Rabu, 06 Mei 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Diminta Mundur, Ini Jawaban Rektor UPP Rohul kepada Mahasiswanya

Peristiwa

Diminta Mundur, Ini Jawaban Rektor UPP Rohul kepada Mahasiswanya

Laporan: Fahrin Waruwu
Senin, 26 Sep 2016 16:01
Fahrin Waruwu
Saat Ratusan Mahasiswa dan mahasiswi UPP Rohul laksanakan aksi depan Kampusnya dan saat Pembina kemahasiswaan Iksan Gunawan juga melaksanakan mediasi agar mahasiswa dan mahasiswi tidak memperpanjang aksi. Senin (26/9/2016)

ROKANHULU - Terkait Ratusan Mahasiswa dan mahasiswi Universitas Pasir Pangaraian Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Senin (26/9/2016) Pagi gelar aksi demonstrasi depan Kampus dan Kantor Rektor mereka.

Dalam orasinya salah satu koordinator Aksi Iwansyah Tambusai didampingi Alfa Syahputra yang di iakan ratusan mahasiswa lainnya, menyuarakan minta dan mendesak mundur Rektor UPP, karena dinilai tidak transparansi dalam pelaksanaannya selama ini.

Tidak itu saja, kurangnya dukungan yang serius untuk kegiatan mahasiswa sarana dan prasarana kampus yang tidak memadai seperti, WC, kipas ruangan mahasiswa dan sarana penunjang lainnya dan terakhir pengkajian ulang kegiatan industri yang dilaksanakan diluar daerah.

"Dana yang tidak transparan ,sarana prasarana tidak memadai , perlunya kaji ulang  kunjungan industri, Rektor Silahkan turun dari jabatannya,"teriak mahasiswa dan mahasiswi UPP lainnya

Dalam kesempatan itu terlihat Delapan Personil Pengamanan dari Polsek Rambah Hilir langsung turun ke lokasi dalam rangka mengatisipasi aksi, namun hingga mahasiswa membubarkan diri situasi aman dan Kondusif.

"Kita kesini karena mendengar informasi dari masyarakat, dan hanya sebagai langkah antisipasi saja,"kata salah satu Anggota Polsek Rambah Hilir.

Terlihat ada pembina kemahasiswaan Iksan Gunawan juga melaksanakan mediasi agar mahasiswa dan mahasiswi tidak memperpanjang aksi, menunggu Rektor yang sedang Dinas Luar daerah.

Sesaat sebelum membubarkan diri, sebut mahasiswa lagi , mereka mau menunggu Rektor untuk bertemu kepada mahasiswa terkait apa tututannya. "Kalau Rektor tidak mau bertemu, kami akan mogok belajar dan adakan aksi lebih besar lagi," orasi korlap yang diserukan yang lainnya.

Ditempat terpisah, Rektorat Universitas Pasirpengaraian Kabupaten Rokan Hulu Prof. Dr Felixatra saat dikonfirmasi melalui selulernya mengatakan, dirinya sedang dinas luar daerah, namun telah mengetahui aksi yang dilaksanakan mahasiswa dan mahasiswinya tersebut. "Kita lihat saja kedepan, karena saya sudah melakukan yang terbaik untuk meningkatkan berbagai kompetensi tenaga pengajar atau dosennya termasuk penambahan kejuruan mata kuliah para mahasiswa dan mahasiswi," katanya.

Saat awak media ini tanyakan terkait tidak transparansi dalam Penggunaan Dana di Kampus  Dana Hibah APBD Rohul, baik operasional dan beasiswa, jawabnya, tidak ada yang disembunyikan dalam penggunaan dana tersebut.

"Selalu kita terbuka, untuk tahun 2015 dana operasional senilai Rp 2.5 M, untuk beasiswa 7 orang dosen senilai Rp 2.7 M, itu dana hibah dari APBD Rohul dan di Tahun 2016 ini kita masih belum terima," akuinya.

Dijelaskannya, tahun lalu yang dapat Rp 2.7 milyar dana pemda. Untuk program S3 dosennya ke Unisel atas nama Khairul Fahmi, Rise Kamila, Arma Yuliza, Yose Rizal, Arafiqurrahman Fahrizal.

Selain itu, lanjutnya, Mahasiswa UPP merupakan mahasiswa yang meraih dana Program Kreatifitas Mahasiswa PKM terbanyak di kopertis wilayah X.

Dirinya juga menilai aksi mahasiswanya itu, diduga dimanfaatkan oleh oknum yang tidak suka akan kemajuan UPP saat ini.

Tentang masa jabatan Rektoratnya dibenarkannya berakhir 30 September 2016, saat ditanya apa mencalon lagi, dirinya tidak berkomentar. (fah)

Peristiwa
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:32

    One Way Nasional Diberlakukan dari Tol Japek Sampai Kalikangkung

    JAKARTA - Rekayasa lalu lintas (lalin) atau one way nasional resmi diberlakukan pada siang hari ini, Rabu (18/3/2026), saat arus mudik Lebaran 2026. Satu arah itu berlangsung mulai dari Tol Jakarta-Ci

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:42

    Pria Paruh Baya Diduga Dianiaya hingga Meninggal Dunia di Jalan Pangeran Hidayat

    PEKANBARU - Seorang pria bernama Muhammad Zen (50) ditemukan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban tindak pidana pembunuhan atau penganiayaan berat di kawasan Jalan Pangeran Hidayat, Gang Abad

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:00

    KontraS Ungkap Kondisi Andrie Usai Disiram Air Keras: Tak Buta, tapi Fungsi Mata Menurun

    JAKARTA - Kondisi Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, berangsur membaik setelah disiram air keras pada Kamis (12/3/2026) malam, sekitar pukul 23.00 WIB. Andrie telah menjalani operasi mata di Rum

  • Rabu, 18 Mar 2026 14:55

    Jasa Marga Ungkap 1,2 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta hingga 18 Maret 2026

    JAKARTA - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan Achmad Purwantono melaporkan sebanyak 34% kendaraan telah meninggalkan Jakarta per hari ini, Rabu (18/3/2026). Jasa Marga telah memprediksi,

  • Rabu, 18 Mar 2026 14:23

    Kapolri Resmikan Renovasi Masjid Al-Adzim dan Kukuhkan Satgas PHK di Riau

    PEKANBARU - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menandatangani prasasti renovasi Masjid Al-Adzim sekaligus mengukuhkan Satuan Tugas Penanganan Premani

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.