Senin, 29 Jun 2026
  • Home
  • Politik
  • DPRD Rohil Sarankan Agar Pemkab Anggarkan Dana Antisipasi Musibah Pertanian

Advertorial

DPRD Rohil Sarankan Agar Pemkab Anggarkan Dana Antisipasi Musibah Pertanian

Laporan:Jonathan Surbakti
Kamis, 17 Nov 2016 14:44
Internet
Krismanto
BAGANSIAPIAPI-Hujan yang kerap trejadi sering menyebabkan sejumlah wilayah pertanian dilanda banjir sehingga menyebabkan rusaknya tanaman. Kondisi seprti ini menyebabkan bencana bagi para petani karena akhirnya gagal panen.

Krismanto, anggota DPRD Rohil dari Komisi B menilai, dengan keadaan seperti ini ia rasa perlu Pemerintah Daerah melakukan penganggaran untuk membantu petani agar terlepas dari jebakan gagal panen.

Ia merasa miris ketika dibeberapa wilayah, seperti di Suak Air Hitam dan wilayah lainnya, petani padi lahan kering di wilayah tersebut gagal total dan tak bisa menuai panen akhir tahun ini.

Karena musim hujan yang terus menerus, sehingga menenggelamkan lahan pertanian mereka membuat petani akhir tahun ini merugi yang tidak sedikit. Mayoritas petani yang hanya menggantungkan kehidupan ekonominya dari bertani padi, kata Krismanto, musim hujan ini mendatangkan banyak kerugian.

"Dari laporan yang kami terima langsung dari masyarakat petani, kerusakan padi mencapai 90%. Kerusakan diakibatkan banjir dan membuat buah padi membusuk, memang ada yang bisa di ambil tapi kualitas beras tidak begitu baik," tambah krismanto lagi.

Jika saja, kata Krismanto lagi, dibidang pertanian ada menganggarkan dana untuk antisipasi kerusakan pada lahan pertanian dikarenakan factor alam, sehingga bisa membantu petani untuk kembali menanam padi dilahannya itu.

Target petani dengan sekali panen bisa untuk menanam kembali dari bibit unggul hasil panen yang telah disemai, jika kerusakan diakibatkan oleh banjir yang terjafi saat ini membuat sisa bibit juga hancur.

"Petani itu mengeluh masalah bibit yang tidak ada lagi, karena memang panen yang ada pun tidak mencukupi untuk kebutuhan makan sehari-hari, apalagi mau untuk menanam lagi. Jadi harapan kami, berharap ada bantuan dari dinas terkait, untuk antisipasi masalah bibit ini," pungkas Krismanto(jon/adv/dprd)

Berita Terkait
  • Senin, 29 Jun 2026 15:30

    Bahlil: RI Butuh 4 Juta KL Etanol Buat Program E20

    JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memetakan soal kebutuhan etanol untuk menghadirkan BBM E20 tembus 4 juta kilo liter per tahun. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (

  • Senin, 29 Jun 2026 15:24

    Seskab Teddy Sebut 30 Persen Peserta Magang Nasional 2025 Langsung Diterima Kerja

    JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya mengungkapkan sebanyak 30 persen peserta Program Magang Nasional 2025 langsung diterima bekerja setelah menyelesaikan masa magang selama enam

  • Senin, 29 Jun 2026 15:18

    Prabowo Beberkan Kunci Negara Maju: Berani Akui Kekurangan dan Fokus Cari Solusi

    Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa keberhasilan sebuah negara bukan ditentukan oleh kemampuannya menghindari persoalan, melainkan oleh keberaniannya menghadapi dan menyelesa

  • Senin, 29 Jun 2026 15:15

    Jumlah Korban PHK Capai 43 Ribu Orang, Sektor Ini Paling Banyak Terdampak

    Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menginformasikan bahwa hingga bulan Juni 2026, terdapat sekitar 43 ribu pekerja formal yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK). Anwar Sanusi, Kepala Badan

  • Senin, 29 Jun 2026 15:11

    Usai Alami Trading Halt, IHSG Cetak Rekor Baru 24 Kali

    Pasar modal Indonesia berhasil bangkit kembali sepanjang tahun 2025. Setelah mengalami tekanan yang cukup hebat dan memaksa Bursa Efek Indonesia (BEI) memberlakukan trading halt, kondisi pasar mulai p

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.