Kamis, 30 Apr 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Diduga Lama Menjalankan Bisnis Haram, Sat Narkoba Polresta Pekanbaru Buru Jaringan Oknum PNS

Peristiwa

Diduga Lama Menjalankan Bisnis Haram, Sat Narkoba Polresta Pekanbaru Buru Jaringan Oknum PNS

Laporan: Hendra Dedi Syahbudi
Senin, 21 Nov 2016 09:52
siaganews.co
barang bukti dan tersangka yang diamankan di Polresta Pekanbaru
PEKANBARU-Sat Narkoba Polresta Pekanbaru terus melakukan pengejaran terhadap jaringan W alias Pak Cik (40) oknum Pegawai Negri Sipil (PNS) Kabupaten Pelalawan dan temannya berinisial S (27) warga Kabupaten Bangkinang. Meski kedua pelaku belum bersedia mengakui darimana barang haram tersebut, namun beberapa nama yang diduga merupakan jaringannya tengah diburu.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kasat Narkoba Polresta Pekanbaru saat dijumpai diruang kerjanya, Ahad (20/11/2016) siang.

" Kita masih melakukan pengembangan. Meski hingga saat ini pelaku masih belum bersedia berkata jujur, akan tetapi beberapa nama yang dicurigai sudah kita kantongi," tuturnya.
Jelasnya, bahwa jaringan W alias pak cik kerap melakukan transaksi di wilayah Pekanbaru. Sementara ruang lingkup peredaran jaringan tersebut mencapai beberapa provinsi tetangga.

" Pekanbaru dijadikan mereka tempat transaksi. Mereka akan secara bergantian memilih hotel dan untuk jaringan ini kita sudah melakukan penyelidikan sejak dua bulan lalu," ungkap Kasat.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Tim Opsnal Res Narkoba Polresta Pekanbaru meringkus dua lelaki atas kepemilikan narkoba jenis sabu-sabu dan pil ekstasi. Dua orang yang diringkus yakni, W alias Pak Cik (40) serta S alias Ocu (27). Tersangka Pak Cik merupakan oknum pegawai negeri sipil (PNS) di Pelawan, Riau. Keduanya ditangkap di kamar salah satu hotel berbintang di Jalan Sudirman, Pekanbaru. Dari pengungkapan tersebut polisi menyita setengah kilogram sabu dan 210 pil ekstasi. (ded/snc)
Peristiwa
Berita Terkait
  • Kamis, 30 Apr 2026 21:32

    Bikin Gaduh, Menteri PPPA Minta Maaf soal Usul Pemindahan Gerbong Wanita

    JAKARTA - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi menyampaikan permohonan maaf atas pernyataannya terkait pemindahan gerbong khusus wanita ke tengah. Pernyataanny

  • Kamis, 30 Apr 2026 21:23

    Pesawat Boeing 737 Membawa 48 Penumpang Tabrak Drone di Ketinggian 3.000 Kaki

    SAN DIEGO â€" Awak pesawat United Airlines melaporkan bahwa mereka menabrak sebuah drone pada Rabu (29/4/2026) saat mendekati landasan untuk mendarat di Bandara Internasional San Diego.Penerbanga

  • Kamis, 30 Apr 2026 21:10

    Berang Dikritik Terkait Perang Iran, Trump Ancam Kurangi Pasukan AS di Jerman

    WASHINGTON â€" Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Selasa (28/4/2026) mengkritik Kanselir Jerman Friedrich Merz terkait perang di Iran. Kritik ini muncul sehari setelah Merz menyataka

  • Kamis, 30 Apr 2026 21:06

    Penasihat Militer: Iran Punya Banyak Cara Patahkan Blokade AS, Termasuk Konfrontasi

    JAKARTA â€" Penasihat militer utama Pemimpin Tertinggi Iran menyatakan bahwa blokade Amerika Serikat (AS) terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran "akan gagal". Ia memperingatkan bahwa Teheran dapat mem

  • Kamis, 30 Apr 2026 18:17

    Kemendag Godok Naikkan HET Minyakita

    JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) tengah menyiapkan penyesuaian harga eceran tertinggi (HET) untuk minyak goreng rakyat Minyakita. Langkah ini diambil menyusul kondi

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.