Peristiwa
Tak Pakai Helm, Pemotor di Tangsel Ngaku Teroris dan Ancam Bom Polisi yang Menghentikannya
Kamis, 14 Mar 2019 13:54
TANGERANG SELATAN - Seorang pengendara sepeda motor membuat gaduh keramaian lalu lintas di dekat pos polisi perempatan German Centre, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, Kamis (14/3/2019).
Pasalnya, dia berteriak-teriak mengaku bagian dari kelompok teroris dunia saat kendaraannya disetop polisi lalu lintas.
Informasi yang dihimpun, kejadian itu berlangsung sekira pukul 10. 18 WIB. Mulanya polisi lalu lintas bernama Brigadir Gatot Tri Prasetyo mencoba menghentikan pengendara sepeda motor Yamaha Mio J putih lantaran tak mengenakan helm dan plat nomor.
"Dia enggak pakai helm, helmnya ada tapi nggak digunain. Sepeda motornya juga tak ada plat nomor," ujar Brigadir Gatot kepada Okezone.
Namun bukannya berhenti, pengendara itu justru menantang polisi sambil berteriak-teriak bahwa dia anggota kelompok teroris dunia yang membawa sejumlah bom. Sontak pengendara lain yang berada di lokasi, sempat panik menyaksikannya.
"Saya grup teroris dunia, saya pernah bom Sarinah (Jakarta), saya juga pernah bom Bali, saya bom nanti kamu," ucap Gatot menirukan teriakan pria tersebut kepada dirinya.
Setelah itu, pengendara tersebut berupaya kabur memacu sepeda motornya. Brigadir Gatot yang juga tengah mengendarai sepeda motor lantas memberanikan diri mengejar. Hingga begitu tepat di samping pos polisi perempatan German Centre, kendaraan pria tersebut berhasil dicegat dan dihentikan.
"Waktu dia kabur, terus saya kejar dan dapat di dekat sini. Waktu itu saya cuma sendiri, akhirnya saya amankan saya bawa ke pos sambil menghubungi petugas yang lain," ujarnya.
Pria tersebut sempat menunjukkan beberapa tato di belakang punggungnya. Tato itu disebutkan sebagai tanda kelompok teroris tertentu. Mewaspadai apa yang dikatakan pengendara tersebut, Brigadir Gatot lantas berkoordinasi dengan komandannya hingga bantuan tiba.
"Tadi sudah dicek, jadi dia nggak bawa apa-apa. Terus dibawa ke Mapolres Tangsel," tukasnya.
Belum diketahui identitas pengendara yang berteriak teroris
tersebut. Saat diamankan, pria tersebut hanya memakai celana pendek dan
jaket. Pihak kepolisian sendiri hingga kini, masih melakukan
penyelidikan mendalam mengungkap peristiwa itu.
Sumber: okezone.com
Jalan Kabupaten Banyak Rusak dan Berlubang, Legislator Siak Sabar Sinaga Desak Bupati Inovatif dan Jemput Bola
SIAK-Kondisi jalan kabupaten di Wilayah Kabupaten Siak yang mengalami kerusakan dan berlubang mendapat perhatian serius dari legislatif.Anggota DPRD Kabupaten Siak, Sabar Sinaga, meminta Pemerintah Ka
Jemputan HUT ke-69 Riau, Sekdaprov Anjangsana ke Kediaman Syamsuar
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau terus mematangkan rangkaian peringatan Hari Jadi ke-69 dengan memperkuat tali silaturahmi kepada Gubernur pada masanya yang telah memberikan kontribusi bagi pemban
Wali Kota Pekanbaru Tegaskan HGB STC Ramayana Tak Bisa Diperpanjang, Dicari Solusi Sesuai Aturan
PEKANBARU - Wali Kota Pekanbaru menegaskan Pemerintah Kota Pekanbaru memahami aspirasi para pemilik ruko STC Ramayana yang menginginkan Hak Guna Bangunan (HGB) diperpanjang. Namun, berdasarkan hasil k
Ratusan Pedagang STC Datangi DPRD Pekanbaru, Tuntut Pengembalian Hak HGB
PEKANBARU - Ratusan massa yang tergabung dalam Forum Pedagang Sukaramai Trade Center (STC) menggelar aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Kota Pekanbaru, Senin (3/8/2026). Mereka menuntut agar hak atas Hak
Pemprov Riau Pastikan Kerusakan Jalan Sontang - Kasang Padang Rohul Diperbaiki
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau pastikan akan menangani kerusakan ruas jalan Sontang - Kasang Padang di Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul). Perbaikan jalan tersebut telah di