Kamis, 02 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • Dua alasan Gerindra tak mungkin berkoalisi dengan PDIP

Politik

Dua alasan Gerindra tak mungkin berkoalisi dengan PDIP

Senin, 09 Apr 2018 15:50
merdeka.com
Mega-Prabowo. ©2013 Merdeka.com/dok

Merdeka.com - Partai Gerindra enggan berkoalisi dengan PDIP dalam Pilpres 2019. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Juliantono mengatakan, meski memiliki platform yang sama, partai besutan Prabowo Subianto ini berbeda dalam tataran praktik dengan PDIP. Contohnya persoalan ekonomi kerakyatan.

"Meskipun memiliki kesamaan platform dengan orang PDIP tapi Gerindra memiliki perbedaan yang mencolok dalam hal praktis," kata Ferry lewat pesan kepada merdeka.com, Senin (9/4).

"Ekonomi kerakyatan yang diusung Prabowo Subianto saya rasa menjadi penghalang bertemunya kemungkinan koalisi diantara dua partai (Gerindra - PDIP)," tambahnya.

Alasan lain yakni adanya kesepakatan dengan partai sekutu Gerindra yaitu PKS. Dalam strategi politik, bergabung dengan PDIP bisa menimbulkan kecemburuan. Termasuk dengan rekan koalisi Gerindra di beberapa daerah yakni Partai Amanat Nasional (PAN).

"Selain itu soal ini kan juga memiliki pengaruh teman teman koalisi awal kita seperti PKS dan PAN," ujar Ferry.

Indikasi sinyal koalisi Gerindra dan PDIP ini mencuat saat Prabowo berencana akan memenuhi permintaan pertemuan putri Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri yakni Puan Maharani. Sebelumnya, Ferry juga mengatakan bahwa kemungkinannya kecil jika partainya berkoalisi dengan PDIP. Mayoritas kader pun akan menolak.

"Menurut pandangan saya agak sulit partai Gerindra berkoalisi dengan PDIP karena sebagian besar internal partai pasti menolak," kata Ferry.

Ferry membantah bahwa ini merupakan strategi politik Prabowo. Sebab, pemicu pertemuan ini bermula dari keprihatinan keras Prabowo terhadap kondisi bangsa.

"Pertemuan Puan dengan pak Prabowo kan di awali dari respons terhadap kritik keras yang disampaikan Prabowo terhadap kondisi bangsa saat ini," ucapnya.

Politik
Berita Terkait
  • Kamis, 02 Jul 2026 09:22

    Sekolah Swasta di Pekanbaru Gratis, Ketua DPRD Minta Pemerataan Mutu Pendidikan

    PEKANBARU â€" Kebijakan Pemko Pekanbaru yang membiayai pendidikan siswa kurang mampu di sekolah swasta mendapat apresiasi dari DPRD Kota Pekanbaru.Program tersebut dinilai menjadi langkah strategis un

  • Kamis, 02 Jul 2026 09:18

    Kerusuhan Warnai Laga Liga LLDIKTI XVII antara UNILAK dan UMRI, Lima Mahasiswa UMRI Jadi Korban

    PEKANBARU - Kerusuhan warnai laga Liga LLDIKTI XVII antara tim Unilak dan tim UMRI, lima mahasiswa UMRI jadi korban dan ada yang mengalami luka.Ya, pertandingan sepak bola dalam Liga LLDIKTI XVII yang

  • Kamis, 02 Jul 2026 09:15

    Lantik Tiga Dirjen Baru Purbaya Tekankan Kerja Cepat dan Bersih

    JAKARTA â€" Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa resmi melantik tiga pejabat pimpinan tinggi madya di lingkungan Kementerian Keuangan, Rabu (1/7/2026). Pelantikan ini diharapkan mampu menjawab tanta

  • Kamis, 02 Jul 2026 09:13

    Cdm Todotua Memahami Pentingnya Kenyamanan Atlet, Menpora Eric: Bukan Kaleng-kaleng

    JAKARTA â€" Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia untuk Asian Games 2026, Todotua Pasaribu sangat memahami pentingnya kenyamanan para atlet dalam menopang perjuangan mereka untuk mengharumkan nama

  • Kamis, 02 Jul 2026 09:11

    Atasi Banjir Rob dan Abrasi, DPRD Meranti Gagas Aturan Kebencanaan

    SELATPANJANG - Kerentanan wilayah terhadap cuaca ekstrem hingga persoalan kesejahteraan nelayan menjadi perhatian serius pihak legislatif daerah. Menjawab kondisi nyata di lapangan, empat rancangan at

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor