Advertorial
Atasi Persoalatan Listrik, Dewan Jadwalkan Turun Kelapangan
Laporan : Aditya Prahara
Minggu, 06 Des 2015 19:29
TEMBILAHAN - Kecamatan Kateman dan kecamatan tanah merah sedang mengalami Krisis listrik, hal ini mendapat perhatian serius dari para wakil rakyat di gedung DPRD Soebrantas, Tembilahan.
Disebabkan hal tersebut Anggota dewan berencana akan lakukan pengecekan secara langsung kedua kecamatan tersebut.
Hal tersebut diungkapkan Wakil Komisi III DPRD Inhil, Edy Haryanto Sindrang usai menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Aula kantor Komisi III bersama tokoh masyarakat di dua kecamatan tersebut dengan agenda mendengarkan dan meminta solusi terkait defisit listrik di dua daerah tersebut, Jumat (11/9/2015) kemarin.
"Jika memang diperlukan maka kami dalam waktu dekat siap untuk melakukan peninjauan secara langsung ke kecamatan itu (Kecamatan Kateman dan Kecamatan Tanah Merah, red) untuk melihat kondisi mesin PLN yang katanya sudah banyak rusak itu," Sebut Sindrang.
Ia mengatakan bahwa masyarakat yang ada di dua kecamatan tersebut tidak menuntut banyak, mereka hanya ingin kebutuhan listrik di daerahnya bisa terpenuhi.
"Jika sudah terpenuhi maka masyarakat cuma tahu melunasi kewajibannya saja, jadi pihak PLN lah yang harus benar-benar membenahi manajemennya agar permasalahan ini bisa teratasi," Sebut Politisi Pohon Beringin ini.
Untuk diketahui sebelumnya, puluhan tokoh masyarakat yang mewakili dua kecamatan itu sempat dibuat kesal oleh kebijakan pemadaman bergilir dengan durasi yang tidak menentu oleh pihak PLN Rayon cabang, mereka mempertanyakan alasan pihak PLN yang menyebutkan bahwa pemadaman bergilir tersebut dikarenakan banyaknya kerusakan pada mesin pembangkit listrik yang baru sekitar tiga bulan beroperasi.
"Katanya mesin yang disediakan PT WIC (pemenang kontrak daya listrik) ini masih baru tapi kenapa baru beberapa bulan berjalan (beroperasi, red) sudah banyak mengalami kerusakan," sebut Sekcam Kateman saat mewakili masyarakatnya pada RDP tersebut.
Menurut penyampaiannya, saat ini di Kecamatan Tanah Merah mengalami defisit daya sebesar 250 KW, dan untuk di Kecamatan Kateman mengalami defisit daya sebanyak 350 KW.
Menyikapi pertanyaan tersebut, manager PT PLN area Rengat mengatakan beberapa kendala yang dialami pihaknya sehingga berimbas kepada pemadaman bergilir tersebut, diantaranya adalah dikarenakan ketidakseimbangan kebutuhan daya yang diminta masyarakat dengan ketersediaan daya yang dimiliki pihaknya.
"Kami akan berupaya secepatnya yaitu pada awal bulan Oktober nanti masalah ini akan diselesaikan, maka untuk sementara kami harap masyarakat bisa bersabar dan mengerti dengan kondisi yang ada dilapangan jika ingin membawa mesin tambahan ke daerah ini," Tandasnya. (dit/Adv/DPRD)
Belanda Pecahkan Rekor Tak Terkalahkan di Piala Dunia Usai Bantai Swedia 5-1
HOUSTON - Timnas Belanda memecahkan rekor tak terkalahkan terpanjang sepanjang gelara Piala Dunia. Kemenangan 5-1 atas Swedia pada Minggu (21/6/2026) dini hari membuat The Oranje mencetak re
Respon Keluhan Warga, Pemprov Riau Langsung Perbaiki Jalan Rusak Simpang Perak Pelalawan
PEKANBARU - Keluhan warga soal jalan rusak dan berlubang di Ruas Simpang Perak, Kabupaten Pelalawan, akhirnya mendapat respons nyata dari Pemerintah Provinsi Riau. Dinas Pekerjaan Umum, Penataan
200 Peserta Meriahkan Festival Gasing se Riau di Kabupaten Inhu
RENGAT - Gasing merupakan olahraga tradisional masyarakat Riau. Untuk melestarikan dan mengembangkan permainan gasing di tengah masyarakat, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) menggelar festiva
Tabrakan Beruntun di Kuansing, Seorang Pelajar Tewas di Lokasi Kejadian
KUANSING â€" Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan lima kendaraan terjadi di Jalan Kabupaten, Desa Seberang Cengar, Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Sabtu (20/
Bupati Suhardiman Gandeng Wabup Inhu Tinjau Arena MTQ Riau, Pastikan Kuansing Siap Ukir Sejarah
KUANSING â€" Keseriusan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) dalam menyukseskan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-44 tingkat Provinsi Riau terus ditunjukkan.Bupati Kuansing, Suhardiman Am