Senin, 22 Jun 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Terdeteksi 47 Titik Panas di Riau, Inhil dan Bengkalis Mendominasi

Peristiwa

Terdeteksi 47 Titik Panas di Riau, Inhil dan Bengkalis Mendominasi

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Kamis, 29 Jan 2026 12:57
PEKANBARU â€" Meski beberapa wilayah di Riau diprakirakan akan diguyur hujan, namun "si jago merah" tampaknya masih mengintai melalui kemunculan puluhan titik panas (hotspot). Berdasarkan pantauan terbaru, Kabupaten Indragiri Hilir menjadi wilayah yang paling "gerah" dengan menyumbang lebih dari separuh total titik panas di Bumi Lancang Kuning.

Data BMKG Pekanbaru hingga pukul 07.00 WIB menunjukkan total hotspot di wilayah Sumatera mencapai 276 titik. Dari jumlah tersebut, Provinsi Riau menyumbang 47 titik yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota.


Forecaster on Duty BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Ranti menjelaskan, konsentrasi panas paling tinggi berada di wilayah pesisir. Indragiri Hilir memimpin dengan 25 titik, diikuti oleh Bengkalis yang mencatatkan 12 titik panas.

"Hotspot di Riau paling banyak terdeteksi di Kabupaten Indragiri Hilir sebanyak 25 titik, disusul Kabupaten Bengkalis 12 titik," ujar Ranti, Kamis (29/1/2026).


Selain kedua wilayah tersebut, sebaran panas juga terdeteksi di Kota Dumai sebanyak 4 titik dan Kabupaten Pelalawan 3 titik. Sementara itu, wilayah Rokan Hilir, Rokan Hulu, dan Siak masing-masing menyumbang 1 titik panas.

Fenomena unik terlihat pada sebaran regional Sumatera, di mana Provinsi Aceh justru mendominasi dengan 146 titik, jauh melampaui provinsi lainnya. Kondisi cuaca yang cerah pada siang hari serta minimnya intensitas hujan di lahan gambut menjadi pemicu utama munculnya titik panas ini.
"Kondisi cuaca yang relatif cerah pada siang hari serta terbatasnya hujan mendukung kemunculan titik panas, khususnya di daerah rawan lahan kering dan gambut," jelasnya.
BMKG terus memberikan peringatan kepada pemerintah daerah dan masyarakat untuk memperketat pengawasan di lapangan. Aktivitas pembakaran lahan secara terbuka sangat dilarang karena dapat memperburuk kualitas udara dan memicu kebakaran hutan yang lebih luas. (grc)


Peristiwa
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:32

    One Way Nasional Diberlakukan dari Tol Japek Sampai Kalikangkung

    JAKARTA - Rekayasa lalu lintas (lalin) atau one way nasional resmi diberlakukan pada siang hari ini, Rabu (18/3/2026), saat arus mudik Lebaran 2026. Satu arah itu berlangsung mulai dari Tol Jakarta-Ci

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:42

    Pria Paruh Baya Diduga Dianiaya hingga Meninggal Dunia di Jalan Pangeran Hidayat

    PEKANBARU - Seorang pria bernama Muhammad Zen (50) ditemukan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban tindak pidana pembunuhan atau penganiayaan berat di kawasan Jalan Pangeran Hidayat, Gang Abad

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:00

    KontraS Ungkap Kondisi Andrie Usai Disiram Air Keras: Tak Buta, tapi Fungsi Mata Menurun

    JAKARTA - Kondisi Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, berangsur membaik setelah disiram air keras pada Kamis (12/3/2026) malam, sekitar pukul 23.00 WIB. Andrie telah menjalani operasi mata di Rum

  • Rabu, 18 Mar 2026 14:55

    Jasa Marga Ungkap 1,2 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta hingga 18 Maret 2026

    JAKARTA - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan Achmad Purwantono melaporkan sebanyak 34% kendaraan telah meninggalkan Jakarta per hari ini, Rabu (18/3/2026). Jasa Marga telah memprediksi,

  • Rabu, 18 Mar 2026 14:23

    Kapolri Resmikan Renovasi Masjid Al-Adzim dan Kukuhkan Satgas PHK di Riau

    PEKANBARU - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menandatangani prasasti renovasi Masjid Al-Adzim sekaligus mengukuhkan Satuan Tugas Penanganan Premani

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.