Rabu, 05 Agu 2026
Peristiwa,
Bantah Kontrak Mobil USD 35 Juta, PT BSP Siak Sebut Info Itu Keliru, Ini Penjelasannya
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Rabu, 05 Agu 2026 13:17
PEKANBARU - Manajemen PT Bumi Siak Pusako (BSP) akhirnya memberikan penjelasan resmi terkait isu yang beredar luas di media sosial mengenai nilai pengadaan kendaraan operasional perusahaan. Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Siak ini menegaskan bahwa angka kontrak yang beredar, yakni mencapai USD 35 juta, tidak sesuai dengan fakta di lapangan.
Corporate Secretary PT BSP, Ardian Ardi, menyatakan bahwa nilai kontrak senyatanya berada jauh di bawah angka yang marak diberitakan tersebut. Klarifikasi ini disampaikan agar publik mendapatkan informasi yang akurat, berimbang, dan tidak menimbulkan persepsi keliru di tengah masyarakat.
Bantah Angka Kontrak USD 35 Juta
"Informasi mengenai nilai kontrak sebesar USD 35 juta tidak mencerminkan nilai kontrak yang sesungguhnya. Pengadaan telah kami laksanakan melalui mekanisme tender yang terbuka, kompetitif, dan transparan," tegasnya di Pekanbaru, Selasa (4/8/2026).
Lebih jauh, ia merinci bahwa pengadaan ini bukanlah penambahan fasilitas baru untuk perusahaan, melainkan sebatas penggantian kendaraan operasional sewa yang masa kontraknya telah berakhir. Keberadaan armada ini dinilai penting untuk memastikan kelancaran kegiatan operasi dan produksi minyak dan gas (migas) tetap berjalan efektif dan aman.
Tahapan lelang juga diklaim berjalan sesuai prosedur pengadaan perusahaan tanpa adanya sanggahan dari para peserta. Pihak manajemen menjamin seluruh proses menjunjung tinggi prinsip kepatuhan, akuntabilitas, serta tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).
Meskipun kontrak armada operasional ini ternyata bukanlah kesepakatan yang ditandatangani oleh direksi yang saat ini menjabat, seluruh kontrak yang berjalan tetap menjadi bagian dari evaluasi internal. Langkah ini ditempuh untuk memastikan pelaksanaannya efisien dan membawa manfaat optimal bagi perusahaan, urainya.
Fokus Benahi Infrastruktur Pipa
Di tengah perbincangan publik mengenai pengadaan kendaraan, manajemen baru PT BSP yang baru sekitar satu bulan memimpin justru sedang memusatkan perhatian pada tantangan teknis perusahaan. Pucuk pimpinan kini menjadikan percepatan penyelesaian sistem penyaluran minyak mentah melalui jaringan pipa sebagai prioritas utama.
"Permasalahan pipa salur ini berdampak terhadap keandalan operasi, efisiensi biaya, serta optimalisasi produksi," papar Ardian merespons kondisi yang sudah bertahun-tahun menjadi tantangan operasional tersebut.
Sebagai langkah nyata, tim internal tengah mematangkan kajian keekonomian, evaluasi teknis, serta berkoordinasi intensif dengan berbagai pemangku kepentingan. Hal ini dilakukan demi mencari solusi yang aman dan berkelanjutan bagi industri hulu migas di wilayah tersebut.
Sebagai entitas usaha milik daerah, perusahaan senantiasa terbuka terhadap mekanisme pengawasan maupun evaluasi dari instansi berwenang guna memperkuat transformasi manajemen. Fokus kerja keras ini diyakini akan bermuara pada peningkatan operasional yang andal serta menghadirkan nilai tambah yang nyata bagi Pemerintah Kabupaten Siak beserta masyarakat luas,(goriau)
Sumber: https://www.goriau.com/berita/baca/bantah-kontrak-mobil-usd-35-juta-pt-bsp-siak-sebut-info-itu-keliru-ini-penjelasannya.html
komentar Pembaca