Fahrin Waruwu
Panwascam Panggaran Tapah Darussalam saat sosialisasi kepada pemilih pemula tentang pilgubri tahun 2018 bulan juni mendatang.
ROKANHULU - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan Pagaran Tapah Darussalam Kabupaten Rokan Hulu Riau gelar sosialisasi tentang pemilih pemula kepada siswa SMAN 1 Pagaran Tapah.
Acara yang dilaksanakan Sabtu, (24/2/2018) dalam rangka kegiatan sosialisasi pendidikan politik bagi pemilih pemula dengan mengangkat tema "Pendidikan Bagi Pemilih Pemula Sebagai Peningkatan Mutu Pemilih Yang Berkualitas".
Kegiatan sosialisasi ini merupakan salah satu program kerja yang diagendakan oleh Panwaslu Kecamatan Pagaran Tapah Darussalam sebagai wujud untuk membangun kesadaran politik di kalangan pelajar yang selama ini tidak tersentuh sehingga melalui kegiatan ini dapat teraktualisasi dalam partisipasinya untuk ambil bagian dalam pesta demokrasi Pilgubri 2018 mendatang.
Kegiatan sosialisasi yang digelar di SMAN 1 Pagaran Tapah ini, tampil sebagai pemateri Pimpinan Panwaslu Kabupaten Rokan Hulu – Alamsyah dan diikuti pemateri dari Ketua Panwaslu Kecamatan Pagaran Tapah Darussalam – Jatri Sarmawi.
Acara ini dihadiri oleh Camat Pagaran Tapah, Kapolsek dan Danramil Kunto Darussalam, Koordinator UPTD (Unit Pelaksana Teknis Dinas) Kecamatan, Kepala Desa Se-Kecamatan Pagaran Tapah Darussalam, BPD (Badan Permusyawaratan Desa), PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) dan PPS (Panitia Pemungutan Suara) serta Karang Taruna Se-Kecamatan Pagaran Tapah Darussalam dan diikuti oleh 45 Peserta pemilih pemula yang merupakan putra/i Kecamatan Pagaran Tapah Darussalam.
Melalui sambutannya, Kapolsek Kunto Darussalam S. Sitinjak berpesan bahwa kegiatan ini sangat positif. Dia berharap peserta (pelajar) mengikutinya dengan baik, dengan tidak ikut terlibat politik praktis mengingat tanggungjawabnya sebagai pelajar.
"Akan tetapi anggap kegiatan ini untuk menambah informasi, pengetahuan dan pemahaman, agar pelajar kategori pemilih pemula memilih tidak tergiur atas imbalan atau iming-iming dalam bentuk apapun melainkan sesuai hati nuraninya," kata AKP S. Sitinjak berpasan.
Sementara itu, Ketua Panwaslu Kecamatan Pagaran Tapah Darussalam Jatri Sarmawi melalui anggota Azmi Nadi mengatakan bahwa tujuan kegiatan ini adalah, yang pertama, membangun pengetahuan politik bagi pemilih pemula (pelajar), kedua, menumbuhkan kesadaran politik di kalangan pelajar, dan Ketiga, meningkatkan partisipasi politik.
Sesuai dengan PKPU No. 8 Tahun 2017 Tentang Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota.
Azmi Nadi menambahkan, bahwa dalam acara ini hadir Ketua PPK Pagaran Tapah Darussalam – Irfan, dan Ketua PPS Se-Kecamatan Pagaran Tapah Darussalam, kehadiran PPK dan PPS tersebut sekaligus melakukan pendataan bagi peserta yang belum terdaftar sebagai pemilih dan pendaftaran pun angsung dilakukan pendataan sehingga pemilih pemula tersebut dapat terakomodir hak pilihnya
"Pendataan ini untuk berpartisipasi pada Pilgubri Juni mendatang,"tegasnya.
Di tempat yang sama, Anggota Panwaslu Kecamatan Pagaran Tapah Darussalam Helda Fitri menyatakan, bahwa pendidikan dalam sistem yang berdemokratis menempatkan pendidikan politik pada posisi yang sangat sentral, karena untuk mendidik warga negara tentang tanggung jawab sebagai anggota civil society.
"Pendidikan tersebut berlaku sepanjang usia seseorang untuk mengembangkan diri, bukan hanya dilakukan lingkungan pendidikan formal seperti sekolah semata, tetapi juga meliputi keluarga dan lingkungan sosial," tandas Helda.
Selaku Panwaslu Kecamatan Pagaran Tapah Darussalam melalui kegiatan sosialisasi ini berharap dapat memberikan manfaat sehingga partisipasi pemilih untuk menggunakan hak pilihnya.
"Kepada warga wilayah Kecamatan Panggaran Tapah Darussalam, di hari pemilihan, silahkan datang ke TPS ditempatnya berada," imbunya.
Dan pemilih ke TPS (Tempat Pemungutan Suara) di wilayah Kecamatan Pagaran Tapah Darussalam mengalami peningkatan yang signifikan sekaligus sebagai modal awal bagi pelajar (pemilih pemula) untuk mengggunakan hak pilihnya dengan tepat, (dengan hati nuraninya) sehingga dapat menghasilkan pemimpin Riau lima (5) tahun mendatang yang berkualitas dan bermartabat. (fah).