Minggu, 21 Jun 2026
Warga Bangko Bakti Keluhkan Harga Dan Kelangkaan LPG 3 KG Bersubsidi
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Jumat, 06 Mar 2020 01:09
Taufik Saragih
RA. Sinaga (kiri) dan Sukino (kanan) dua orang kepala Dusun Dikepenghuluan Bangko Bakti, Kecamatan Bangko Pusako saat menceritakan keluh kesah warganya
ROKAN HILIR - Sukino Kepala Dusun Balam Timur Gang Dairi, Kepenghuluan Bangko Bakti, Kecamatan Bangko Pusako, Kamis (5/3/20) turut berkomentar tentang keresahan masyarakat yang selalu terkena dampak dari kelangkaan LPG tabung 3 KG bersubsidi. Selain langka harga pun tidak lagi sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang tentunya sudah pasti mahal.
Sukino menjelaskan bahwa masyarakat selama ini membeli gas LPG 3 Kg bersubsidi dari pangkalan dengan harga dari mulai Rp 22 ribu hingga Rp 23 ribu, dan di kedai/toko harga meroket ke angka Rp 27 ribu sampai Rp 28 ribu pertabung. Itulah keresahan masyarakat khususnya di-Kepenghuluan Bangko Bakti, terkhusus Dusun Balam Timur.
"Kami berharap dinas terkait dan pihak terkait dapat kiranya mendengarkan keluhan masyarakat yang kurang mampu, yang seharus mendapat Gas bersubsidi dengan harga HET sesuai peraturan yang berlaku di Kabupaten Rokan Hilir ini," harapnya.
Sementara itu anggota DPRD Provinsi Riau Syafrudin Iput dalam resesnya beberapa waktu lalu di Kepenghuluan Bangko Bakti menanggapi keluh kesah masyarakat. Dia akan berusaha melalui DPR RI untuk lebih menurunkan LPG dan memperbanyak kebutuhan. Dan menurutnya tingginya harga LPG 3 Kg bersubsidi adalah perlakuan oknum, dan itu perlu ditelusuri melalui penegak hukum.
"Himbauan kita jelasnya kepada seluruh pangkalan supaya jangan menekan rakyat, jangan dengan sengaja menciptakan untuk mendapatkan untung lebih banyak. Berikan harga yang pas untuk masyarakat rendah sesuai dengan HET," himbaunya.
Iput juga mengajak untuk sama sama menyelusuri permasalahan permasalahan yang ada, kalau itu memang menyalahi aturan, mereka segera menghimbau seluruh aparat penegak hukum yang berwenang untuk segera mengambil tindakan. Dia juga mengatakan agar masyarakat untuk tidak takut melaporkan hal-hal yang menyalahi aturan, dan jangan takut kenak gertak. (tsh)
komentar Pembaca
berita Terbaru
Minggu, 21 Jun 2026 12:55
Tiba-Tiba Panik Lupa Matiin Kompor hingga Kunci Pintu saat Pergi? Ini Penjelasan Medisnya dari Dokter
Kesehatan
Minggu, 21 Jun 2026 12:49
Intip 5 Destinasi Wisata Curacao, Negara yang Baru Raih Poin Perdana di Piala Dunia 2026 Usai Imbangi Ekuador
Traveler
berita populer