Sabtu, 20 Jun 2026
Kembali Tolak Pjs Penghulu Pilihan Bupati Afrizal Sintong, Emak-emak Gelar Aksi
Laporan : Hendra Dedi Syahbudi
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Kamis, 29 Sep 2022 17:00
ROKANHILIR - Aksi penolakan terhadap Pjs Penghulu Bangko Bakti hasil penunjukan Bupati Rokan Hilir Afrizal Sintong kembali dilakukan warga masyarakat setempat, kali ini massa aksi didominasi dari kalangan ibu ibu atau emak emak. Kamis (29/9/2022).
Aksi tersebut dilakukan langsung di halaman Kantor Kepenghuluan Bangko Bakti Kecamatan Bangko Pusako.
Sebelumnya juga sudah dilakukan penolakan terhadap Penjabat Penghulu Bangko Bakti, Riani S.pd yang tak lain adalah seorang guru dan baru menyandang sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) kategori Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dengan cara melakukan penyegelan terhadap kantor kepenghuluan tersebut.
Pasalnya, sebelumnya tepatnya pada 28 Agustus 2022 lalu warga sudah melaksanakan rapat untuk memutuskan Husni Thamrin SAP sebagai Pjs Penghulu di Bangko Bakti.
Dan aksi demo penolakan Pjs Penghulu Bangko Bakti itu sendiri dipimpin oleh Muhammad Yusuf seorang mahasiswa yang juga merupakan putra asli Kepenghuluan Bangko Bakti.
Dalam orasinya, Muhammad Yusuf menyebutkan, bahwa warga masyarakat Kepenghuluan Bangko Bakti secara tegas menolak Pj pilihan Bupati disebabkan karena tidak sesuai dengan yang diharapkan.
"Kita menolak penetapan Pjs Penghulu ini karena yang bersangkutan (Riani S.pd) ini tidak memiliki kemampuan dan memahami kepemimpinan pemerintah dan karena kita ketahui bahwa ibu Pjs ini adalah seorang tenaga pendidik, dan kita menolak Pjs Penghulu ini juga karena bukan merupakan usulan dari kecamatan," jelasnya.
Karena menurut Muhammad Yusuf, bahwa yang mengetahui seluk beluk dan lingkup kepenghuluan itu adalah dari pihak kecamatan.
"Artinya, kami masyarakat kepenghuluan Bangko Bakti secara tegas menolak penunjukan Pjs Penghulu diluar usulan masyarakat dan kecamatan," tegasnya.
Pada dasarnya warga sejak pagi hari telah menantikan kehadiran Pjs Penghulu Bangko Bakti pilihan Bupati tersebut untuk datang kekantor kepenghuluan.
"Namun sampai saat ini ibu Pjs tersebut tidak kunjung datang juga. Dan jika memang ibu Pjs ini datang dan masuk ke kantor ini, maka kita mintakan kepada Bupati langsung diarak untuk menyelesaikan permasalahan ini," tegas Muhammad Yusuf kembali. ***
komentar Pembaca