Selasa, 04 Agu 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • IPW Minta Polisi Ungkap Perempuan yang Diduga Ada di Kamar Andi Arief

Peristiwa

IPW Minta Polisi Ungkap Perempuan yang Diduga Ada di Kamar Andi Arief

Selasa, 05 Mar 2019 15:11
Istimewa
Foto: Andi Arief
JAKARTA - Indonesia Police Watch (IPW) meyakini memiliki informasi kuat bahwa ada seorang wanita saat penangkapan Wasekjen Partai Demokrat (PD) Andi Arief terkait kasus narkoba. IPW meminta polisi mengungkap sosok yang hingga kini masih misterius itu.

"Polisi harus menjelaskan secara transparan tentang wanita cantik yang bersama Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief saat ditangkap menggunakan narkoba di kamar Hotel Peninsula, Jakarta Barat. Sehingga bisa terungkap secara transparan, apa sesungguhnya peran wanita itu, apakah sebagai pemasok narkoba atau sekadar teman kencan," kata Ketua Presidium IPW, Neta S Pane dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Seasa (5/3/2019).

Berdasarkan informasi IPW, sang wanita yang ditangkap bersama Andi Arief memiliki sejumlah ciri, baik fisik hingga tampilan saat ditangkap. IPW juga menyoroti temuan tas perempuan dalam kamar Andi Arief.

"IPW mendapat informasi, saat ditangkap Andi Arief bersama wanita muda cantik berkulit putih, yang menggunakan tanktop merah muda, bercelana jins dan sepatu warna perak serta berjam tangan kulit cokelat. Selain wanita itu, polisi juga menemukan tas perempuan warna hitam di sudut kamar hotel, yang diduga milik wanita yang bersama Andi Arief," sebut Neta.

"Namun dalam penjelasan resmi yang dilakukan Polri, keberadaan wanita itu tidak dijelaskan. Sehingga muncul opini di masyarakat bahwa dalam menggunakan narkoba di kamar hotel itu, Andi Arief hanya seorang diri. Padahal sesungguhnya ada orang lain, yakni seorang wanita cantik," imbuh dia.

IPW berharap, Polri harus bersikap transparan dan tidak melindungi pihak-pihak tertentu dalam menangani kasus narkoba. Jika polisi tidak bersikap transparan, apalagi bersikap diskriminatif, lanjutnya, kondisi Indonesia yang sudah darurat narkoba saat ini akan semakin parah.

Jika para politisi sudah menjadi budak narkoba, sebut Neta S Pane, pemberantasan narkoba macam apalagi yang bisa diharapkan di negeri ini. Sebab, lanjut dia, bagaimana pun pemberantasan narkoba perlu keputusan politik yang solid agar para bandar narkoba internasional tidak terus menerus mempecundangi bangsa ini.

"Sebab itu, keberadaan wanita bersama Andi Arief itu menjadi penting dan perlu diungkap polisi secara transparan. Sehingga bisa diketahui apa sesungguhnya peran wanita itu. Sebab bukan mustahil Andi Arief sebagai politisi yang selama ini kritis dan berseberangan dengan penguasa itu dijebak pihak tertentu agar tidak bersuara lagi menjelang Pilpres 2019," ucap Neta.

"Jika itu yang terjadi, tentu patut dipertanyakan, siapa wanita itu. Atau justru Andi Arief sesungguhnya pemakai berat narkoba dan sudah menjadi budak narkoba yang sudah masuk dalam radar kepolisian," imbuh dia.

Terakhir, Neta S Pane memandang partai partai politik di Indonesia sudah patut waspada menghadapi serangan para bandar narkoba yang berusaha merusak kader dan citra partai. Di sisi lain, dia meminta jajaran kepolisian untuk tidak takut memberantas narkoba sekalipun melibatkan elite-elite partai maupun elite politik.

Kadiv Humas Polri Irjen M Iqbal dalam konferensi pers kemarin sore mengatakan Andi Arief hanya sendirian saat dilakukan penggerebekan. Iqbal menyebut hanya ada Andi Arief dalam penggerebekan itu. Namun jika ada perkembangan termasuk mengenai kejadian sebelum penggerebekan, polisi menyatakan mereka segera mengabarkannya.

"Pada saat petugas kami melakukan penggerebekan, cuma satu, Saudara AA. Bahwa nanti berkembang, ya, sebelumnya ada siapa dan lain-lain, akan kami sampaikan nanti. Kan sedang pemeriksaan sekarang," sebut Iqbal.


Sumber: detik.com
Peristiwa
Berita Terkait
  • Senin, 03 Agu 2026 16:42

    Jalan Kabupaten Banyak Rusak dan Berlubang, Legislator Siak Sabar Sinaga Desak Bupati Inovatif dan Jemput Bola

    SIAK-Kondisi jalan kabupaten di Wilayah Kabupaten Siak yang mengalami kerusakan dan berlubang mendapat perhatian serius dari legislatif.Anggota DPRD Kabupaten Siak, Sabar Sinaga, meminta Pemerintah Ka

  • Senin, 03 Agu 2026 16:27

    Jemputan HUT ke-69 Riau, Sekdaprov Anjangsana ke Kediaman Syamsuar

    PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau terus mematangkan rangkaian peringatan Hari Jadi ke-69 dengan memperkuat tali silaturahmi kepada Gubernur pada masanya yang telah memberikan kontribusi bagi pemban

  • Senin, 03 Agu 2026 16:19

    Wali Kota Pekanbaru Tegaskan HGB STC Ramayana Tak Bisa Diperpanjang, Dicari Solusi Sesuai Aturan

    PEKANBARU - Wali Kota Pekanbaru menegaskan Pemerintah Kota Pekanbaru memahami aspirasi para pemilik ruko STC Ramayana yang menginginkan Hak Guna Bangunan (HGB) diperpanjang. Namun, berdasarkan hasil k

  • Senin, 03 Agu 2026 16:13

    Ratusan Pedagang STC Datangi DPRD Pekanbaru, Tuntut Pengembalian Hak HGB

    PEKANBARU - Ratusan massa yang tergabung dalam Forum Pedagang Sukaramai Trade Center (STC) menggelar aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Kota Pekanbaru, Senin (3/8/2026). Mereka menuntut agar hak atas Hak

  • Senin, 03 Agu 2026 16:08

    Pemprov Riau Pastikan Kerusakan Jalan Sontang - Kasang Padang Rohul Diperbaiki

    PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau pastikan akan menangani kerusakan ruas jalan Sontang - Kasang Padang di Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul). Perbaikan jalan tersebut telah di

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki