Peristiwa
Putus Cinta, Pria di Tangsel Nekat Gantung Diri
Selasa, 15 Mei 2018 11:13
"Diduga korban bunuh diri dikarenakan masalah pribadi. Korban putus cinta," kata Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Alexander Yurikho saat dimintai konfirmasi, Selasa (15/5/2018).
Korban pertama kali ditemukan tewas oleh saudaranya pada Senin (14/5) sore. Saat itu saksi yang baru pulang ke rumah curiga karena pintu terkunci dari dalam.
"Saksi melihat korban sudah tergantung dengan seutas tali tambang plastik berwarna kuning yang tergantung di pegangan tangga," imbuhnya.
Polisi yang datang ke lokasi memastikan tak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Tali plastik dan sebuah bangku yang digunakan korban untuk gantung diri diamankan sebagai barang bukti.
(detik.com) Peristiwa
PWI Pusat Gelar Takziah dan Doa Bersama, Sekjen Zulmansyah Sekedang Dikenang Sosok Total dan Berdedikasi
Jakarta-Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, mengenang Sekjen PWI Pusat, almarhum Zulmansyah Sekedang sebagai sosok yang tidak hanya berdedikasi tinggi, tetapi juga mendapatkan penghormatan luas dari b
4 Cara Bikin Tummy Time Jadi Momen Seru, Bukan Drama!
EMPAT cara bikin tummy time jadi momen seru akan diulas Okezone dalam artikel ini. Tummy time atau sesi melatih bayi tengkurap sering kali menjadi momen yang menantang bagi or
Wisatawan Indonesia Mulai Lirik Australia, Tren Sportcation Ikut Meningkat
JAKARTA â€" Minat wisatawan Indonesia untuk berkunjung ke Australia menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan laporan Consumer Demand Project 2025 dari Tou
Penelitian Ungkap Risiko Kehilangan Massa Otot pada Penggunaan Obat Diet
JAKARTA â€" Studi terbaru menyoroti adanya perbedaan dampak dari penggunaan obat penurun berat badan (diet) terhadap kondisi tubuh, khususnya terkait massa otot. Temuan ini menunjukkan bahwa penu
Mitos atau Fakta: Tubuh Terkilir dan Bengkak Gara-Gara Cedera Sebaiknya Langsung Diurut?
BANYAK orang masih percaya bahwa cedera seperti terkilir atau bengkak sebaiknya langsung diurut agar cepat sembuh. Praktik ini sudah lama menjadi kebiasaan turun-temurun di ma