Nasional
Bikin Gaduh, Menteri PPPA Minta Maaf soal Usul Pemindahan Gerbong Wanita
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Kamis, 30 Apr 2026 21:32
JAKARTA - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi menyampaikan permohonan maaf atas pernyataannya terkait pemindahan gerbong khusus wanita ke tengah. Pernyataannya itu sempat menuai polemik di berbagai kalangan.
Adapun pernyataan Arifah mengusulkan gerbong khusus wanita yang berada di depan dan belakang diperuntukkan bagi penumpang laki-laki. Pernyataan ini ia sampaikan seusai insiden tabrakan antara Kereta Api Argo Bromo dengan Commuter Line (KRL) di Stasiun Bekasi Timur pada Senin 27 Appril 2026 malam dan mendapat respons negatif dari netizen.
"Terkait pernyataan saya pascainsiden kecelakaan kereta di Bekasi Timur, saya menyadari bahwa pernyataan tersebut kurang tepat," kata Arifah yang dilihat di akun Instagram-nya, @arifah.fauzi.
"Untuk itu, saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat, khususnya kepada para korban dan keluarga korban yang merasa tersakiti atau tidak nyaman atas pernyataan tersebut. Tidak ada maksud dari saya untuk mengabaikan keselamatan penumpang lainnya," sambungnya.
Menurutnya, dalam situasi saat itu seharusnya yang menjadi fokus utama adalah keselamatan, penanganan korban, serta empati kepada seluruh keluarga yang terdampak. Ia pun menegaskan keselamatan penumpang harus diutamakan.
"Kita semua sepakat bahwa keselamatan seluruh masyarakat adalah prioritas nomor satu, baik perempuan maupun laki-laki," ujarnya.
Sebelumnya, Arifah Fauzi mengusulkan pemindahan gerbong khusus perempuan ke tengah rangkaian KRL Commuter Line. "Tadi kita ngobrol dengan KAI (PT Kereta Api Indonesia), itu kenapa ditaruh di paling depan, paling belakang? Supaya tidak terjadi rebutan. Tapi dengan peristiwa ini, kita mengusulkan kalau bisa yang perempuan itu ditaruh di tengah," kata Arifah di RSUD Kota Bekasi, Selasa 28 April 2026.
"Jadi yang laki-laki di ujung, depan belakang itu laki-laki, jadi yang perempuan di tengah gitu. Tadi sementara itu," sambungnya.