Sabtu, 20 Jun 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Anggaran Program Pupuk Gratis di Pelalawan Dipangkas di APBD-P, Ini Penjelasan Disbunak

Anggaran Program Pupuk Gratis di Pelalawan Dipangkas di APBD-P, Ini Penjelasan Disbunak

admin
Kamis, 29 Sep 2022 09:17

PELALAWAN- Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Kabupaten Pelalawan tetap optimis program Pupuk Gratis terlaksana hingga akhir tahun 2022 nanti. Meski belum berjalan sama sekali hingga akhir Bulan September ini.

Menurut Kepala Disbunak Pelalawan, Akhtar SE saat ini pihaknya sedang mematangkan pelaksanaan program andalan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan tersebut.

Tim Disbunak masih menyusun landasan hukum berupa Peraturan Bupati (Perbup) untuk menjalankan program itu.



Bahkan meminta pendampingan dan pengawalan Aparat Penegak Hukum (APH) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan. Agar pemberian pupuk gratis kepada masyarakat petani tidak menyalahi aturan secara hukum.

"Selain menuntaskan Perbup dengan mengganden APH, kita juga sedang memvalidasi data calon penerima Pupuk Gratis ini," kata Akhtar kepada Tribunpekanbaru.com, Rabu (28/9/2022).


Akhtar menerangkan, tim melakukan verifikasi berkas permohonan dari petani yang masuk ke Disbunak sebagai calon penerima manfaat pupuk gratis.

Data awal ada 33 ribu petani yang mengajukan syarat ke dinas baiksecara langsung maupun melalui kelompok tani.

Setelah diverifikasi melalui petugas pendamping desa dan kelurahan, jumlah calon penerima tersaring menjadi 38 persen atau sekitar 13 ribu lebih.

Selanjutnya, proses validasi tim merujuk pada persyaratan yang ditetapkan jumlahnya menyusut menjadi 7 ribu calon penerima.


Validasi akhir inilah yang tengah diselesaikan oleh tim Disbunak agar total penerima yang pasti didapatkan dan program bisa dijalankan.



"Yang sudah pasti lolos secara administrasi sebagai penerima sudah 5 ribu petani. Itu yang pasti. Kita lihat perkembangannya sampai APBD perubahan disahkan," tutur Akhtar.

Pemda Pelalawan memangkas dana untuk program Pupuk Gratis pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) perubahan 2022.

Awalnya Pemkab mengalokasi dana sebesar Rp 30 Miliar pada APBD murni 2022.



Namun lantaran proses persiapan pelaksanaan membutuhkan waktu yang panjang agar lebih matang, anggaran dipotong menjadi Rp 20 M lagi.

"Anggarannya sifatnya tongkong, karena pembelian pupuknya tetap lelang secara E-katalog. Jadi lebih enak dan terbuka," beber Akhtar.

Ia menyebutkan, proyek dengan angggaran jumbo itu akan dilelang setelah Pemda mengesahkan perubahan APBD 2022.

Pada saat menjelang proses lelang, tim akan menutup verifikasi data penerima.

Jadi jumlah petani yang terverifikasi setelah ditutup, itulah yang jadi penerima pupuk gratis tahun ini.

Bahkan anggaran yang digunakan akan disesuaikan dengan jumlah penerima pupuk yang terakhir.



Kemungkinan tidak semua anggaran dari Rp 20 M yang akan terpakai pada akhir tahun nanti.


"Kita tetap optimis program Pupuk Gratis ini terlaksana. Namanya tahap awal dan yang pertama memang cukup sulit. Tapi akan lebih mudah lagi kedepannya," tukasnya.

Program Pupuk Gratis ini merupakan salah satu program andalan Pemda pada masa pemerintahan Bupati Zukri dan Wabup Nasarudin yang telah dimuat dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pelalawan tahun 2021-20226.

Bahkan sejak kampanye pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020 silam, pasangan Zukri-Nasarudin telah menyuarakan program ini kepada masyarakat luas.

Saat ini masyarakat menunggu realisasi program yang membantu para petani swadaya ini.




Sumber: pekanbaru.tribunnews.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.