Sabtu, 25 Jul 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Pasien KIS Diberi Obat Kedaluwarsa, Polisi Sita 2.358 Butir Digoxin

Peristiwa

Pasien KIS Diberi Obat Kedaluwarsa, Polisi Sita 2.358 Butir Digoxin

detik.com
Senin, 23 Sep 2019 15:54
detik.com
Tasikmalaya - Polisi menyita ribuan obat kedaluwarsa dari Puskesmas Puspahiang Tasikmalaya. Tindakan tersebut buntut kejadian seorang warga, Anah (50) pasien Kartu Indonesia Sehat (KIS) penderita sakit jantung, yang diberi obat kedaluwarsa dari puskesmas tersebut.

Sejumlah anggota Satreskrim Polres Tasikmalaya mendatangi Puskesmas Puspahiang, Senin (23/9/2019) siang. Turut hadir petugas BPOM dan perwakilan Pemkab Tasikmalaya.

Polisi turun tangan menyelidiki obat kedaluwarsa yang diberikan kepada pasien itu. Selain meminta keterangan tenaga farmasi, dokter dan pihak UPTD, polisi bersama BPOM memeriksa gudang obat serta tempat pembuangan limbah medis. Hasilnya, petugas menemukan sebanyak 2.358 digoxin.

"Kita lakukan rangkaian penyelidikan terkait pasien yang mendapat obat kedaluwarsa. Kita amankan 2.358 digoxin kedaluwarsa dari tempat pembuangan limbah B3," ujar Kanit Tipiter Polres Tasikmalaya Ipda Viktor Sitorus.

Data keluar-masuk obat dari Dinkes Tasikmalaya menuju Puskesmas juga ditelusuri polisi untuk mengungkap asal-usul obat kedaluwarsa tersebut.

BPOM pastikan obat yang tanggal kedaluwarsanya sudah habis tidak boleh dikonsumsi pasien. Sebab, efek obat kedaluwarsa membahayakan organ tubuh hingga berakibat kematian.

"Kita akan periksa dari apotek dokumennya udah sesuai atau belum. Kalau aturan, enggak boleh dipakai lagi obat kedaluwarsa itu. Obat kedaluwarsa tidak dijualbelikan," ucap petugas Loka POM Tasikmalaya, M Widi Astuti.

Kasus ini mencuat setelah Anah, warga Deudeul Taraju Tasikmalaya, Jawa Barat, mendapatkan obat jantung kedaluwarsa dari Puskesmas Puspahiang. Obat digoxin itu kedaluwarsa sejak Agustus 2019.

Pemkab Tasikmlaya memastikan pemberian obat kedaluwarsa itu bukan unsur kesengajaan. Obat untuk mengobati penyakit jantung yang kedaluwarsa itu diduga terselip dalam tumpukan obat yang masih layak konsumsi.

"Semua punya itikad baik untuk duduk bersama. Obat kedaluwarsa itu terselip. Saya pastikan tidak ada unsur kesengajaan. Tadi saya bicara dengan tenaga farmasi," ucap Asda II Pemkab Tasikmalaya Heri Bimantoro di lokasi yang sama.

Pihak Puskesmas Puspahiang sudah memberikan obat baru kepada Anah. "Kita minta maaf kepada pasien dan sudah ganti obatnya," kata Kepala UPTD Puskesmas Puspahiang Dadang Ahmad Juanda.
sumber;detik.com
Peristiwa
Berita Terkait
  • Kamis, 23 Jul 2026 20:03

    Hari Anak Nasional, Ratusan Pelajar Kunjungi Istana Kepresidenan

    JAKARTA â€" Suasana Istana Kepresidenan Jakarta dipenuhi antusiasme ratusan pelajar SMAN 55 Jakarta yang mengikuti program "Istana untuk Anak Sekolah" pada Kamis (23/7/2026). Kunjungan yang bertepatan

  • Kamis, 23 Jul 2026 19:50

    PPATK Ungkap Modus Baru Judol, Deposit via QRIS Disamarkan Lewat Merchant Fiktif

    JAKARTA â€" Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap adanya modus baru transaksi judi online. Menurut PPATK, semakin banyak pelaku yang memanfaatkan Quick Response Code Indon

  • Kamis, 23 Jul 2026 19:46

    Pedagang, Pembeli Serta Penyimpan Narkotika Digulung Polisi Sektor LBJ, Tiga Pria Tak Berkutik

     INHU â€" Gencar memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Indragiri Hulu (Inhu), Polda Riau melalui Polsek Lubuk Batu Jaya (LBJ) kembali mencetak hasil positif. Gabungan tim operasi

  • Rabu, 22 Jul 2026 15:01

    Kejagung Tak Tutup Kemungkinan Periksa Nanik S Deyang Terkait Kasus MBG

    Kejaksaan Agung (Kejagung) memberikan kesempatan untuk memeriksa nanik S. Deyang, mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), dalam penyidikan kasus dugaan korupsi terkait pengelolaan Program Makan Bergi

  • Rabu, 22 Jul 2026 14:57

    Masih Sering Balap Liar, Kasat Lantas Polres Bengkalis Ingatkan Ada Sanksi Pinada Kurungan

    BENGKALIS - Aksi balap liar masih sering terjadi dan ditertibkan oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bengkalis. Pelaku balap liar yang didominasi remaja ini seakan tidak pernah jera untuk

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki