Pemegang Kartu AMAN Tidak Jaminan untuk Menerima BLT?. Ini Penjelasan Bupati Rohil
Laporan : Hendra Dedi Syahbudi
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Selasa, 12 Jul 2022 13:13
BAGANSIAPIAPI - Kartu "AMAN" yang dibagikan Tim Sukse pasangan Afrizal Sintong dan H Sulaiman saat kampanye pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Rokan Hilir tahun lalu disebut sebut akan mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) jika pasangan tersebut menang.
Dan ternyata pasangan AMAN ini meraih suara terbanyak dan berhasil mengamankan pemilihan hingga dilantik dan kini menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Rokan Hilir.
Sebuah janji tentang BLT yang dijanjikan melalui kartu "AMAN" dengan bantuan 250 ribu perbulan itu mulai ditagih warga masyarakat hingga berujung pemasangan spanduk oleh HIMAPPI di kantor Bupati Rokan Hilir pada Ahad 10/7/22 lalu.
Spanduk itu bertuliskan "Surat Cinta untuk Bupati dan Wakilnya. Realisasikan BLT 250K!!!! #Segera##Mahasiswa Mitra Kritis Pemerintah# #HIMAPPI".
Sehari setelah itu Bupati Rokan Hilir Afrizal Sintong dalam sebuah video diunggah akun Dekat Dengan Masyarakat, Senin (11/7/2022) menjelaskan bahwa dana BLT tersebut sudah dianggarkan. Akan tetapi, perlu proses pendataan yang mana peserta penerima BLT harus terdaftar di dalam database Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Bupati Rokan Hilir (Rohil) Afrizal Sintong SIP menyebutkan terkait dengan program Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang digagas pihaknya, masih dalam proses.
Sehingga diharapkan jika proses yang diperlukan telah tuntas, untuk dapat disalurkan bagi masyarakat penerima.
"Bahwa terkait dengan program BLT itu tengah digesa oleh Dinas Sosial (Dinsos), mengingat ada data yang kurang singkron dengan Kementerian Sosial (Kemensos)," katanya.
Penerima BLT harus terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) kementerian, dan berdampak pada lamanya proses pendataan yang diperlukan karena harus dipastikan data itu benar-benar valid.
Afrizal menjelaskan, pihak bank meminta waktu untuk membuat tabungan 20.000-an orang selama dua bulan. Afrizal mengaku, anggaran BLT sudah ada, hanya tinggal membagikannya saja. Proses membaginya, kata Afrizal, juga ada prosedur dan tahapan yang harus dilalui.
"Ini yang perlu disampaikan kepada mahasiswa kita. Tentu ada tahapan. Kalau uang kita bisa langsung kita kasihkan. Ini ada pertanggungjawaban dan harus tepat sasaran. Kami juga takut hal ini menjadi pidana kalau namanya tidak terdaftar di DTKS," pungkasnya.
Hingga akhir video tidak disebutkan bahwa penerima BLT juga harus memiliki kartu AMAN atau juga yang memiliki kartu AMAN akan diprioritaskan.
Hingga saat ini belum tau nasib dari warga Rokan Hilir yang memiliki kartu AMAN, apakah pasti mendapat bantuan BLT atau tidak. (ded)