Advertorial
Dewan Minta Program di Kelautan Harus Ditingkatkan
Laporan:Jonathan Surbakti
Sabtu, 05 Nov 2016 10:23
Yang lebih anehnya lagi ada nelayan yang melakukan penangkapan ikan dengan cara yang tidak normal tersebut tidak bisa dibedakan mana nelayan lokal dan nelayan luar. Sehingga aktivitas menangkap ikan dengan cara tersebut ikut serta merusak kekayaan air laut. Dewan Rohil meminta Pemkab melalui dinas terkait untuk melakukan tindakan nyata.
Salah satunya DPRD Rohil meminta agar Dinas Kelautan dan Perikanan (Dinkaslut) segera melakukan pendataan ulang dengan menerbitkan buku atau surat kapal.
Hal itu ditegaskan Wakil Ketua DPRD Rohil Abdul Kosim, beberapa waktu lalu. Menurut Abdul Khosim, selain hal itu untuk mencegah maraknya illegal fishing, penerbitan buku kapal itu juga untuk mengetahui seluruh warga Rohil pemilik kapal.
"Sesuai kewenangannya Diskanlut Rohil yang mempunyai hak, kita minta Diskanlut komitmen untuk lakukan pendataan itu. Jadi dengan adanya buku kapal itu, kapal nelayan Rohil memiliki identitas," tegasnya.
Sesuai dengan tugas pokoknya itu lanjut Wakil Ketua DPRD Rohil ini, Diskanlut Rohil bisa menerbitkan buku kapal yang berukuran 5GT kebawah. Dengan adanya surat itu, akan menambah kenyamanan bagi nelayan untuk mengakui kepemilikannya.
Sejauh ini pemerintah kerap tidak tahu, siapa-saiap pemilik kapal yang beroperasi di perairan Rohil. Sehingga tidak tahu kapal yang beroperasi tersebut itu kapal itu siapa. Terlebih lagi sejauh ini dinas hanya mendatanelayannya saja.
Lebih lanjut Abdul Khosim menambahkan,hal ini juga pernah dilakukan sebelumnya oleh Dinas terkait. Namun realisasi di lapangan tidak ada.
Menurutnya hal ini dikarenakan kurangnya sosialisasi dari dinas kepada masyarakat untuk mendaftarkan kapalnya supaya terdaftar. "Pembuatan buku kapal ini kan gratis sebenarnya, tapi kenapa nelayan masih enggan mendaftarkan kapalnya. Mungkin ini kurang sosialisasi,"tambah Abdul Khosim.
Kedepan disarankan politisi Gerindra ini agar Diskanlut mengusahakan pada anggaran 2017 mendatang memasukkan anggaran pembuatan pendaftaran tersebut. Dilain sisi, ia juga meminta, agar Diskanlut tidak hanya fokus pada perikanan budidaya ikan tawar saja.
"Jangan fokus ke budidaya ikan tawar saja sementara bidang kelautan programnya kurang diperhatikan. Kita minta Diskanlut untuk tidak melupakan program perikanan dikelautanlah,"tegasnya. (jon/adv/dprd)
Pemerintah Andalkan Stimulus Rp 26,34 Triliun untuk Jaga Daya Beli dan Ekonomi
Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan jika pemerintah terus menjaga stabilitas dan ketahanan perekonomian nasional di tengah ketidakpastian ekonomi global. Be
Pemprov DKI Siap Anggarkan Rp 100 Miliar untuk LPDP Jakarta
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menyiapkan anggaran sekitar Rp 100 miliar untuk menyokong program beasiswa Lembaga Pengelola D
Warga Rantau Bais dan Desa Pinggir Nikmati Akses Air Bersih Program PHR dan Dompet Dhuafa Riau
Masyarakat di Desa Rantau Bais, Kabupaten Rokan Hilir, dan Desa Pinggir, Kabupaten Bengkalis, kini mulai menikmati akses air bersih yang lebih layak. Tidak hanya memperoleh fasilitas sumur air bersih,
Simpan di Kotak Permen, Pengedar Narkoba di Rohul Ini Diciduk Polsek Rambah Hilir
PASIR PENGARAIAN - Jajaran Polsek Rambah Hilir Berhasil menciduk seorang pria yang diduga sebagai pengedar sabu. Dari tangan tersangka, diamankan sabu 4,30 gram.Pria tersebut berinisial S yang diamank
Telan Anggaran Rp 10 Milliar untuk 1 KM, Jalan Minas–Perawang Dibangun dengan Beton
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mulai mengubah pola penanganan ruas Jalan Simpang Minasâ€"Simpang Pemdaâ€"Simpang Tualang Timur di Kabupaten Siak. Jika selama ini kerusakan j