Sabtu, 02 Mei 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Antrian Semrawut, Terjadi Keributan di Sungai Selari

Dolpin Roro Bengkalis Rusak

Antrian Semrawut, Terjadi Keributan di Sungai Selari

Laporan: Afdal Aulia
Senin, 24 Okt 2016 09:41
Afdal Aulia

BENGKALIS - Rusaknya dolpin di dermaga lama penyeberangan kapal ferry roro di Air Putih pulau Bengkalis sejak Jumat (21/10/2016) petang membuat antrian dan penumpukan kendaraan terjadi di Air Putih maupun penyeberangan roro di Sungai Selari. Bahkan sempat terjadi di penyeberangan Sungai Selari pada Minggu (23/10/2016) dinihari antara pemilik kendaraan dengan pengelola kapal ferry serta petugas pelabuhan.

Peristiwa keributan terjadi sekitar pukul 00.15 WIB saat 20-an kendaraan pribadi serta belasan truk sembako dan mobil tangki BBM tidak diangkut menyeberang oleh KMP Bahari Nusantara. Padahal kapal dari arah pulau Bengkalis bisa menyeberang mengangkut kendaraan pribadi maupun truk. Pemilik kendaraan mendesak supaya mereka diseberangkan karena air pasang diyakini masih berlangsung di Air Putih Bengkalis dan mereka dapat diseberangkan.

Belasan kendaraan menghadang di pintu masuk dan keluar penyeberangan Sungai Selari, sehingga kendaraan yang baru turun roro dari Bengkalis memprotes aksi menumpuk kendaraan di depan pintu keluar-masuk tersebut. Terjadi ketegangan dan adu mulut, bahkan nyaris adu jotos dinihari tersebut, sebelum pihak kepolisian Polsek Bukitbatu turun tangan.

"Kita dari Sabtu sore sudah menunggu giliran menyeberang, tahu-tahu pengelola kapal dan petugas member tahu kalau penyeberangan sudah tidak ada lagi dengan alasan yang tidak bisa diterima. Karena sekitar pukul 00.00 WIB sampai pukul 01.00 WIB air pasang masih berlangsung di pelabuhan dermaga baru pulau Bengkalis,"ujar Didik, salah seorang penumpang yang batal menyeberang.

Adu mulut dan keributan itu sendiri terjadi sampai pukul 02.30 WIB sampai akhirnya pemilik dan sopir kendaraan yang tertahan di Sungai Selari pasrah dan mereka baru bisa menyeberang Minggu (23/10/2016) siang pukul 10.00 WIB setelah air pasang di pelabuhan Air Putih Bengkalis. Sampai Minggu siang antrian di Sungai Selari semrawut karena kendaraan ditumpuk pengemudi di pintu keluar masuk dermaga, dan baru kesemrawutan baru hilang setelah aktifitas penyeberangan dilakukan.

Sementara itu kerusakan dolpin di demraga lama Air Putih sebelum nya sudah diprediksi, karena tiang penyangga tempat body kapal merapat sudah hampir patah dan hanya tinggal menunggu waktu saja. Kerusakan dolpin di dermaga lama Air Putih tersebut terjadi diduga karena kelalaian atau perawatan yang tidak maksimal oleh Dinas Perhubungan, Telekomunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Bengkalis.

Menyikapi kerusakan dolpin dermaga lama Air Putih Bengkalis itu Kadishubkominfo Kabupaten Bengkalis Jaafar Arief menengaskan bahwa ia sudah memerintahkan kepada seluruh kapal untuk mengikuti jadwal yang telah ditetapkan dan menyesuaikan kondisi air pasang.  Selain itu kepada pihak kapal Bahari Nusantara untuk bisa mengikuti aturan dan menyesuaikan kondisi kapal lain.

"Kita sudah meminta semua kapal untuk mengikuti jadwal yang sudah ditetapkan selama ada perbaiakan dermaga Roro di Bengkalis dan pihak Bahari Nusantara harus mengikuti aturan dan tidak ada saling serobot untuk merapat," kata Jaafar menanggapi sempat terjadinya keributan di SungaiS elari.

Ditegaskan, selama 15 hari ini jadwal keberangkatan memang berubah dan harus menunggu air pasang sehingga dermaga II di Bengkalis bisa berfungsi dan pengguna jasa bisa layani selama air pasang tersebut.

"Jadi saat ini dua kapal di Sungai Pakning dan dua kapal di bengkalis dioperasikan dan begitu seterusnya selama kondisi air pasang berlangsung baik pagi atau malam dan selama itu akan tetap dilayani ," ungkap Jaafar.

Pengurangan trip penyeberangan dari semula 12 trip menjadi 6 trip, jelas akan  membawa dampak penumpukan kendaraan yang akan menyeberang. Karena selain operasional kapal yang terbatas, aktifitas penyeberangan juga akan kurang ląncar, mengingat   kondisi dermaga dua yang baru selesai dibangun belum bisa dimanfaatkan setiap saat untuk berlabuh dan sandar kapal, harus menunggu air pasang.

"Kita sudah umumkan terkait kondisi penyeberangan saat ini hingga 15 hari ke depan. Saat ini yang kita prioritaskan penyeberangan untuk kendaraan pengangkut sembako, BBM dan  kebutuhan lainya. Saya mohon maaf kepada masyarakat yang memanfaakan jasa penyeberangan atas ketidaknyamanan kondisi saat ini,"pungkasnya lagi.(afd)

Peristiwa
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:32

    One Way Nasional Diberlakukan dari Tol Japek Sampai Kalikangkung

    JAKARTA - Rekayasa lalu lintas (lalin) atau one way nasional resmi diberlakukan pada siang hari ini, Rabu (18/3/2026), saat arus mudik Lebaran 2026. Satu arah itu berlangsung mulai dari Tol Jakarta-Ci

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:42

    Pria Paruh Baya Diduga Dianiaya hingga Meninggal Dunia di Jalan Pangeran Hidayat

    PEKANBARU - Seorang pria bernama Muhammad Zen (50) ditemukan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban tindak pidana pembunuhan atau penganiayaan berat di kawasan Jalan Pangeran Hidayat, Gang Abad

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:00

    KontraS Ungkap Kondisi Andrie Usai Disiram Air Keras: Tak Buta, tapi Fungsi Mata Menurun

    JAKARTA - Kondisi Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, berangsur membaik setelah disiram air keras pada Kamis (12/3/2026) malam, sekitar pukul 23.00 WIB. Andrie telah menjalani operasi mata di Rum

  • Rabu, 18 Mar 2026 14:55

    Jasa Marga Ungkap 1,2 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta hingga 18 Maret 2026

    JAKARTA - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan Achmad Purwantono melaporkan sebanyak 34% kendaraan telah meninggalkan Jakarta per hari ini, Rabu (18/3/2026). Jasa Marga telah memprediksi,

  • Rabu, 18 Mar 2026 14:23

    Kapolri Resmikan Renovasi Masjid Al-Adzim dan Kukuhkan Satgas PHK di Riau

    PEKANBARU - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menandatangani prasasti renovasi Masjid Al-Adzim sekaligus mengukuhkan Satuan Tugas Penanganan Premani

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.