Sabtu, 20 Jun 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Kasus Perceraian di Pekanbaru di Atas Seribuan dalam Setahun, Ini Faktor Penyebabnya

Peristiwa,

Kasus Perceraian di Pekanbaru di Atas Seribuan dalam Setahun, Ini Faktor Penyebabnya

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Selasa, 22 Jul 2025 11:49
RIAU POS.CO
Di tengah geliat kota yang terus bertumbuh, Kota Pekanbaru dihadapkan pada persoalan sosial yang tak kalah penting. Yaitu, tingginya angka perceraian.

Dalam setahun, tercatat sekitar 1.600 kasus perceraian terjadi di Kota Bertuah, baik cerai talak maupun cerai gugat. Sebagian besar di antaranya dipicu oleh persoalan ekonomi.

Fenomena ini menjadi perhatian serius bagi berbagai pihak, termasuk Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekanbaru.

Dalam sebuah acara pengukuhan pengurus Badan Penasihatan, Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan (BP4) Kota Pekanbaru, Kepala Kemenag sekaligus Penasehat BP4 Pekanbaru, Syahrul Mauludi menyampaikan keprihatinannya.

Ia menegaskan pentingnya peran BP4 dalam menekan angka perceraian melalui langkah-langkah konkret.

”BP4 yang baru saja dikukuhkan ini diharapkan tidak menunggu lama untuk bergerak. Kita semua ingin angka perceraian bisa ditekan,” ujar Syahrul saat memberikan sambutan dalam acara pengukuhan pengurus BP4 di aula Kantor DPMPTSP Kota Pekanbaru, Senin (21/7).

Pengurus baru BP4 Pekanbaru ini dipimpin oleh Marzai sebagai ketua dengan Suhardi Hasan sebagai sekretaris dan Haryati sebagai bendahara.

Marzai menyatakan komitmennya untuk menjadikan lembaga ini sebagai wadah pencerahan dan pendampingan bagi pasangan suami istri maupun calon pengantin.

”Kami ingin BP4 menjadi bagian dari solusi. Ke depan, kami akan memberikan nasehat pernikahan, pembinaan serta konseling, tidak hanya bagi pasangan yang akan menikah, tetapi juga yang sudah menjalani pernikahan,” jelas Marzai.

Langkah ini diharapkan bisa menjadi titik balik dalam upaya menjaga keutuhan rumah tangga di Kota Pekanbaru.

Dengan pendekatan yang lebih aktif dan berkesinambungan, BP4 bertekad untuk hadir di tengah masyarakat sebagai sahabat keluarga yang siap mendengar, membina, dan memberi harapan.

”Karena pada akhirnya, keutuhan rumah tangga bukan hanya urusan dua insan, tapi juga tanggung jawab sosial demi masa depan generasi yang lebih kuat dan bahagia,” katanya.(ilo).***(Riau Pos.co)
Sumber: RIAU POS.CO

Peristiwa
Berita Terkait
  • Sabtu, 20 Jun 2026 08:51

    Lampung - Aksi nekat dua kurir narkoba berujung petaka. Setelah diduga mengonsumsi sabu, keduanya justru dilanda ketakutan hingga meninggalkan paket sabu seberat 36 kilogram di dalam bus Antar Lintas

  • Sabtu, 20 Jun 2026 08:46

    Pengendali Keuangan Jaringan Narkoba Fredy Pratama Ditangkap

    Jakarta - Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menangkap Frans Antoni (FA), pengendali keuangan jaringan gembong narkoba Fredy Pratama. Frans kemudian dibawa ke Indonesia dan tiba di Gedun

  • Sabtu, 20 Jun 2026 08:41

    Prabowo Puji Kinerja Petugas Haji

    Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi kinerja petugas penyelenggara ibadah haji (PPIH) yang dinilai berhasil mengawal kelancaran proses pemulangan jemaah haji 1447 H/2026 M. Hingga Kamis (

  • Sabtu, 20 Jun 2026 08:36

    Perkuat Pembinaan Kemandirian, Lapas Pekanbaru Gandeng Distankan Pekanbaru Budidayakan Ayam Petelur Tayang: Jumat, 19 Juni 2026 19:36 WIB

    PEKANBARU " Komitmen dalam memperkuat program pembinaan kemandirian terus ditunjukkan oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru. Melalui jajaran Seksi Kegiatan Kerja (Giatja), Lap

  • Sabtu, 20 Jun 2026 08:32

    Ajak Pengusaha Malaysia Berinvestasi, Wakil Bupati Kepulauan Meranti Tawarkan Sagu hingga Udang

    MERANTI - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, memperkenalkan empat komoditas unggulan daerah kepada delegasi perusahaan Grisek Jaya Sdn. Bhd dari Johor, Malaysia, dalam audiensi yang be

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.