Senin, 27 Apr 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Motif Ayah Cekik Balitanya hingga Tewas lalu Bunuh Diri di Sukabumi Masih Misteri

Peristiwa

Motif Ayah Cekik Balitanya hingga Tewas lalu Bunuh Diri di Sukabumi Masih Misteri

Sabtu, 24 Mar 2018 10:45
okezone.com

SUKABUMI – Motif kasus dugaan pembunuhan yang dilakukan ayah terhadap anak kandungnya sendiri di Kampung Legokareuy, Kabupaten Sukabumi masih misteri. Polres Sukabumi, Jawa Barat masih mengembangkan dan menyelidiki motif di balik kasus tersebut.

"Dari penyelidikan sementara pelaku pembunuhan M Rafi (2,5) dilakukan oleh ayahnya sendiri Agung Akbar (30) dengan cara dicekik di sekitar Gunung Samping, Desa Cijangkar, Kecamatan Nyalindung pada Jumat (23/3)," kata Kapolres Sukabumi, AKBP Nasriadi, Sabtu (24/3/2018).

Menurutnya, usai melakukan pembunuhan tersebut, tersangka yakni Agung Akbar memilih ikut mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri di pohon mahoni setinggi tujuh meter.

Tepat di bawah pohon tempat tersangka mengakhiri hidupnya juga merupakan lokasi almarhum Agung mengakhiri hidup anak lelaki semata wayangnya. Jasad keduanya sudah dikembalikan lagi kepada pihak keluarga karena tidak mau diautopsi.

Namun pihaknya masih mengembangkan kasus pembunuhan tersebut untuk mengungkap motifnya, sehingga tersangka yang merupakan ayah kandung korban nekat mengakhiri hidup anaknya sendiri.

"Kami masih memintai keterangan dari sejumlah saksi seperti keluarga korban dan istri tersangka serta warga sekitar," katanya lagi.

Nasriadi membenarkan memang ada keterangan dalam beberapa pekan terakhir ini tersangka kerap cekcok dengan istrinya, tapi belum diketahui penyebab pertengkaran pasangan suami istri tersebut.

Dede Bemo yang merupakan tetangganya mengatakan memang kerap ada perterngkaran antara Agung dengan Novi (istrinya), tapi warga menilai hal yang wajar karena dalam biduk membangun rumah tangga.

Namun, warga sekitar tidak menyangka Agung nekat mengakhiri dirinya dan anaknya sendiri di Gunung Samping. Tapi, warga enggan ikut campur dalam permasalahan ini.

Selain itu, warga pun menebang pohon mahoni yang dijadikan tempat pembunuhan sekaligus bunuh diri untuk menghindari kesan angker. Selain itu, polisi juga sudah memasang garis polisi di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).(sal)


(Okezone.com)

Peristiwa
Berita Terkait
  • Senin, 27 Apr 2026 18:18

    Lebih Cepat dari Target, Tim Penyelaras PWI Pusat Tuntaskan AD/ART

    Jakarta - Tim Penyelaras Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), Kode Etik Jurnalistik (KEJ), dan Kode Perilaku Wartawan (KPW) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat berhasil menuntaskan

  • Senin, 27 Apr 2026 18:03

    Mengenal Kanker Prostat yang Dialami Benjamin Netanyahu

    JAKARTA - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengabarkan telah menjalani pengobaran kanker prostat yang dideritanya. Dikabarkan Netanyahu telah melakukan rangkaian pera

  • Senin, 27 Apr 2026 17:59

    Penurunan Kualitas Otak di Usia Produktif Kini Jadi Sorotan, Bukan Sekadar Penyakit!

    JAKARTA â€" Di tengah optimisme bonus demografi, Indonesia menghadapi ancaman yang jarang disadari: penurunan kapasitas berpikir pada usia produktif. Fenomena ini dikenal sebagai silent cogn

  • Senin, 27 Apr 2026 17:56

    Harga Pangan Hari Ini Naik, Minyak Goreng Tembus Rp23.709 per Liter

    JAKARTA - Harga pangan nasional terpantau mengalami pergerakan pada awal pekan ini, Senin (27/4/2026). Sejumlah komoditas utama mengalami kenaikan, namun tidak sedikit juga yang mengala

  • Senin, 27 Apr 2026 17:51

    Purbaya Targetkan IHSG Tembus 28.000, Airlangga: Kita Kejar Pertumbuhan 20%

    JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyambut positif proyeksi Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, yang menargetkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menem

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.