Minggu, 19 Apr 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Gagal Perkosa Adik Ipar, Pria di Pekanbaru ini Gantung Diri, Ini Wasiatnya

PERISTIWA

Gagal Perkosa Adik Ipar, Pria di Pekanbaru ini Gantung Diri, Ini Wasiatnya

Laporan : Hendra Dedi Syahbudi
Sabtu, 23 Jul 2016 23:33
Humas Polresta Pekanbaru
Polisi saat melakukan olah tempat kejadian.
PEKANBARU - Diduga karena malu setelah ketahuan gagal memperkosa adik iparnya, Hendra Pramana (30) warga Tebing Tinggi Okuran, Kecamatan Rumbai Pesisir Pekanbaru ini nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri dengan seutas tali. Dan saat polisi melakukan olah tempat kejadian perkara, petugas menemukan surat wasiat yang ditulis korban dibalik sebuah poto.

Sebelum diketahui gantung diri, pria ini sempat dikabarkan hilang setelah aksinya yang mencoba memperkosa adik iparnya gagal. Hendra diduga malu, pasalnya, adik iparnya itu melaporkan percobaan perkosaan itu kepada orang tuanya yang juga adalah mertua Hendra.

Saat petugas melakukan olah tempat kejadian, ditemukan surat wasiat yang ditulisnya di balik sebuah poto yang bertuliskan, " Babang, dedek, mamak, ayah minta maaf ya. Ini ada uang sedikit kalian kongsi ya. Ayah dah gak bisa ngasih uang lagi. Ayah sayang kalian semua. Selamat tinggal. Jaga mamak Akbar, Keyla"

Korban ditemukan gantung diri di kediamannya di Tebing Tinggi Okura, Kecamatan Rumbai Pesisir, Sabtu (23/7/2016).Korban pertama kali ditemukan oleh saksi bernama Randi.

Kapolsek Rumbai Pesisir, Kompol Robinson Saragih menyebutkan dari pemeriksaan jasad korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. "Korban diduga murni gantung diri. Kita masih lakukan penyelidikan," terangnya.

Korban pertama kali ditemukan saksi bernama Randi yang melintas di rumah korban. Saksi kemudian memarkirkan sepeda motornya selanjutnya memeriksa kondisi rumah yang sepi. Jendela rumah terbuka namun tidak ada tanda-tanda aktifitas. Saksi kemudian menuju samping rumah dan belakang rumah. Barulah saksi melihat korban sudah tergantung dengan seutas tali nilon.

"Kita sudah kumpulkan keterangan saksi dan melakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara. Jasad korban diserahkan ke keluarga untuk dikebumikan,"terang Robinson. (aln/snc/hms)
Peristiwa
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:32

    One Way Nasional Diberlakukan dari Tol Japek Sampai Kalikangkung

    JAKARTA - Rekayasa lalu lintas (lalin) atau one way nasional resmi diberlakukan pada siang hari ini, Rabu (18/3/2026), saat arus mudik Lebaran 2026. Satu arah itu berlangsung mulai dari Tol Jakarta-Ci

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:42

    Pria Paruh Baya Diduga Dianiaya hingga Meninggal Dunia di Jalan Pangeran Hidayat

    PEKANBARU - Seorang pria bernama Muhammad Zen (50) ditemukan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban tindak pidana pembunuhan atau penganiayaan berat di kawasan Jalan Pangeran Hidayat, Gang Abad

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:00

    KontraS Ungkap Kondisi Andrie Usai Disiram Air Keras: Tak Buta, tapi Fungsi Mata Menurun

    JAKARTA - Kondisi Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, berangsur membaik setelah disiram air keras pada Kamis (12/3/2026) malam, sekitar pukul 23.00 WIB. Andrie telah menjalani operasi mata di Rum

  • Rabu, 18 Mar 2026 14:55

    Jasa Marga Ungkap 1,2 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta hingga 18 Maret 2026

    JAKARTA - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan Achmad Purwantono melaporkan sebanyak 34% kendaraan telah meninggalkan Jakarta per hari ini, Rabu (18/3/2026). Jasa Marga telah memprediksi,

  • Rabu, 18 Mar 2026 14:23

    Kapolri Resmikan Renovasi Masjid Al-Adzim dan Kukuhkan Satgas PHK di Riau

    PEKANBARU - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menandatangani prasasti renovasi Masjid Al-Adzim sekaligus mengukuhkan Satuan Tugas Penanganan Premani

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.