Selasa, 28 Apr 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Jeritan Kemiskinan di NTT, Siswa SD Akhiri Hidup Saat Negara Sibuk Kejar Pertumbuhan Ekonomi

Peristiwa

Jeritan Kemiskinan di NTT, Siswa SD Akhiri Hidup Saat Negara Sibuk Kejar Pertumbuhan Ekonomi

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Selasa, 03 Feb 2026 09:03
(FotoGoriau.com)
JAKARTA â€" Di tengah gegap gempita keberhasilan ekonomi Indonesia yang dipamerkan Presiden Prabowo Subianto pada World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, sebuah potret kelam datang dari pelosok Nusa Tenggara Timur (NTT). Seorang bocah kelas IV Sekolah Dasar di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, berinisial YS, ditemukan meninggal dunia akibat gantung diri di pohon cengkeh milik neneknya, Kamis (29/1/2026).

Tragedi ini menjadi ironi besar bagi bangsa. YS nekat mengakhiri hidupnya setelah permintaannya untuk dibelikan buku tulis tak kunjung terpenuhi karena himpitan ekonomi keluarga.

Pengamat politik, Rocky Gerung menyebut insiden ini sebagai bukti nyata hilangnya solidaritas kemanusiaan dalam kebijakan pemerintah. Menurutnya, pemerintah saat ini terlalu sibuk dengan urusan makro seperti Danantara dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), namun gagal menjamin keadilan sosial bagi rakyat kecil.

"Ada yang salah dengan kebijakan pemerintah di dalam memastikan keadilan sosial. Kita disadarkan pada hal kecil yang membuat kita mengingat human solidarity tak lagi berkemah di dalam upaya kita menciptakan masyarakat adil dan makmur," ujar Rocky dalam kanal YouTube pribadinya, Senin malam (2/2/2026).

Akademisi ini menilai, narasi kebesaran bangsa yang dibawa ke forum internasional seolah gugur oleh kenyataan seorang anak berusia 10 tahun yang putus asa hanya karena urusan buku tulis. Baginya, buku tulis bukan sekadar alat belajar, melainkan simbol harapan masa depan anak bangsa yang seharusnya disediakan oleh negara.

"Buku tulis adalah kemampuan seseorang untuk memperlihatkan bahwa dia berniat menjadi pemimpin di masa depan. Kita ada di dalam kondisi di mana disparitas pada akhirnya menghasilkan penderitaan," jelasnya, Selasa (3/2/2026).

Sebelum kejadian memilukan tersebut, YS sempat menulis surat kepada sang ibu yang berisi permintaan buku tulis. Surat itu kini menjadi bukti bisu betapa mahalnya harga pendidikan bagi warga prasejahtera di NTT.

Rocky mengingatkan bahwa pertumbuhan ekonomi yang dipatok 6 hingga 8 persen tidak ada artinya jika masih ada warga yang "tercecer" dalam kemiskinan ekstrem. Ia menegaskan bahwa insiden di Ngada ini adalah alarm keras bagi rezim untuk kembali menengok tanggung jawab dasar negara dalam memelihara peradaban.

"Di belakang kebijakan yang memaksa pertumbuhan ekonomi, ternyata ada yang tercecer dalam upaya kita memahami gerak-gerik pemerintah yang hilang menggelorakan kembali kebesaran bangsa," pungkasnya.(grc)
Sumber: GoRiau.com

Peristiwa
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:32

    One Way Nasional Diberlakukan dari Tol Japek Sampai Kalikangkung

    JAKARTA - Rekayasa lalu lintas (lalin) atau one way nasional resmi diberlakukan pada siang hari ini, Rabu (18/3/2026), saat arus mudik Lebaran 2026. Satu arah itu berlangsung mulai dari Tol Jakarta-Ci

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:42

    Pria Paruh Baya Diduga Dianiaya hingga Meninggal Dunia di Jalan Pangeran Hidayat

    PEKANBARU - Seorang pria bernama Muhammad Zen (50) ditemukan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban tindak pidana pembunuhan atau penganiayaan berat di kawasan Jalan Pangeran Hidayat, Gang Abad

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:00

    KontraS Ungkap Kondisi Andrie Usai Disiram Air Keras: Tak Buta, tapi Fungsi Mata Menurun

    JAKARTA - Kondisi Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, berangsur membaik setelah disiram air keras pada Kamis (12/3/2026) malam, sekitar pukul 23.00 WIB. Andrie telah menjalani operasi mata di Rum

  • Rabu, 18 Mar 2026 14:55

    Jasa Marga Ungkap 1,2 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta hingga 18 Maret 2026

    JAKARTA - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan Achmad Purwantono melaporkan sebanyak 34% kendaraan telah meninggalkan Jakarta per hari ini, Rabu (18/3/2026). Jasa Marga telah memprediksi,

  • Rabu, 18 Mar 2026 14:23

    Kapolri Resmikan Renovasi Masjid Al-Adzim dan Kukuhkan Satgas PHK di Riau

    PEKANBARU - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menandatangani prasasti renovasi Masjid Al-Adzim sekaligus mengukuhkan Satuan Tugas Penanganan Premani

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.