Rabu, 05 Agu 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Desak Rekan Dibebaskan, Mantan Karyawan Freeport Geruduk Polda Metro Jaya

Peristiwa

Desak Rekan Dibebaskan, Mantan Karyawan Freeport Geruduk Polda Metro Jaya

Kamis, 14 Feb 2019 15:07
Merdeka.com
Mantan Karyawan PT Freeport Indonesia Pertanyakan 40 Orang Yang Diamankan Polisi.
JAKARTA - Puluhan massa Aksi Pegawai Papua menggeruduk Mapolda Metro Jaya. Aksi tersebut terkait penahanan 40 mantan karyawan PT Freeport Indonesia yang ditahan di Mapolda Metro Jaya, usai aksi damai di depan Istana Kepresidenan, Rabu (13/2) kemarin.

Koordinator Aksi Pegawai Papua Hendrik Goni merasa bingung dengan penahanan temannya. Padahal, yang menerobos iring-iringan mobil Presiden Joko Widodo di Taman Pandang, Gambir, Jakarta Pusat, kemarin malam bukanlah mantan karyawan PT Freeport Indonesia yang melakukan aksi, melainkan massa dari Awak Mobil Tangki (AMT).

"Kenapa yang ditangkap kawan-kawan (eks karyawan) Freeport? semuanya ditangkap. Padahal, mereka tidak melakukan apa-apa. Hanya duduk diam saja," kata Hendrik di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (14/2).

Apa yang dilakukan oleh polisi terhadap mereka ini adalah imbas dari massa Serikat Pekerja Awak Mobil Tangki (SPAMT) yang menerobos Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) Joko Widodo. Karena, sebelumnya mereka melakukan aksi dengan lancar.

Massa yang tergabung dalam mantan karyawan PT Freeport Indonesia ini pun mendapatkan izin untuk mendirikan tenda buat mereka tinggal sambil menunggu hasil dari tuntutan mereka ke pihak Istana Kepresidenan.

Hendrik mengaku, belum mengetahui kondisi terhadap 40 orang yang diamankan oleh polisi apakah mendapatkan kekerasan atau tidak. Yang ia tahu, 40 orang itu hanya didata identitasnya dan diminta sidik jari, lalu merobohkan tenda yang dibangun.

"Mungkin karena mereka enggak ada tempat tinggal lagi, sebelumnya sih lancar-lancar saja ya, diizinin sama polisi (dirikan tenda di Taman Pandang). Tetapi mungkin semalem karena ada insiden itu (penerobosan konvoi Jokowi oleh massa AMT) dan akhirnya mereka secara paksa diangkut," jelasnya.

Ia bersama dengan yang lain akan terus melakukan aksi di depan Polda Metro Jaya apabila 40 orang tersebut tak dibebaskan. Sembari menunggu, ia akan melakukan komunikasi dengan pihak Polda Metro Jaya.

"Kita aksi sampai kawan-kawan kita dibebaskan," pungkasnya.



Sumber: merdeka.com

Peristiwa
Berita Terkait
  • Selasa, 04 Agu 2026 16:49

    Jawab Isu Status BI, Menkeu Sebut Perubahan Sistem Kurang Tepat

    JAKARTA - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa angkat bicara merespons isu yang menyebutkan Bank Indonesia (BI) akan masuk di bawah naungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Ia memastikan wacana ters

  • Selasa, 04 Agu 2026 16:14

    Gelar Sesepuh Raja-raja Timor Pada Jokowi Ditolak Banyak Pihak, PSI Klaim Sudah Korum

    Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dedy Nur Palakka, memberikan respons terhadap polemik yang muncul usai mantan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menerima gelar adat sebagai Sesepuh Raja-Raja T

  • Selasa, 04 Agu 2026 15:37

    Pria di Minas Ditemukan Tewas di Semak Dekat Kebun Sawit, Dilaporkan Hilang 6 Hari Lalu

    SIAK-Dilaporkan hilang, seorang pria ditemukan meninggal dunia setelah enam hari di semak belukar dekat kebun sawit warga di Kampung Minas Barat, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak. Korban diketahui

  • Selasa, 04 Agu 2026 15:21

    Pasar Murah Pemprov Riau Hari Ini di Rumbai Barat, Ada Beras hingga Minyakita Harga Terjangkau

    PEKANBARU-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau kembali menggelar pasar murah di Kota Pekanbaru pada Selasa (4/8/2026).Kali ini, kegiatan dipusatkan di halaman Kantor Camat Rumbai Barat sebagai upaya mem

  • Selasa, 04 Agu 2026 15:20

    Kujungi Pekanbaru, Wamenkes Sebut Kesehatan Masyarakat Tak Bisa Hanya Mengandalkan Rumah Sakit

    PEKANBARU - Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat tidak bisa hanya mengandalkan rumah sakit, dokter, maupun pelayanan medis. Upaya tersebut juga harus dibarengi dengan peningkatan kesejahtera

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki