Peristiwa
Sosok Buchari Muslim yang Jadi Tersangka Penipuan Visa Haji
Jumat, 05 Apr 2019 11:31
Kapitra Ampera selaku mantan pengacara Habib Rizieq Shihab mengaku kenal dengan Buchari. Kapitra juga mengaku sempat menemui Buchari di Polda Metro Jaya pada Kamis (4/4) setelah penangkapan Buchari.
"Saya pastikan dia sudah diperiksa. Dia ini 'kan pendiri PA 212 dan caleg DPR-RI dari PAN. Saya kenal dia lama sejak dulu kita sama-sama di GNPF (Gerakan Nasional Pengawal Fatwa)," jelas Kapitra saat dihubungi detikcom, Jumat (5/4/2019).
Kapitra mengaku dirinya sempat dihubungi setelah Buchari ditangkap. Kapitra juga sempat mendampingi pemeriksaan Buchari di Polda Metro Jaya.
"Dia ditangkap kemarin pukul 05.00 WIB, pukul 05.30 itu dia ada telepon saya, kemudian setelah dia sampai di Polda juga telepon saya. Saya datang ke Polda dan melihat dia, karena keluarganya juga nyari-nyari, saya datang menghadap ke Polda dan ternyata memang benar dan dia sudah diperiksa," jelas Kapitra.
Kapitra mengklaim dirinya diminta menjadi pengacara Buchari. Namun, Kapitra menolaknya karena sedang sibuk pencalegan.
"Dia memang meminta sama saya untuk menjadi pengacaranya, tetapi saya tidak bisa karena saya kan lagi caleg juga. Nanti hak-hak dia terabaikan kalau saya jadi pengacaranya sementara saya harus kampanye," paparnya.
Kapitra menambahkan, dalam pertemuan tersebut, Buchari juga mengakui kesalahannya. Buchari, kata dia, mengakui soal pengurusan visa haji yang berujung pidana tersebut.
"Itu pengakuan dia, dia urus visa untuk jamaah haji tahun 2017. Ada 27 orang korban, yang lapor cuma satu orang si Jamal. Dia urusin visa, jadi beberapa jamaah yang ingin berangkat diuruslah visanya lewat dia, visanya nggak keluar, paspor juga belum kembali saya dengar dari polisi. Dia bilang 27 orang yang nggak berangkat itu," tuturnya.
Buchari juga mengaku kepada Kapitra telah membayar sebagian uang calon jamaah. "Iyalah dia akui, 'kan dia bilang juga sudah pulangin USD 40.000 totalnya USD 140.000, kejadiannya 2017. Dilaporkan kalau nggak salah itu April 2018 pas mau musim haji 2017," tandasnya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengungkap soal penangkapan Buchari pada Kamis (4/4) kemarin. Buchari ditangkap terkait dugaan penipuan visa haji.
Sampai dibuat laporan polisi, Buchari tak mengurus visa haji yang dimintakan oleh korban. Selain itu, Buchari juga menyebut dirinya tak menerima uang seperti yang dijelaskan oleh MJ.
Jalan Kabupaten Banyak Rusak dan Berlubang, Legislator Siak Sabar Sinaga Desak Bupati Inovatif dan Jemput Bola
SIAK-Kondisi jalan kabupaten di Wilayah Kabupaten Siak yang mengalami kerusakan dan berlubang mendapat perhatian serius dari legislatif.Anggota DPRD Kabupaten Siak, Sabar Sinaga, meminta Pemerintah Ka
Jemputan HUT ke-69 Riau, Sekdaprov Anjangsana ke Kediaman Syamsuar
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau terus mematangkan rangkaian peringatan Hari Jadi ke-69 dengan memperkuat tali silaturahmi kepada Gubernur pada masanya yang telah memberikan kontribusi bagi pemban
Wali Kota Pekanbaru Tegaskan HGB STC Ramayana Tak Bisa Diperpanjang, Dicari Solusi Sesuai Aturan
PEKANBARU - Wali Kota Pekanbaru menegaskan Pemerintah Kota Pekanbaru memahami aspirasi para pemilik ruko STC Ramayana yang menginginkan Hak Guna Bangunan (HGB) diperpanjang. Namun, berdasarkan hasil k
Ratusan Pedagang STC Datangi DPRD Pekanbaru, Tuntut Pengembalian Hak HGB
PEKANBARU - Ratusan massa yang tergabung dalam Forum Pedagang Sukaramai Trade Center (STC) menggelar aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Kota Pekanbaru, Senin (3/8/2026). Mereka menuntut agar hak atas Hak
Pemprov Riau Pastikan Kerusakan Jalan Sontang - Kasang Padang Rohul Diperbaiki
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau pastikan akan menangani kerusakan ruas jalan Sontang - Kasang Padang di Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul). Perbaikan jalan tersebut telah di