Rabu, 05 Agu 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Satu Remaja Tewas Kena Luka Bacok Akibat Tawuran di Bekasi

Peristiwa

Satu Remaja Tewas Kena Luka Bacok Akibat Tawuran di Bekasi

Senin, 18 Feb 2019 15:01
Detik.com
JAKARTA - Tawuran antar-remaja terjadi di Bekasi, Jawa Barat. Tawuran tersebut mengakibatkan satu orang tewas akibat luka senjata tajam.

"Iya benar itu ada tawuran, korban meninggal satu (orang)," ujar Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing, ketika dihubungi, Senin (18/2/2019).

Korban tewas yakni remaja berinisial F (18). Polisi tidak menjelaskan lebih detil soal korban tawuran tersebut.

Kapolsek Bekasi Timur, Kompol Agung, mengatakan tawuran terjadi di Jalan KH Agus Salim, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin (18/2) pada pukul 01.30 WIB.

Itu (tawuran) masih dalam lidik. Polres (turut) andil, kita ikut menyelidiki juga," ujar Agung.

Ketua RT 4/RW 7 Bekasi Jaya, Suryadi, mengatakan F adalah salah satu warganya. Dia terkena luka bacok pada bagian kepala.

"Di bagian kepala dan belakang. Kena clurit," ujar Suryadi.

Korban dibawa ke Rumah Sakit Polri, Kramatjati, untuk diautopsi. "Korban dibawa ke RS Mekarsari jam 2. Dari Rumah Sakit Mekarsari langsung ke RS Polri. Tawurannya di SMP 3," ujar Suryadi.

Saksi mata, Adi Wiyantoro, sempat melihat detik-detik tawuran yang menewaskan F itu. F sempat melemparkan senjata tajam yang dia bawa ke arah lawan yang mengejarnya.

"Korban itu melawan, pas kejadian itu dia mau ngelawan. Dia buang senjata, senjata dilemparin ke musuh. Pas gitu, dia udah nggak bawa senjata, musuh nguber, dia kena bacok jatuh, tersungkur, terus dibacokin," ujar Adi di Kelurahan Bekasi Jaya, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin (18/2/2019).

Adi tidak mengetahui persis profil kedua kubu yang bentrok. Hanya saja, ia melihat terdapat 15 orang di masing-masing kubu.

"Masing-masing kubu itu 15 orang-15 orang. Pada bawa senjata semua, celurit, gear, parang, ada yang bawa samurai, ada yang bawa bambu," ujar Adi.

Melihat korban tak berdaya, para pelaku melarikan diri. Korban kemudian diselamatkan oleh teman-temannya, dibawa ke rumah sakit.

"Temannya satu orang datang bawa motor. Nyamperin korbannya ini masih bangun naik motor. Korbannya udah lemah, langsung dibawa ke RS Mekarsari. Mungkin di Mekarsari kehabisan darah, nggak ketolong," ujar Adi.

"(Ciri-ciri pelaku tawuran) paling sekitar SMP kelas 1 sampai kelas 3 SMP lah. Umur 16 sampai 20 tahun lah," ujar Adi.

Tawuran, kata Adi, berlangsung 15 menit. Ia tak berani mendekat saat korban di keroyok karena pelaku tawuran membawa senjata tajam.



Sumber: detik.com
Peristiwa
Berita Terkait
  • Selasa, 04 Agu 2026 16:49

    Jawab Isu Status BI, Menkeu Sebut Perubahan Sistem Kurang Tepat

    JAKARTA - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa angkat bicara merespons isu yang menyebutkan Bank Indonesia (BI) akan masuk di bawah naungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Ia memastikan wacana ters

  • Selasa, 04 Agu 2026 16:14

    Gelar Sesepuh Raja-raja Timor Pada Jokowi Ditolak Banyak Pihak, PSI Klaim Sudah Korum

    Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dedy Nur Palakka, memberikan respons terhadap polemik yang muncul usai mantan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menerima gelar adat sebagai Sesepuh Raja-Raja T

  • Selasa, 04 Agu 2026 15:37

    Pria di Minas Ditemukan Tewas di Semak Dekat Kebun Sawit, Dilaporkan Hilang 6 Hari Lalu

    SIAK-Dilaporkan hilang, seorang pria ditemukan meninggal dunia setelah enam hari di semak belukar dekat kebun sawit warga di Kampung Minas Barat, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak. Korban diketahui

  • Selasa, 04 Agu 2026 15:21

    Pasar Murah Pemprov Riau Hari Ini di Rumbai Barat, Ada Beras hingga Minyakita Harga Terjangkau

    PEKANBARU-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau kembali menggelar pasar murah di Kota Pekanbaru pada Selasa (4/8/2026).Kali ini, kegiatan dipusatkan di halaman Kantor Camat Rumbai Barat sebagai upaya mem

  • Selasa, 04 Agu 2026 15:20

    Kujungi Pekanbaru, Wamenkes Sebut Kesehatan Masyarakat Tak Bisa Hanya Mengandalkan Rumah Sakit

    PEKANBARU - Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat tidak bisa hanya mengandalkan rumah sakit, dokter, maupun pelayanan medis. Upaya tersebut juga harus dibarengi dengan peningkatan kesejahtera

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki