan Bengkak Gara-Gara Cedera Sebaiknya Langsung Diurut?
BANYAK orang masih percaya bahwa cedera seperti terkilir atau bengkak sebaiknya langsung diurut agar cepat sembuh. Praktik ini sudah lama menjadi kebiasaan turun-temurun di ma