Rabu, 05 Agu 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Pelajar Tasikmalaya Tewas Usai Ditinju Bapak Lawannya

Peristiwa

Pelajar Tasikmalaya Tewas Usai Ditinju Bapak Lawannya

Jumat, 08 Mar 2019 14:48
Detik.com
Foto: Ilustrasi perkelahian
TASIKMALAYA - Nyawa Fauzi Abdul Aziz (16) tak terselamatkan saat mendapatkan penangan medis di Rumah Sakit SMC Tasikmalaya. Remaja pelajar SMK tersebut tewas diduga akibat kepala belakang membentur benda keras usai terlibat perkelahian. Korban tumbang diduga ditinju pria dewasa inisial TM (49), yang disebut-sebut bapak dari lawannya.

Insiden maut ini berlangsung di Kampung Kebonsalak, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (7/3) malam, pukul 19.30 WIB. Informasi dihimpun, kejadian ini terjadi dipicu perselisihan antar remaja gara-gara pesta minuman keras (miras). Fauzi bersama belasan temanya berusaha mencari seorang pemuda, inisial G (19), yang terlibat cekcok usai mabuk miras. Singkatnya, perkelahian massal pecah antara Fauzi Cs dan kubu G.

Lalu TM, bapak G, bereaksi. Melihat perkelahian di dekat rumahnya, TM berupaya melindungi sang anak. Sejumlah saksi melihat Fauzi dan TM sempat berkelahi. "Saling pukul, berantem. Korban jatuh. Korban saat itu enggak berdarah," ucap Susi Wahyuni, warga setempat sekaligus saksi mata, saat ditemui di lokasi kejadian, Jumat (9/3/2019).

Keributan berlangsung singkat. Fauzi yang tak sadarkan diri diboyong teman-temannya ke RS SMC Tasikmalaya. Dia diduga luka kepala belakang setelah roboh dipukul lalu menimpa batu besar di dekat saluran air.

"Fauzi meninggal di rumah sakit, sekitar jam 12 malam (Kamis). Dia kelas satu SMK," kata Dian, kakak Fauzi, di RSUD Dr Soekardjo Tasikmalaya.

Polisi menyelidik peristiwa maut tersebut dengan menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP). Sejumlah saksi didengar keterangannya. Selain memeriksa saksi, polisi dokumentasikan TKP dan mengamankan sebongkah batu.

Kapolsek Singaparna Kompol Budiman menjelaskan kasus ini dipicu perseteruan Fauzi dengan G. "Ada ribut-ribut lalu terjadi perkelahian. Korban dan pelaku adu jotos. Jadi awalnya ini yang punya masalah itu anaknya (G anak TM dengan korban)," ucap Budiman.

Menurut Budiman, TM berupaya menyelesaikan masalah melibatkan sang anaknya tersebut dengan Fauzi Cs. Tetapi hal tersebut menimbulkan salah paham hingga berujung keributan. "Rencananya pelaku mau melerai. Tapi masalahnya jadi lain, malah dia (TM) yang jadi pelaku. Korban dipukul (tangan kosong) oleh pelaku, enggak pakai alat," tutur Budiman.

Guna kepentingan penyelidikan, menurut Budiman, jenazah Fauzi dibawa ke RSUD Dr Soekardjo untuk autopsi.

Kini polisi memeriksa TM berkaitan insiden tersebut. "Kami bekerja cepat amankan pelaku, dan masih kita mintai keterangan. Awalnya korban menyerang ke rumah anak pelaku. Lalu pelaku pukul Fauzi hingga akhirnya meninggal," ujar Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya AKP Pribadi Atma.

Di hadapan polisi, TM mengelak tuduhan menjadi biang penyebab tewasnya Fauzi. Dia berdalih membela anaknya, G, yang sempat dianiaya teman korban. Malam kejadian itu, TM menuturkan, justru Fauzi dan temanya-temanya menantangnya hingga terlibat perkelahian.

"Saya emosi lihat anak saya lari, ngaku dipukuli teman korban. Spontanitas naluri kebapakan saya keluar dan saya hadapi mereka," ujar TM kepada penyidik.

Meski terlibat adu jotos, menurut Titi, korban justru tak sadarkan diri akibat terjatuh dan kepala belakang membentur batu besar. "Dia (Fauzi) tak sadarkan dirinya setelah jatuh. Kepalanya kena batu. Sebelumnya dia melawan dan pukul saya juga" ucap Tito.


Sumber: detik.com
Peristiwa
Berita Terkait
  • Selasa, 04 Agu 2026 16:49

    Jawab Isu Status BI, Menkeu Sebut Perubahan Sistem Kurang Tepat

    JAKARTA - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa angkat bicara merespons isu yang menyebutkan Bank Indonesia (BI) akan masuk di bawah naungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Ia memastikan wacana ters

  • Selasa, 04 Agu 2026 16:14

    Gelar Sesepuh Raja-raja Timor Pada Jokowi Ditolak Banyak Pihak, PSI Klaim Sudah Korum

    Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dedy Nur Palakka, memberikan respons terhadap polemik yang muncul usai mantan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menerima gelar adat sebagai Sesepuh Raja-Raja T

  • Selasa, 04 Agu 2026 15:37

    Pria di Minas Ditemukan Tewas di Semak Dekat Kebun Sawit, Dilaporkan Hilang 6 Hari Lalu

    SIAK-Dilaporkan hilang, seorang pria ditemukan meninggal dunia setelah enam hari di semak belukar dekat kebun sawit warga di Kampung Minas Barat, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak. Korban diketahui

  • Selasa, 04 Agu 2026 15:21

    Pasar Murah Pemprov Riau Hari Ini di Rumbai Barat, Ada Beras hingga Minyakita Harga Terjangkau

    PEKANBARU-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau kembali menggelar pasar murah di Kota Pekanbaru pada Selasa (4/8/2026).Kali ini, kegiatan dipusatkan di halaman Kantor Camat Rumbai Barat sebagai upaya mem

  • Selasa, 04 Agu 2026 15:20

    Kujungi Pekanbaru, Wamenkes Sebut Kesehatan Masyarakat Tak Bisa Hanya Mengandalkan Rumah Sakit

    PEKANBARU - Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat tidak bisa hanya mengandalkan rumah sakit, dokter, maupun pelayanan medis. Upaya tersebut juga harus dibarengi dengan peningkatan kesejahtera

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki