Rabu, 05 Agu 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Video Tawuran Ramai di Medsos, 4 Pelajar Sukabumi Ditangkap

Peristiwa

Video Tawuran Ramai di Medsos, 4 Pelajar Sukabumi Ditangkap

Sabtu, 16 Feb 2019 11:42
Tawuran di Sukabumi. (Foto: tangkapan layar video Facebook).
SUKABUMI - Aksi tawuran pelajar kembali pecah di Sukabumi, Jawa Barat. Video dan foto adegan bentrok antarpelajar itu ramai diposting sejumlah warganet di Sukabumi, empat orang pelajar yang diduga terlibat diamankan polisi.

Informasi dihimpun aksi tawuran itu terjadi di Jalan Palabuhan II, Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi pada 14 Februari 2019. Dalam video berdurasi 1 menit 26 detik terlihat pelajar dari dua sekolah saling berhadap-hadapan membawa berbagai senjata tajam dan gir modifikasi.

Pada detik ke 30 terdengar suara ledakan senjata api, sejumlah aparat keamanan datang dan berusaha membubarkan pelajar yang bentrok. Warga yang berada di sekitar lokasi juga terlihat emosi dan ikut mengejar beberapa pelaku.

Masih dalam adegan video tersebut, terlihat seorang pelajar menggunakan jaket hitam terjatuh kemudian diserang menggunakan senjata tajam oleh lawannya. Menurut polisi, satu orang korban terkena sabetan senjata tajam.

"Ada pelajar yang sedang nongkrong di sekitar TKP kemudian di datang puluhan pelajar lainnya dari arah Pangleseran dengan berjalan kaki yang langsung melakukan penyerangan menggunakan berbagai senjata tajam," kata Kapolsek Gunungguruh Iptu Wahyudi melalui sambungan telepon, Sabtu (16/2/2019).

Satu orang korban berusia 19 tahun terluka karena sabetan senjata tajam, petugas dibantu warga kemudian melarikan korban ke klinik terdekat. "Mereka kabur setelah kita datang, korban kita evakuasi karena mengalami luka kena senjata tajam," kata Wahyudi.

Tidak perlu waktu lama, sore harinya empat orang pelaku ditangkap polisi. Kapolres Sukabumi Kota AKBP Susatyo Purnomo memerintahkan anak buahnya untuk melakukan penyelidikan terkait peristiwa itu.

"Kita amankan 4 orang pelajar masih kita periksa. Dua di antaranya diduga terlibat (pembacokan). Tidak hanya itu, kemungkinan masih kita kejar termasuk siapa yang memegang senjata tajam saat kejadian," kata Susatyo.

Menurut Susatyo, petugas ke lokasi tawuran begitu menerima laporan dari warga. Petugas patroli terdekat dengan tempat kejadian kemudian datang dan membubarkan aksi kekerasan jalanan tersebut.

"Untuk tawuran, kita sebenarnya sudah antisipasi. Beberapa titik rawan sudah standby anggota setiap hari, makanya mereka (pelaku) bergeser ke pinggiran wilayah hukum kita karena ruang geraknya di pusat kota kita persempit," tutur Susatyo.


Sumber: detik.com
Peristiwa
Berita Terkait
  • Selasa, 04 Agu 2026 16:49

    Jawab Isu Status BI, Menkeu Sebut Perubahan Sistem Kurang Tepat

    JAKARTA - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa angkat bicara merespons isu yang menyebutkan Bank Indonesia (BI) akan masuk di bawah naungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Ia memastikan wacana ters

  • Selasa, 04 Agu 2026 16:14

    Gelar Sesepuh Raja-raja Timor Pada Jokowi Ditolak Banyak Pihak, PSI Klaim Sudah Korum

    Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dedy Nur Palakka, memberikan respons terhadap polemik yang muncul usai mantan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menerima gelar adat sebagai Sesepuh Raja-Raja T

  • Selasa, 04 Agu 2026 15:37

    Pria di Minas Ditemukan Tewas di Semak Dekat Kebun Sawit, Dilaporkan Hilang 6 Hari Lalu

    SIAK-Dilaporkan hilang, seorang pria ditemukan meninggal dunia setelah enam hari di semak belukar dekat kebun sawit warga di Kampung Minas Barat, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak. Korban diketahui

  • Selasa, 04 Agu 2026 15:21

    Pasar Murah Pemprov Riau Hari Ini di Rumbai Barat, Ada Beras hingga Minyakita Harga Terjangkau

    PEKANBARU-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau kembali menggelar pasar murah di Kota Pekanbaru pada Selasa (4/8/2026).Kali ini, kegiatan dipusatkan di halaman Kantor Camat Rumbai Barat sebagai upaya mem

  • Selasa, 04 Agu 2026 15:20

    Kujungi Pekanbaru, Wamenkes Sebut Kesehatan Masyarakat Tak Bisa Hanya Mengandalkan Rumah Sakit

    PEKANBARU - Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat tidak bisa hanya mengandalkan rumah sakit, dokter, maupun pelayanan medis. Upaya tersebut juga harus dibarengi dengan peningkatan kesejahtera

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki