Peristiwa
Sejumlah Pengurus MPC PP Bengkalis Mundur
Laporan: Afdal Aulia
Selasa, 15 Nov 2016 14:54
BENGKALIS-Belum lagi sempat dilantik, sejumlah pengurus Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Bengkalis periode 2016-2019 mundur dari organisasi kemasyarakatan (ormas) terbesar itu. Mundurnya sejumlah pengurus tersebut diduga kuat karena terjadi berbagai masalah baik internal maupun eksternal organisasi.
Diantara pengurus yang sudah menyatakan secara resmi keluar dari kepengurusan MPC PP Bengkalis itu adalah dua orang wakil ketua dari empat posisi wakil ketua yang ada. Kemudian beberapa orang dari ketua bidang, unsur wakil sekretaris serta sejumlah pengurus di anggota bidang.
Seperti dikemukakan Nurfijal, yang sebelumnya menjabat Ketua Bidang Sarana dan Prasarana bahwa pengunduran dirinya karena merasa situasinya sudah tidak kondusif lagi di MPC PP Bengkalis. Menurutnya, sudah beberapa bulan sejak pelaksanaan Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) tanggal 18 Juni 2016 tidak ada agenda organisasi yang jelas dan terjadi inkonsistensi di tubuh MPC sendiri.
"Saya sudah sebulan lalu mengundurkan diri secara resmi, karena saya melihat arah kebijakan organisasi di MPC PP Bengkalis ini sudah tidak jelas, yang akan merugikan perjalanan organisasi kedepannya,"tegas Nurfijal, Selasa (15/11/2016).
Padahal sambungnya Pemuda Pancasila adalah ormas besar dimana setiap orang pasti bangga bergabung didalamnya. Tetapi yang terjadi di MPC Bengkalis, tidak berjalannya program organisasi sejumlah pengurus malah mengundurkan diri.
"Selain bakal ada yang mengundurkan diri lagi, saya perkirakan hampir setengah dari kepengurusan yang ada di MPC PP Bengkalis sekarang tidak aktif, karena tidak adanya komunikasi selama ini,"ulas Nurfijal yang juga pengurus KONI Bengkalis tersebut.
Senada dengan itu Tun Ariyul Fikri juga menyebutkan kalau dirinya sejak tanggal 15 Oktober 2016 lalu sudah mengajukan surat pengunduran diri dari kepengurusan MPC PP Bengkalis. Ia sendiri merupakan salah satu unsur wakil sekretaris di MPC PP Bengkalis yang selama ini terlibat aktif.
"Pengunduran diri saya bukan karena ikut-ikutan atau adanya tekanan, tetapi lebih kepada kondisi internal organisasi sendiri. Jujur saja, saya merasa sangat bangga bisa masuk pengurus Pemuda Pancasila di Bengkalis ini, tetapi karena situasi di dalam organisasi sendiri kurang kondusif lebih baik saya mundur,"ujar Tun Ariyul memberikan alasan.(afd)
Peristiwa
Bikin Gaduh, Menteri PPPA Minta Maaf soal Usul Pemindahan Gerbong Wanita
JAKARTA - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi menyampaikan permohonan maaf atas pernyataannya terkait pemindahan gerbong khusus wanita ke tengah. Pernyataanny
Pesawat Boeing 737 Membawa 48 Penumpang Tabrak Drone di Ketinggian 3.000 Kaki
SAN DIEGO â€" Awak pesawat United Airlines melaporkan bahwa mereka menabrak sebuah drone pada Rabu (29/4/2026) saat mendekati landasan untuk mendarat di Bandara Internasional San Diego.Penerbanga
Berang Dikritik Terkait Perang Iran, Trump Ancam Kurangi Pasukan AS di Jerman
WASHINGTON â€" Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Selasa (28/4/2026) mengkritik Kanselir Jerman Friedrich Merz terkait perang di Iran. Kritik ini muncul sehari setelah Merz menyataka
Penasihat Militer: Iran Punya Banyak Cara Patahkan Blokade AS, Termasuk Konfrontasi
JAKARTA â€" Penasihat militer utama Pemimpin Tertinggi Iran menyatakan bahwa blokade Amerika Serikat (AS) terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran "akan gagal". Ia memperingatkan bahwa Teheran dapat mem
Kemendag Godok Naikkan HET Minyakita
JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) tengah menyiapkan penyesuaian harga eceran tertinggi (HET) untuk minyak goreng rakyat Minyakita. Langkah ini diambil menyusul kondi