Jumat, 07 Agu 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Nenek Tukang Kredit Tewas Diduga Dirampok, Tas Isi Uang Hilang

Peristiwa

Nenek Tukang Kredit Tewas Diduga Dirampok, Tas Isi Uang Hilang

Selasa, 15 Jan 2019 14:52
Detik.com
Jenazah korban dievakuasi
JOMBANG - Endang Pujiastutik (75) tewas akibat disekap dan mulutnya dijejali kantong plastik sehingga kesulitan bernafas. Pelaku melakukan penyekapan diduga untuk merampok harta korban. Tas berisi uang milik korban raib.

Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Azi Pratas Guspitu mengatakan korban selalu membawa sebuah tas saat ke Pasar Peterongan, Jombang. Sehari-hari, perempuan asal Dusun/Desa Peterongan itu meminjamkan uang ke para pedagang di pasar tradisional tersebut.

"Hal itu berdasarkan keterangan teman dekat korban, tas tersebut berisi uang. Kami cek TKP (rumah korban), tas tidak kami temukan," kata Azi saat dihubungi detikcom, Selasa (15/1/2019).

Namun, jumlah uang di dalam tas korban yang hilang belum bisa dipastikan. Tas wanita tersebut model gendong. Menurut Azi, di dalamnya terdapat tas lagi yang lebih kecil.

Dengan hilangnya tas korban, lanjut Azi, pihaknya menduga pembunuhan ini disertai motif perampokan. Pelaku diduga menyekap Endang agar leluasa menjarah hartanya. Terlebih lagi korban hanya tinggal bersama anaknya yang mengalami keterbelakangan mental.

"Karena ada barang milik korban yang diduga diambil pelaku, maka untuk sementara dugaan kami motifnya untuk menguasai harta korban," terangnya.

Endang Pujiastutik (75), ditemukan tewas membusuk di dapur rumahnya, Dusun/Desa Peterongan, Sabtu (12/1) sekitar pukul 07.00 WIB. Jenazah Endang pertama kali ditemukan oleh saudaranya, yaitu Johanes (52), warga Perumahan Wisata Bukit Mas, Lakarsantri, Surabaya, dan Harjono (67), warga Jalan Pajajaran, Klojen, Kota Malang. Kedua pria itu datang ke rumah korban untuk bertamu.

Hasil autopsi menunjukkan Endang tewas akibat kehabisan nafas. Itu setelah mulut korban disumpal pelaku dengan kantong plastik. Tak hanya itu, pelaku juga mengikat mulut korban dengan kain slayer. Kain itu diikat melingkar ke leher korban sebanyak 2 kali. Sementara kedua tangan korban diikat di belakang punggungnya menggunakan karet ban bekas.

Sehari-hari Endang tinggal hanya dengan Heru, anaknya yang mengalami keterbelakangan mental. Korban mencari nafkah dengan meminjamkan uang ke para pedagang di Pasar Peterongan. Tempat tinggal korban cukup dekat dengan pasar tradisional tersebut.


(detik.com)
Peristiwa
Berita Terkait
  • Jumat, 07 Agu 2026 15:28

    Penghapusan Denda PBB Masih Berlaku, Bapenda Imbau Warga Segera Bayar Pajak

    PEKANBARU-Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru, Tengku Denny Muharpan, mengajak masyarakat memanfaatkan kebijakan penghapusan denda Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Perdesaan dan Perko

  • Jumat, 07 Agu 2026 15:27

    IRT di Pekanbaru Tewas Dibacok Mantan Suami, Pelaku Ditangkap

    PEKANBARU-Seorang perempuan bernama Rosdiana (55) ditemukan tewas bersimbah darah di dalam kamar rumahnya di Jalan Surya Nomor 1, RT 003/RW 003, Kelurahan Air Putih, Kecamatan Tuah Madani, Kota Pekanb

  • Jumat, 07 Agu 2026 14:51

    PHR, SKK Migas, dan Polda Riau Perkuat Sinergi Lindungi Aset Negara di WK Rokan

    PEKANBARU-PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Migas (SKK Migas), dan Polda Riau memperkuat koordinasi untuk melindungi aset negara di wilayah operasi hulu migas.

  • Jumat, 07 Agu 2026 14:45

    Pemda Sulit Bayar Gaji ASN hingga PPPK, Mendagri Siapkan Tiga Solusi

    Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menyiapkan tiga langkah untuk membantu pemerintah daerah (pemda) yang mengalami kesulitan membayar gaji pegawai, termasuk pegawai pemerintah den

  • Jumat, 07 Agu 2026 14:38

    KHAS Pekanbaru Hotel Hadirkan Promo Nginap Spesial Kemerdekaan

    PEKANBARU-Menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, KHAS Pekanbaru Hotel menghadirkan promo spesial bertajuk "Stay Merdeka".Program ini memberikan kesempatan bagi masyarakat unt

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki