Rabu, 01 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • Mantan DPRD Rohul Dari Golkar Lebih Memilih Bergabung ke Relawan Hafith-Nasrul

Mantan DPRD Rohul Dari Golkar Lebih Memilih Bergabung ke Relawan Hafith-Nasrul

Laporan : Fahrin Waruwu
Sabtu, 22 Agu 2015 09:58
Fahrin Waruwu
Tengku Rusli saat sampaikan sambutan
ROKAN HULU-Tokoh Masyarakat Kunto Darusalam, yang juga mantan Anggota DPRD Rohul dari Partai Golkar, Tengku Rusli,

kini lebih memilih bergabung dengan Tim Relawan Bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Rokan Hulu (Rohul), Ir H Hafith Syukri, MM-Nasrul Hadi, ST MT.
 
Sikap Tengku Rusli bergabung dengan Tim Hafith-Nasrul, memang sudah bertentangan dengan sikap Partai Golkar. Karena Partai berlambang pohon beringin tersebut, sudah mengusung pasangan calon Suparman-Sukiman (Susuki) di Pilkada Rohul 9 Desember 2015 mendatang.
 
Bahkan penegasan bergabung dengan Tim Relawan Hafith Syukri-Nasrul Hadi, secara tegas dikatakan Tengku Rusli, saat acara wirid pengajian di Dusun Sungai Lilin Desa Muara Dilam, Kunto Darusalam, Kamis (20/8/2015) kemarin.
 
Dari kegiatan itu, mantan anggota DPRD Rohul periode 2009-2014 ini mengaku, dirinya mendukung pasangan calon Hafith-Nasrul, karena dirinya dan Hafith merupakan sahabat lama. Dirinya menilai Hafith merupakan sosok agamis, menyenangkan dan penyabar.
 
"Saya sudah lama bersahabat dengan sosok Hafith Syukri. Bisa dikatakan,  beliau sudah seperti khalifah dan penyabar. Waktu rapat dulu saat saya masih di DPRD,  saya adalah orang paling keras, tapi saya salut, beliau menghadapi semua ini dengan sabar dan senyuman," cerita Tengku Rusli.
 
Dibenanarkannya, memang sikapnya bersebrangan dengan sikap partai tempatnya bernaung saat ini. Namun ia tetap punya prinsip, yakni memilih yang terbaik.
 
"Ibarat seperahu namun tidak sependayungan, saya hanya memegang prinsip saya, memilih mana yang baik makanya saya menjadi Tim Relawan Pak Hafith-Nasrul," tegas Tengku Rusli, dan mengajak warga Rohul mendukung serta memilih pasangan Hafith beliau pada Pilkada Rohul nantinya.
 
"Masyarakat jangan terpengaruh dengan iming-imingi sesuatu dari salah satu calon. Bila itu dilakukan, alamatlah daerah ini tidak akan mendapatkan sentuhan pembangunan, karena calon pemimpin sudah membayar suara masyarakat," tegas amanah Tengku Rusli.
 
Tengku Rusli juga mengimbau, agar warga tidak terpengaruh iming-iming dikasih jilbab, alat rebana dan uang tunai. Sebab, jika diterima maka tidak akan ada hubungan emosional antara pemimpin dan warga, sebab sang calon sudah membayarnya di muka.
 
"Namun, pilihlah pemimpin yang bisa menjalin hubungan emosional dengan rakyatnya, sehingga usulan pembangunan akan lebih mudah dikomunikasikan," ajak Rusli.*(Fah/rtc)

Politik
Berita Terkait
  • Rabu, 01 Jul 2026 11:16

    KPK Periksa Istri Muda Bupati Kuansing Pasc OTT, Telusuri Dugaan Aliran Dana Suap

    PEKANBARU â€" Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Suci Nitia Edward atau SC di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (30/6/2026), setelah yang bersangkutan diamankan dalam rangkaian

  • Rabu, 01 Jul 2026 11:13

    KP2MI Pastikan Pemulangan PMI Asal Jabar dari Libya, Dugaan TPPO Diusut

    Jakarta - Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) terus melakukan koordinasi intensif dengan Kementerian Luar Negeri, KBRI Tripoli, serta kementerian/lembaga terkait dalam menangani P

  • Rabu, 01 Jul 2026 11:11

    Perkuat Pengawasan Tata Kelola Komoditas Timah, Satlap Tri Cakti dan Satgas Gabungan Amankan Lokasi Penimbunan Balok Timah

    Kepulauan Bangka Belitung â€" Dalam rangka melaksanakan arahan Presiden Republik Indonesia mengenai pengamanan komoditas sumber daya alam strategis nasional serta memperkuat pengawasan tata kelola sek

  • Rabu, 01 Jul 2026 11:09

    Kapolri: Polri Selamatkan Uang Negara Rp 756 M dari Kasus Migas di 2026

    Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan pihaknya turut berupaya mewujudkan swasembada energi. Jenderal Listyo mengatakan sepanjang tahun 2026 ini, Polri berhasil mengungkap 464 kasu

  • Rabu, 01 Jul 2026 11:07

    Melihat Harmoni Peragaan Kolone Senapan '80 Tahun Polri' di Hari Bhayangkara

    Jakarta - Upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menampilkan kolone senapan yang membentuk tulisan '80 Tahun Polri'. Peragaan kolone senapan menjadi salah satu atraksi anggota Polri dalam

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor