Rabu, 05 Agu 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Buntut Aksi Mahasiswa di Kendari, Gubernur Sultra Copot Kasatpol PP

Peristiwa

Buntut Aksi Mahasiswa di Kendari, Gubernur Sultra Copot Kasatpol PP

Selasa, 12 Mar 2019 09:12
Detik.com
Gubernur Sulawesi Tenggara Ali Mazi
JAKARTA - Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi mengambil sikap atas rentetan aksi mahasiswa yang terjadi di Kota Kendari beberapa hari ini. Ali Mazi membekukan 15 izin usaha pertambangan (IUP) yang menjadi tuntutan mahasiswa di awal, serta mencopot Kepala Satpol PP Sultra Eman Jaya terkait bentrok oknum Satpol PP dengan massa aksi.

Kasus bermula saat massa dari mahasiswa dan warga melakukan aksi di kantor Gubernur Sultra, Kendari, pada Rabu (6/3). Saat itu massa aksi menuntut Ali Mazi membekukan 15 IUP yang berada di Kabupaten Konawe Kepulauan, Sultra.

Atas aksi itu, terjadi bentrok massa aksi dengan polisi dan Satpol PP. Polisi membubarkan massa dengan menyemprotkan air dan gas air mata. Massa pun menyebut ada oknum Satpol PP Sultra yang menganiaya peserta aksi.

Aksi mahasiswa berlanjut hingga Senin (11/3) di Mapolda Sultra. Mahasiswa menuntut Kapolda Sultra Brigjen Iriyanto mencopot Kapolres Kota Kendari AKBP Jemy Junaidi dari jabatannya terkait bentrok yang terjadi pada Rabu (6/3). Kepada Ali Mazi, massa juga menuntut agar Kepala Satpol PP Sultra Eman Jaya dicopot dari jabatannya.

Dua tuntutan mahasiswa kepada Ali Mazi dijawab hari ini. Ali Mazi memerintahkan pembekuan 15 IUP di Kabupaten Konawe Kepulauan.

"Masalah tambang itu kan ada 18 IUP, tapi 3 sudah game over (selesai), 15 masih aktif. Saya sudah perintahkan untuk dibekukan sementara," kata Ali Mazi kepada wartawan di kediamannya, Senin (11/3) malam.

Ali Mazi mengungkapkan pihaknya masih perlu melakukan rapat dengan semua pihak terkait, termasuk dengan pemerintah pusat, untuk membekukan secara permanen 15 IUP tersebut.

"15 pemegang IUP ini ada orangnya, kita akan panggil semuanya. Kita urut satu-satu kenapa bisa keluar izinnya karena saat itu bukan zaman saya jadi gubernur," katanya.

Dia pun berjanji dalam waktu dekat akan segera menyelesaikan pembekuan secara permanen 15 IUP di Kabupaten Konawe Kepulauan yang menjadi tuntutan warga dan mahasiswa.

Ali Mazi juga mengamini tuntutan mahasiswa agar Kepala Satpol PP Sultra Eman Jaya dicopot terkait kekerasan oknum Satpol PP kepada peserta aksi. Ali Mazi langsung meneken surat pemberhentian Eman dan menunjuk pelaksana tugas.

"Tuntutan mencopot Kasatpol PP saya amini. Tadi sekitar pukul 19.00 Wita sudah saya tanda tangani surat pelaksana tugas harian," ujarnya.

Dikatakan Ali Mazi, tuntutan mahasiswa ini langsung diamini karena pihaknya tidak ingin aksi massa berakhir ricuh di Kendari terus berlanjut.

"Saya juga tidak ingin anak-anak saya tersakiti oleh bawahan saya," tuturnya.

Politikus NasDem itu mengimbau kepada seluruh mahasiswa tetap menjaga situasi kondusif dan tidak berbuat keributan lagi.

"Saya imbau anak-anak saya, marilah kita jaga keharmonisan kita, kita tidak bisa bangun daerah kita dengan suasana keributan. Kalau bukan kita, siapa lagi yang akan bangun daerah kita," imbuhnya.


Sumber: detik.com
Peristiwa
Berita Terkait
  • Selasa, 04 Agu 2026 16:49

    Jawab Isu Status BI, Menkeu Sebut Perubahan Sistem Kurang Tepat

    JAKARTA - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa angkat bicara merespons isu yang menyebutkan Bank Indonesia (BI) akan masuk di bawah naungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Ia memastikan wacana ters

  • Selasa, 04 Agu 2026 16:14

    Gelar Sesepuh Raja-raja Timor Pada Jokowi Ditolak Banyak Pihak, PSI Klaim Sudah Korum

    Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dedy Nur Palakka, memberikan respons terhadap polemik yang muncul usai mantan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menerima gelar adat sebagai Sesepuh Raja-Raja T

  • Selasa, 04 Agu 2026 15:37

    Pria di Minas Ditemukan Tewas di Semak Dekat Kebun Sawit, Dilaporkan Hilang 6 Hari Lalu

    SIAK-Dilaporkan hilang, seorang pria ditemukan meninggal dunia setelah enam hari di semak belukar dekat kebun sawit warga di Kampung Minas Barat, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak. Korban diketahui

  • Selasa, 04 Agu 2026 15:21

    Pasar Murah Pemprov Riau Hari Ini di Rumbai Barat, Ada Beras hingga Minyakita Harga Terjangkau

    PEKANBARU-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau kembali menggelar pasar murah di Kota Pekanbaru pada Selasa (4/8/2026).Kali ini, kegiatan dipusatkan di halaman Kantor Camat Rumbai Barat sebagai upaya mem

  • Selasa, 04 Agu 2026 15:20

    Kujungi Pekanbaru, Wamenkes Sebut Kesehatan Masyarakat Tak Bisa Hanya Mengandalkan Rumah Sakit

    PEKANBARU - Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat tidak bisa hanya mengandalkan rumah sakit, dokter, maupun pelayanan medis. Upaya tersebut juga harus dibarengi dengan peningkatan kesejahtera

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki