Rabu, 06 Mei 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Julukan Kota Pekanbaru Dirubah, Komunitas Melayu Bersatu Pasang Spanduk Protes

Julukan Kota Pekanbaru Dirubah, Komunitas Melayu Bersatu Pasang Spanduk Protes

Kamis, 31 Des 2015 15:18
Spanduk protes yang dipasang KMB menutupi tulisan Pekanbaru Kota Madani yang di bangun Pemko Pekanbaru.
PEKANBARU - Puluhan massa yang tergabung dalam Komunitas Melayu Bersatu (KMB) yang terdiri dari Asykar Melayu Riau dan Laskar Melayu Bersatu, melakukan aksi memasang spanduk protes kepada Walikota Pekanbaru di persimpangan Tugu Tepak Sirih Jalan Sudirman, Simpang Tiga. KMB kesal karena menilai Walikota dianggap bertindak sendiri merubah julukan Pekanbaru sebagai Kota Madani.

Kordinator Aksi Anas Aismana mengatakan, sebagai kota Melayu yang memiliki sejarah berdirinya, Pekanbaru sudah tepat diberi gelar Kota Bertuah. Karena makna Bertuah itu sendiri juga sangat dalam sebagai kota Bersih, Aman dan Harmonis.

"Kami sebagai masyarakat Melayu Kota Pekanbaru menolak julukan baru yang diberikan oleh Walikota Firdaus. Apa itu artinya Madani, sama sekali tidak mencerminkan bahas yang tepat. Walikota tidak sesuka hati saja untuk merubah sejarah yang sudah dibangun," sampai Anas Aismana di sela aksi, Kamis (31/12/2015).

Sikap KMB, menurutnya, dilakukan karena banyaknya protes warga yang disampaikan ke pihak mereka. "Kami risih banyak yang bertanya mengapa Kota Bertuah dirubah menjadi Kota Madani. Walikota seharusnya minta pendapat dulu ke tokoh masyarakat, kalau ingin merubah. Jangan sesuak hati saja," kesal Anas.

Ketua Dewan Pengurusa Harian Lembaga Adat Melayu Riau ini menyebutkan, pihaknya memberikan waktu 10 hari kedepan kepada Walikota dan jajaran untuk menanggalkan gelar Kota Madani. Jika tidak juga ada tanggapan atas aksi ini, pihaknya akan mengambil langkah serius. "Jika perlu akan kami robohkan nama Pekanbaru Kota Madani yang dibuat di Simpang Tiga ini," ancamnya.(grc)
Peristiwa
Berita Terkait
  • Rabu, 06 Mei 2026 16:36

    Kapal Perusahaan Prancis Diserang di Selat Hormuz, Awak Luka-luka.

    Paris - Sebuah kapal milik perusahaan Prancis menjadi target serangan di Selat Hormuz. Serangan yang sumbernya belum diketahui itu, memicu kerusakan pada kapal dan menyebabkan sejumlah awak luka-luka.

  • Rabu, 06 Mei 2026 16:19

    Polisi Buka Posko Pengaduan Korban Pemerkosaan Pendiri Ponpes di Pati

    Jakarta - Polisi membuka posko pengaduan terkait kasus dugaan pemerkosaan oleh pendiri pondok pesantren AS (52) di Pati. Langkah ini dilakukan karena diduga masih ada korban lain yang belum melapor.Wa

  • Rabu, 06 Mei 2026 16:08

    Dari 634 Titik, 27 Lokasi di Aceh Masih Tertimbun Lumpur

    Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatra mengatakan progres pembersihan lumpur sudah hampir tuntas.Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana

  • Rabu, 06 Mei 2026 16:02

    Geng Motor Kembali Bikin Ulah di Makassar, Bacok dan Tabrak Warga Melintas

    Empat pelaku ditangkap polisi setelah mendapat laporan warga.Teror geng motor di Kota Makassar tak ada habisnya. Kali ini, seorang warga Jalan Pongtiku, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, dibacok dan

  • Rabu, 06 Mei 2026 15:09

    I.League Pastikan Persija vs Persib Digelar dengan Penonton, Tapi Bobotoh Tetap Tak Boleh Hadir

    Jakarta - Direktur Utama I.League, Ferry Paulus memastikan status pertandingan Persija Jakarta vs Persib Bandung tetap dengan penonton. Artinya The Jakmania diperbolehkan hadir mendukung Macan Kemayor

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.