Selasa, 04 Agu 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Duh! Alat Pendeteksi Potensi Kebakaran Hutan di Sumsel Dicuri

Peristiwa

Duh! Alat Pendeteksi Potensi Kebakaran Hutan di Sumsel Dicuri

Jumat, 01 Mar 2019 10:25
Detik.com
PALEMBANG - Alat pendeteksi kadar air di lahan gambut milik tim Badan Restorasi Gambut (BRG) yang terpasang di beberapa titik hilang. Alat itu untuk memantau kadar air yang bisa mendeteksi potensi kebakaran.

Hilangnya alat pendeteksi kadar air yang diberi nama sistem pamantauan air lahan gambut atau Sipalaga pun dikhawatirkan BRG. Mereka khawatir lahan di kawasan gambut tidak terpantau kadar airnya dan mudah terbakar.

"Alat ini adalah salah satu upaya untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan yang mudah terjadi di tanah gambut. Padahal di daerah lain belum ada hilang," kata Kepala Pokja Edukasi dan Sosialisasi BRG, Suwignya di Kota Palembang, Kamis (28/2/2019).

Lebih lanjut, Suwignya mengatakan BRG baru pertama kalinya kehilangan alat ini. Meskipun sebenarnya alat pendeteksi itu baru saja dipasang satu tahun silam.

"Untuk Sumsel tahun ini nggak akan ada penambahan alat lagi karena kehilangan kemarin. Alat deteksi itu hargaya Rp 100 juta unit, kami akan tetap maksimalkan 16 alat yang ada," imbuhnya.

Suwignya menyebutkan alat pendeteksi BRG bisa menjangkau kadar kekeringan gambut hingga 30 hektare/unit. Dengan begitu, beberapa lahan yang selama ini dikhawatirkan terbakar setiap tahunnya dapat ditangani sejak dini.

Alat pemantau tinggi air bisa merekam parameter tinggi permukaan air hingga kelembaban tanah dan curah hujan per 10 menit. Selanjutnya alat deteksi akan mengirimkan datanya ke sistem.

Dalam kesempatan yang sama Deputi Edukasi dan Sosialisasi Kemitraan BRG, Myrna Safitri menyebut pihaknya sudah memasang sebanyak 142 alat di tujuh provinsi yang memiliki lahan gambut.

"Total seluruhnya ada 142 alat deteksi, di Sumsel mendapat 21. Tetapi sebenarnya kebutuhan di Sumsel butuh lebih banyak, ya karena anggaran terbatas ini ditunggu dan bertahap," ujarnya.

Myrna menjelaskan alat yang terkoneksi dengan sistem teknologi itu jadi andalan untuk memantau tinggi muka air di lahan gambut. Apabila ketinggian air terdeteksi rendah, maka hal ini menjadi peringatan untuk segera mengantisipasi karhutla.

"Alat itu bisa memberikan peringatan dini kepada kita, jadi sebelum terjadi karhutla sudah diantisipasi. Bahkan kami sudah bekerjasama dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi," tutup Myrna.


Sumber: detik.com

Peristiwa
Berita Terkait
  • Selasa, 04 Agu 2026 15:20

    Kujungi Pekanbaru, Wamenkes Sebut Kesehatan Masyarakat Tak Bisa Hanya Mengandalkan Rumah Sakit

    PEKANBARU - Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat tidak bisa hanya mengandalkan rumah sakit, dokter, maupun pelayanan medis. Upaya tersebut juga harus dibarengi dengan peningkatan kesejahtera

  • Selasa, 04 Agu 2026 15:15

    Bupati Siak Afni Larang Pungli Dana Revitalisasi Sekolah, Tegaskan Jangan Ada yang Minta Fee

    Bupati Siak, Afni Z  menegaskan tidak boleh ada praktik pungutan liar (Pungli) maupun permintaan fee dalam pelaksanaan program revitalisasi sekolah yang bersumber dari pemerintah pusat.Afni menga

  • Selasa, 04 Agu 2026 15:13

    KHAS Pekanbaru Hotel Hadirkan Dwiwarna NKRI, Minuman Spesial Sambut HUT RI

    PEKANBARU-Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, KHAS Pekanbaru Hotel menghadirkan minuman spesial bertajuk Dwiwarna NKRI.Minuman dengan dominasi warna

  • Selasa, 04 Agu 2026 15:11

    Ekonomi RI Kuartal II 2026 Diproyeksikan Tumbuh di Bawah 5 Persen

    Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) memperkirakan ekonomi Indonesia pada kuartal II 2026 tumbuh sebesar 4,80% year on year (yoy)

  • Selasa, 04 Agu 2026 15:08

    Wabup Husni Tamrin Hadiri Pelantikan Pengurus PPNI Pelalawan Periode 2026–2031

    PELALAWAN - Wakil Bupati Pelalawan H. Husni Tamrin, SH menghadiri pelantikan Dewan Pengurus Daerah (DPD) dan Dewan Pengurus Komisariat (DPK) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Pelal

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki