Kamis, 23 Apr 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Enam Warga Riau Suspect Corona, Diskes Riau Tunggu Hasil Lab Litbangkes

Enam Warga Riau Suspect Corona, Diskes Riau Tunggu Hasil Lab Litbangkes

admin
Senin, 09 Mar 2020 18:01

PEKANBARU - Jumlah pasien suspect coronavirus atau Covid-19 terus bertambah.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi Riau hingga saat ini sudah ada enam warga Riau yang suspect covid-19.

Seluruh pasien suspect Covid-19 ini sedang menjalani masa observasi di ruang isolasi rumah sakit rujukan.



Rincianya, empat orang pasien dirawat di RSUD Arifin Ahmad, kemudian satu pasien di RSUD Dumai, satu pasien di RSUD Puri Husada Tembilahan.


"Iya, sudah enam orang pasien suspect Covid-19 di Riau, itu terkahir yang kami dapatkan sampai tanggal 8 Maret kemarin," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir, Senin (9/3/2020).


Mimi mengungkapkan, enam pasien suspect Covid-19 tersebut seluruhnya sudah diambil sampelnya dan sudah dikirim ke laboratorium Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes) Kementrian Kesehatan di Jakarta.

"Sampai saat ini kita masih menunggu hasil uji lab nya dari Libtangkes," ujarnya.


Sementara Dirut RSUD Arifin Ahmad Riau, Nuzelly mengungkapkan kondisi pasien suspect virus corona atau covid-19 yang dirawat di ruang isolasi RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru semakin membaik.


Meski demikian, pasien tersebut tetap harus dirawat di ruang isolasi hingga hasil uji sampel yang di lakukan oleh tim di Litbangkes Jakarta selesai dilakukan.


"Kondisi pasien biasa saja, semua stabil. Kita sekarang masih menunggu hasil uji labor dari Litbangkes," kata Nuzelly.


"Sebelum hasil uji labnya keluar, pasien tetap kita rawat di ruang isolasi, karena kita kan belum tau hasilnya seperti apa, kalau negatif alhamdulliah, tapi kalau positif kan sudah kita isolasi, jadi tidak menular kemana-mana," ujarnya.


Sementara Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mengimbau kepada masyarakat Provinsi Riau agar jangan terlalu panik berlebihan menyikapi virus Corona.


Namun masyarakat tepat waspada dan melakukan upaya pencegahan dimulai dengan membiasakan pola hidup bersih dan sehat.


"Kami imbau masyarakat tak perlu panik. Pak Presiden juga sudah mengimbau agar masyarakat tenang," kata Syamsuar, Minggu (8/3/2020).


Menyikapi merebaknya virus Corona, Syamsuar menyarankan agar masyarakat tetap menjaga kesehatan. Jika merasa kurang sehat lebih baik istirahat dulu, sampai kondisi badan pulih.


Selain itu, masyarakat juga harus membiasakan diri untuk melakukan pola hidup bersih dengan mencuci tangan setelah memegang benda. Serta banyak mengkonsumsi buah dan sayur.


"Yang penting kita menjaga kesehatan dengan hidup bersih, dan makan makanan sehat. Kemudian jangan lupa sering cuci tangan setelah memegang benda," ujarnya.


Selain itu, Syamsuar juga menyarankan agar masyarakat tak perlu memborong masker. Apalagi memborong makanan di mal seperti yang terjadi di Jakarta.


Sebab masker itu bukan dikhususkan untuk masyarakat yang sehat. Namun untuk pasien yang sakit agar tidak menular ke orang lain.


"Kita tak perlu panik, yang panting berdoa kepada Allah SWT agar semua segala sesuatunya kita kembalikan kepada Allah," katanya.


Sementara terkait pencegahan virus Corona di Riau, Syamsuar mengklaim untuk pencegahan Corona sudah berjalan.

Tim yang sudah dibentuk di tingkat provinsi dan kabupaten/kota sejauh ini diklaim sudah melakukan sosialisasikan ke rumah sakit di daerah agar bisa menyampaikan kepada masyarakat tentang antisipasi dan pencegahan penularan virus corona.


"Tim Dinas Kesehatan Riau sudah turun mengecek kesiapan rumah sakit daerah untuk penanganan virus Corona," katanya.


Sejauh ini ada tiga rumah sakit rujukan untuk Corona yang ditunjuk Kementerian Kesehatan yakni RSUD Arifin Achmad Riau, RSUD Tembilahan dan RSUD Dumai.


Ketika ada masyarakat yang diduga atau suspect corona bisa dibawa ke tiga rumah sakit tersebut.

"Untuk membuktikan pasien kena Corona tidak mudah, tapi harus melalui cek labor kesehatan di Kemenkes. Di sana lah yang akan membuktikan pasien suspect terkena virus Corona atau tidak," ujarnya.





Sumber: pekanbaru.tribunnews.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.