Kamis, 23 Apr 2026

Peristiwa

Lanal Dumai Amankan 7 Orang WNA Ilegal

Laporan : Vivi Mulfita Sari
Kamis, 07 Jun 2018 16:22
Vivi Mulfita Sari
Tujuh orang WNA Ilegal asal Myanmar etnis Rohingya yang diamankan oleh Lanal Dumai.
DUMAI - Pangkalan TNI AL (Lanal) Dumai berhasil menggagalkan penyeludupan 7 orang Warga Negara Asing (WNA) Myanmar etnis Rohingya yang akan masuk ke negara Malaysia secara illegal. 

Tujuh orang WNA Myanmar tersebut ditemukan tim Lanal Dumai ketika akan berangkat ke Malaysia bersembunyi di hutan Bakau di sekitar pantai purnama Dumai, pada Rabu (6/6/2018) kemarin.

"Penggerebekan terhadap Imigran Illegal WNA Myanmar/Rohingya yang merupakan warga Rohingya tersebut, dilaksanakan berdasarkan informasi yang diperoleh tim Lanal Dumai pada Rabu tanggal 6 Juni 2018 pukul 07.30 WIB, bahwa ada WNA Rohingya dari Medan dengan menggunakan kenderaan roda empat menuju Dumai dan akan berangkat ke Malaysia secara illegal," kata Komandan Lanal Dumai Kolonel Laut (E) Yose Aldino, Rabu (6/6/2018).

Dijelaskannya, pada pukul 08.00 WIB tim Lanal Dumai melaksanakan penyisiran di sekitar pantai purnama Dumai dengan menggunakan 2 unit sarana patroli Lanal Dumai, Sea Rider 1 dan Sea Rider 2. Dan pada pukul 09.00 WIB tim Lanal Dumai dengan menggunakan Sea Rider 2 melihat ada 1 unit Speed Boat yang disamarkan di bakau-bakau dengan beberapa orang berkumpul di sekitar Speed Boat. 

Selanjutnya tim Lanal Dumai dengan menggunakan Sea Rider 2 langsung melaksanakan penggerebekan dan didapati 1 unit Speed Boat mesin 55 PK dengan 7 orang WNA Rohingya bersembunyi di bakau-bakau dan 1 orang yang tidak dikenali identitasnya berhasil melarikan diri.  

Ketujuh orang WNA Rohingya dan 1 unit Speed Boat mesin 55 PK dibawa ke Posmat Sungai Dumai untuk dilakukan proses lebih lanjut.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap 7 orang WNA Rohingya tersebut, salah satunya Abdul Kasim warga Rohingnya mengaku, untuk dapat berangkat ke Malaka Malaysia mereka dibantu seorang pengurus di Medan inisial HS yang merupakan WNA Myanmar. 

Pada tanggal 25 Mei 2018 sekitar pukul 20.00 WIB HS membawa ketujuh orang WNA Myanmar/Rohingya tersebut dengan menggunakan kendaraan roda empat menuju Jalan Suka Karya Dumai, kemudian setelah sampai disana ketujuh orang WNA Myanmar/Rohingya tersebut diserahka kepada YS, dan mereka sempat ditampung selama 11 hari dan disembunyikan di pondok-pondok disekitar daerah Suka Karya. 

Abdul Kasim juga mengaku untuk berangkat ke Malaka Malaysia mereka sudah membayar sebesar Rp 13 juta kepada YS.

Terkait dugaan pelanggaran ke Imigrasian oleh ke 7 orang WNA Myanmar/Rohingya tersebut, pihak TNI AL dalam hal ini Lanal Dumai akan melaksanakan koordinasi ke pihak Imigrasi Dumai. "Lanal Dumai juga akan terus melakukan penyelidikan terhadap oknum-oknum yang berusaha mencari ke untungan dari kegiatan tersebut," tutup Danlanal. (Vie)

Berita Terkait
  • Kamis, 23 Apr 2026 08:24

    KAMPAK Rohil Kembali Protes, Pertanyakan Kinerja Aparat Rohil

    Rokan Hilir-Koalisi Aksi Mahasiswa Pemuda Anti Kriminal Rokan Hilir (KAMPAK Rohil) kembali melakukan aksi protes dengan membentangkan empat spanduk di sejumlah titik strategis pada Rabu (22/04/2026).A

  • Kamis, 23 Apr 2026 08:04

    Kapolda Riau Tekankan Pendekatan Humanis, Kunci Bangun Kepercayaan Publik di Era Digital

    Pekanbaru-Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menegaskan bahwa kunci utama membangun kepercayaan publik terhadap Polri terletak pada pendekatan yang humanis dan komunikasi yang efektif di tengah derasny

  • Rabu, 22 Apr 2026 10:58

    Antisipasi Kecurangan UTBK di UI, Peserta Berhijab Diperiksa Pakai Metal Detector

    DEPOK - Universitas Indonesia (UI) menjadi salah satu lokasi pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026. Pihak panitia pun memperketat pengawasa

  • Rabu, 22 Apr 2026 10:55

    Curhat Peserta UTBK SNBT 2026 di UI: Soal Lebih Susah dari Kisi-Kisi

    DEPOK - Peserta UTBK SNBT 2026 di Universitas Indonesia (UI) mulai merasakan tantangan dari soal-soal yang disajikan. Farhan Fuadi, salah satu peserta asal Jakarta, mengungkapkan bahwa tingk

  • Rabu, 22 Apr 2026 10:53

    Ulangi Strategi Gaza di Lebanon, Israel Bawa Timur Tengah Menuju “Perang Abadi”

    MADRID â€" Menteri Luar Negeri Spanyol menyatakan bahwa Israel menerapkan strategi militer yang sama di Lebanon Selatan sebagaimana di Jalur Gaza. Ia menegaskan bahwa Israel tidak dapat mempertah

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.