Peristiwa
Sering Dimarahi, Pemuda di Samosir Bacok Ayah dan Ibunya
Rabu, 20 Feb 2019 10:39
SAMOSIR - Joni Rumahorbo (28), penduduk Dusun Parondang, Desa Tomok, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Provinsi Sumatera Utara, tega membacok ayah dan ibunya. Alasannya, hanya karena sering dimarahi dan kalau makan tidak diberikan lauk.
Kapolsek Simanindo, Iptu TL Tobing menerangkan, Joni Rumahorbo membacok ayah dan ibunya, pada Minggu 17 Februari 2019, sekira pukul 23.45 WIB. Usai membacok kedua orangtuanya, pelaku melarikan diri.
Akibat penganiayaan berat, ayah pelaku, yakni Jadeak Rumahorbo (57) mengalami luka robek pipi kanan di bawah hidung, luka robek di kepala ada 3, luka robek di tangan kanan dan putus jari tengah, manis dan kelingking tangan kiri.
"Ibu pelaku, yakni Rospita Sinaga (57), mengalami luka robek di kening, bawah pelipis sebelah kanan dan pipi kiri. Putus pergelangan tangan kanan dan putus jari telunjuk, jari tengah, jari manis dan kelingking tangan kiri," kata Iptu TL Tobing kepada Okezone, Selasa (19/2/2019).
Menurut Iptu TL Tobing, kejadian itu terungkap setelah tetangga mendengar suara ribut di dalam rumah korban. Lalu, tetangga korban mencari tahu apa yang sedang terjadi dan melihat pelaku Joni Rumahorbo keluar dari pintu rumah dengan berlari.
"Tetangga korban memanggil penduduk lain dan melihat kedua korban sudah tergeletak di dalam rumah dalam kondisi luka-luka dan berdarah. Lalu, warga memberitahukan ke Polsek Simanindo, kemudian warga membawa kedua korban ke Rumah Sakit Hadrianus Sinaga di Kecamatan Pangururan, Samosir dan Senin 18 Februari 2019, kedua korban dirujuk ke Rumah Sakit Adam Malik di Kodya Medan," ujar Iptu TL Tobing.
Polsek Simanindo, jelas Iptu TL Tobing, telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan barang bukti dari TKP, yaitu satu helai kain berwarna putih kombinasi merah berlumuran darah serta 4 potong jari tangan.
"Kemudian, Selasa 19 Februari 2019, sekira pukul 06.30 WIB, Kanit Reskrim Polsek Simanindo, Aipda JF Sidabutar dan personel Polsek Simanindo, telah berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka Joni Rumahorbo. Saat diinterogasi, tersangka mengaku membacok ayah dan ibunya, karena sering dimarahi ayahnya dan ibu tidak pernah memberikan lauk kalau pelaku makan," tutur Iptu TL Tobing.
Pelaku, kata Iptu TL Tobing, saat ini masih diamankan di Polsek
Simanindo. Pelaku yang masih berstatus lajang itu terancam undang-undang
kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dengan pidana maksimal 10 tahun
penjara.
Sumber: okezone.com
Jawab Isu Status BI, Menkeu Sebut Perubahan Sistem Kurang Tepat
JAKARTA - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa angkat bicara merespons isu yang menyebutkan Bank Indonesia (BI) akan masuk di bawah naungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Ia memastikan wacana ters
Gelar Sesepuh Raja-raja Timor Pada Jokowi Ditolak Banyak Pihak, PSI Klaim Sudah Korum
Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dedy Nur Palakka, memberikan respons terhadap polemik yang muncul usai mantan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menerima gelar adat sebagai Sesepuh Raja-Raja T
Pria di Minas Ditemukan Tewas di Semak Dekat Kebun Sawit, Dilaporkan Hilang 6 Hari Lalu
SIAK-Dilaporkan hilang, seorang pria ditemukan meninggal dunia setelah enam hari di semak belukar dekat kebun sawit warga di Kampung Minas Barat, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak. Korban diketahui
Pasar Murah Pemprov Riau Hari Ini di Rumbai Barat, Ada Beras hingga Minyakita Harga Terjangkau
PEKANBARU-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau kembali menggelar pasar murah di Kota Pekanbaru pada Selasa (4/8/2026).Kali ini, kegiatan dipusatkan di halaman Kantor Camat Rumbai Barat sebagai upaya mem
Kujungi Pekanbaru, Wamenkes Sebut Kesehatan Masyarakat Tak Bisa Hanya Mengandalkan Rumah Sakit
PEKANBARU - Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat tidak bisa hanya mengandalkan rumah sakit, dokter, maupun pelayanan medis. Upaya tersebut juga harus dibarengi dengan peningkatan kesejahtera