Advertorial
DPRD Rohil Sarankan Agar Pemkab Anggarkan Dana Antisipasi Musibah Pertanian
Laporan:Jonathan Surbakti
Kamis, 17 Nov 2016 14:44
Krismanto, anggota DPRD Rohil dari Komisi B menilai, dengan keadaan seperti ini ia rasa perlu Pemerintah Daerah melakukan penganggaran untuk membantu petani agar terlepas dari jebakan gagal panen.
Ia merasa miris ketika dibeberapa wilayah, seperti di Suak Air Hitam dan wilayah lainnya, petani padi lahan kering di wilayah tersebut gagal total dan tak bisa menuai panen akhir tahun ini.
Karena musim hujan yang terus menerus, sehingga menenggelamkan lahan pertanian mereka membuat petani akhir tahun ini merugi yang tidak sedikit. Mayoritas petani yang hanya menggantungkan kehidupan ekonominya dari bertani padi, kata Krismanto, musim hujan ini mendatangkan banyak kerugian.
"Dari laporan yang kami terima langsung dari masyarakat petani, kerusakan padi mencapai 90%. Kerusakan diakibatkan banjir dan membuat buah padi membusuk, memang ada yang bisa di ambil tapi kualitas beras tidak begitu baik," tambah krismanto lagi.
Jika saja, kata Krismanto lagi, dibidang pertanian ada menganggarkan dana untuk antisipasi kerusakan pada lahan pertanian dikarenakan factor alam, sehingga bisa membantu petani untuk kembali menanam padi dilahannya itu.
Target petani dengan sekali panen bisa untuk menanam kembali dari bibit unggul hasil panen yang telah disemai, jika kerusakan diakibatkan oleh banjir yang terjafi saat ini membuat sisa bibit juga hancur.
"Petani itu mengeluh masalah bibit yang tidak ada lagi, karena memang panen yang ada pun tidak mencukupi untuk kebutuhan makan sehari-hari, apalagi mau untuk menanam lagi. Jadi harapan kami, berharap ada bantuan dari dinas terkait, untuk antisipasi masalah bibit ini," pungkas Krismanto(jon/adv/dprd)
Bahlil: RI Butuh 4 Juta KL Etanol Buat Program E20
JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memetakan soal kebutuhan etanol untuk menghadirkan BBM E20 tembus 4 juta kilo liter per tahun. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (
Seskab Teddy Sebut 30 Persen Peserta Magang Nasional 2025 Langsung Diterima Kerja
JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya mengungkapkan sebanyak 30 persen peserta Program Magang Nasional 2025 langsung diterima bekerja setelah menyelesaikan masa magang selama enam
Prabowo Beberkan Kunci Negara Maju: Berani Akui Kekurangan dan Fokus Cari Solusi
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa keberhasilan sebuah negara bukan ditentukan oleh kemampuannya menghindari persoalan, melainkan oleh keberaniannya menghadapi dan menyelesa
Jumlah Korban PHK Capai 43 Ribu Orang, Sektor Ini Paling Banyak Terdampak
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menginformasikan bahwa hingga bulan Juni 2026, terdapat sekitar 43 ribu pekerja formal yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK). Anwar Sanusi, Kepala Badan
Usai Alami Trading Halt, IHSG Cetak Rekor Baru 24 Kali
Pasar modal Indonesia berhasil bangkit kembali sepanjang tahun 2025. Setelah mengalami tekanan yang cukup hebat dan memaksa Bursa Efek Indonesia (BEI) memberlakukan trading halt, kondisi pasar mulai p