Peristiwa
Sadis, Keling dan Abang Habisi Sopir Mobil Rental di Garut
Senin, 18 Feb 2019 16:57
Kejadian itu berlangsung Rabu (30/01/2019) lalu. Kapolres AKBP Budi Satria Wiguna mengatakan kedua tersangka meminta korban diantar menuju kawasan Cikajang, Garut.
"Tersangka sudah merencanakan aksinya. Mereka meminta korban untuk diantar dari Pasirkoja, Kota Bandung ke Garut. Mereka mencuri dan menghabisi nyawa korban di Garut," ujar Budi kepada wartawan di Mapolres Garut, Jalan Sudirman, Karangpawitan, Senin (18/02/2019) sore.
"Memang ini sangat sadis, tidak manusiawi. Korban dihabisi oleh kedua pelaku hingga tak bernyawa," ungkapnya.
Setelah dipastikan tewas, Keling dan Abang kemudian membuang jasad Yudi ke jurang di kawasan Cikajang. Mereka kemudian membawa mobil Toyota Avanza nopol D 1336 UR serta sejumlah barang berharga milik korban.
"Tersangka kemudian lari ke Subang dan menjual mobil curiannya seharga Rp 13,4 juta," katanya.
Kasus itu diketahui pada Kamis (31/01). Warga di kawasan Cikajang geger lantaran menemukan sesosok jasad lelaki yang belakangan diketahui merupakan Yudi. Polisi kemudian turun tangan menyelidikinya.
Setelah diselidiki dan barang bukti didapatkan, polisi yang telah menyimpulkan Yudi tewas dibunuh langsung bergerak memburu pelaku.
Tepatnya pada Jumat (15/02), tim Resmob Polres Garut terlebih dulu menangkap Abang di Bandung. Sementara Keling ditangkap keesokan harinya saat bersembunyi di kawasan Gilimanuk, Bali.
"Terhadap keduanya kami lakukan tindakan tegas, terukur karena berusaha melarikan diri saat ditangkap," ujar Budi.
Kini kedua pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Keduanya mendekam di sel tahanan Polres Garut.
"Saat kami periksa, keduanya mengaku telah membunuh dan mencuri karena terlilit utang," ujar Budi.
Dari tangan para pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti seperti ponsel milik korban hingga kapak yang dipakai untuk menghabisi nyawa korban.
Polisi kini tengah memburu seorang pria yang diduga sebagai penadah barang curian. "Tersangka dikenakan pasal berlapis yakni 340, 339, 338, 365, 170 dan 181 KUHP," pungkas Budi.
Jawab Isu Status BI, Menkeu Sebut Perubahan Sistem Kurang Tepat
JAKARTA - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa angkat bicara merespons isu yang menyebutkan Bank Indonesia (BI) akan masuk di bawah naungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Ia memastikan wacana ters
Gelar Sesepuh Raja-raja Timor Pada Jokowi Ditolak Banyak Pihak, PSI Klaim Sudah Korum
Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dedy Nur Palakka, memberikan respons terhadap polemik yang muncul usai mantan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menerima gelar adat sebagai Sesepuh Raja-Raja T
Pria di Minas Ditemukan Tewas di Semak Dekat Kebun Sawit, Dilaporkan Hilang 6 Hari Lalu
SIAK-Dilaporkan hilang, seorang pria ditemukan meninggal dunia setelah enam hari di semak belukar dekat kebun sawit warga di Kampung Minas Barat, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak. Korban diketahui
Pasar Murah Pemprov Riau Hari Ini di Rumbai Barat, Ada Beras hingga Minyakita Harga Terjangkau
PEKANBARU-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau kembali menggelar pasar murah di Kota Pekanbaru pada Selasa (4/8/2026).Kali ini, kegiatan dipusatkan di halaman Kantor Camat Rumbai Barat sebagai upaya mem
Kujungi Pekanbaru, Wamenkes Sebut Kesehatan Masyarakat Tak Bisa Hanya Mengandalkan Rumah Sakit
PEKANBARU - Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat tidak bisa hanya mengandalkan rumah sakit, dokter, maupun pelayanan medis. Upaya tersebut juga harus dibarengi dengan peningkatan kesejahtera