Senin, 29 Jun 2026
Tolak Omnibus Law, Ratusan Mahasiswa Geruduk DPRD Riau
Admin
Kamis, 08 Okt 2020 08:39
Riauterkini.com
Aksi yang awalnya berjalan damai itu berangsur ricuh dan terjadi saling dorong antara massa dan petugas kepolisian. Massa memaksa masuk ke Gedung yang beroperasi di jalan Jenderal Sudirman itu.
Bukan hanya saling dorong, aksi tersebut juga sempat diwarnai saling lempar botol plastik ke arah kerumunan massa.
Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mumin Wijaya menggunakan pengeras suara, mengimbau agar massa tetap tenang dalam menjalankan aksinya. Bahkan Ia juga mengimbau agar petugas tidak ada yang terpancing. " Adik-adik tolong tenang, petugas jangan ada yang terpancing," teriaknya di tengah aksi saling dorong itu
Aksi ini juga membuat jalan protokol di Pekanbaru itu macet. Lantaran massa juga berdiri di jalan itu.
Bahkan aksi massa juga terus berlanjut meski hujan mengguyur kota Pekanbaru.
Dari pantauan, perwakilan DPRD Riau yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Hardianto sudah datang menemui mahasiswa. Namun massa terus mendesak untuk masuk dan meminta pimpinan DPRD Riau membuat pernyataan menolak UU Omnibus Law yang telah disahkan dua hari lalu.
"Kita tidak memiliki wewenang dan kita akan menampung aspirasi yang disampaikan massa. Nanti akan kita teruskan ke pusat," tutur Hardianto.
Jawaban, Hendrianto justru membuat massa semakin gaduh dan terjadilah kericuhan. Segenap anggota DPRD Riau turut menghindar dengan memasuki gedung DPRD Riau itu.
Massa hingga saat ini masih mencoba menerobos gerbang DPRD Riau hingga terjadi bentrok antara mahasiswa dan pihak keamanan.
Sumber: Riauterkini.com
komentar Pembaca