Rabu, 01 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • Menanti titah SBY merapat ke Megawati atau Prabowo

Politik

Menanti titah SBY merapat ke Megawati atau Prabowo

Sumber : Merdeka.com
Sabtu, 18 Feb 2017 15:24
rumgapres
prabowo temui sby
Partai pendukung Agus Yudhoyono dan Sylviana Murni di Pilgub DKI 2017 kini tengah menjadi rebutan. Ya, suara Agus-Sylvi sangat menentukan kemenangan dalam pertarungan antara Ahok- Djarot dan Anies-Sandiaga di putaran kedua.

Hingga kini, Partai Demokrat, PKB, PPP dan PAN yang mendukung Agus-Sylvi belum memutus pilihannya akan bergabung ke poros Ahok-Djarot atau poros Anies-Sandiaga setelah tumbang di putaran pertama. Penentuan koalisi ini, sudah pasti diputuskan oleh para petinggi partai. Paling dinanti adalah titah Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Sejarah menyebutkan, ada hubungan yang kurang baik antara SBY dengan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri sebagai partai utama pengusung Ahok-Djarot. Bahkan, semenjak dilengserkan SBY di Pilpres 2004, Megawati tak pernah berkunjung ke Istana. Terlebih, keduanya tak pernah tampak menggelar pertemuan.

Hubungan Ketua umum Gerindra Prabowo Subianto yang mengusung Anies-Sandi bisa dibilang lebih cair dengan SBY. Prabowo sudah beberapa kali melakukan pertemuan dengan SBY. Baik di Cikeas, kediaman SBY jelang Pilgub DKI 2017. Prabowo juga pernah berkunjung ke Istana saat pencalonannya sebagai Presiden di Pilpres 2014 lalu.

Penentuan koalisi partai di putaran kedua Pilgub DKI, sudah tentu tergantung tiga tokoh politik yakni Megawati, SBY dan Prabowo.

Hal ini pun sudah dilihat oleh PDIP. Politikus PDIP Eva Kusuma Sundari berharap, SBY mau mendukung Ahok-Djarot di putaran kedua melawan Anies-Sandi.

"Semoga Pak SBY berkenan untuk mendukung Basuki-Djarot. Bagiku platform ideologi Demokrat sama yaitu nasionalis religius walau dalam taktik mungkin beda. Jadi tidak ada gangguan ideologis sebagai partai nasionalis kebangsaan untuk gabung dengan PDIP," kata Eva saat dihubungi merdeka.com, Kamis (16/2) lalu.

Golkar pun memandang perlu dukungan dari Partai Demokrat. Sayang, pihaknya belum berhasil menemui SBY untuk membicarakan dukungan.

"Ya kami ngobrol-ngobrol (dengan petinggi Demokrat), bicara-bicara setelah ini, lalu kemarin mengatakan, nanti saja dulu. Karena baru sehari kalah, perlu merenung, perlu kontemplasi. Yang pasti komunikasinya bukan dengan Pak SBY," kata Sekjen Golkar Idrus Marham.

Sementara itu, sejumlah relawan pendukung Agus-Sylvi telah menyatakan mengalihkan dukungannya kepada Anies-Sandi. Namun, koalisi Agus-Sylvi belum mau membicarakan hal tersebut. Demokrat pun tak melarang, jika ada relawan yang pilih dukung Anies-Sandi ketimbang Ahok-Djarot.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, partainya tengah melakukan penjajakan dengan empat partai pendukung Agus-Sylviana. Rencananya, Gerindra akan menggelar pertemuan dengan partai poros Cikeas dalam Minggu-Minggu ini.

"Pertemuan parpol pendukung paslon 1, ada rencana, ya rencananya begitu (pekan ini)," kata Dasco saat dihubungi, Jumat (17/2).

Gerindra tengah berupaya menarik dukungan dari partai Poros Cikeas agar memberikan dukungan kepada pasangan Anies-Sandiaga. Demi memuluskan niatnya, Gerindra mulai intensif melakukan komunikasi politik dengan keempat partai.

"Kita secara informal sudah ada partai yang menghubungi dan kita juga sudah menghubungi. Kalau komunikasi jalan terus," jelasnya.

Dari sisi Demokrat, Ketua tim pemenangan Agus-Sylvi, Nachrowi Ramli mengatakan, pihaknya akan melakukan komunikasi politik soal kemungkinan koalisi dengan partai pendukung Ahok-Djarot dan Anies-Sandi. Politikus Demokrat ini menyampaikan, partainya akan bergabung ke salah satu kandidat, asalkan memiliki visi misi yang sejalan.

"Itu yang belum terbicarakan, kita masih akan melakukan komunikasi politik dulu, kan kalau kita berkoalisi dari salah satu dari dua pasang calon ini, itu kan juga harus lengkap. Yang penting visi misinya itu harus sejalan," kata Nachrowi di Wisma Proklamasi, Jakarta, Rabu (15/2).

PAN sendiri memberikan sinyal bakal merapat ke koalisi Anies-Sandi. Sejak awal, PAN menolak Ahok. Bahkan pendiri PAN, Amien Rais pernah mengancam akan melengserkan Zulkifli Hasan dari ketua umum jika mendukung Ahok.

Sementara itu, Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB) tak menutup kemungkinan akan mendukung pasangan Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat dalam putaran kedua Pilkada DKI Jakarta tahun 2017. Pertimbangannya, PKB ingin kompak dengan partai-partai pendukung pemerintahan Joko Widodo yang merupakan partai pengusung Ahok dan Djarot.

"Ya semua kita pertimbangkan," kata Ketua DPP PKB Lukman Edy di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (16/2).

Sedangkan PPP, memberi sinyal bakal merapat ke kubu Ahok-Djarot. Terlebih, tidak ada kesepakatan koalisi Agus-Sylvi bersama-sama kembali dalam koalisi di putaran kedua.

"Koalisi bersama Demokrat, PPP, PKB, PAN hanya untuk mengusung Agus-Sylvi. Selanjutnya ya terserah masing-masing parpol," kata Wasekjen PPP Ahmad Baidowi. (Merdeka.com)
Politik
Berita Terkait
  • Rabu, 01 Jul 2026 11:16

    KPK Periksa Istri Muda Bupati Kuansing Pasc OTT, Telusuri Dugaan Aliran Dana Suap

    PEKANBARU â€" Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Suci Nitia Edward atau SC di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (30/6/2026), setelah yang bersangkutan diamankan dalam rangkaian

  • Rabu, 01 Jul 2026 11:13

    KP2MI Pastikan Pemulangan PMI Asal Jabar dari Libya, Dugaan TPPO Diusut

    Jakarta - Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) terus melakukan koordinasi intensif dengan Kementerian Luar Negeri, KBRI Tripoli, serta kementerian/lembaga terkait dalam menangani P

  • Rabu, 01 Jul 2026 11:11

    Perkuat Pengawasan Tata Kelola Komoditas Timah, Satlap Tri Cakti dan Satgas Gabungan Amankan Lokasi Penimbunan Balok Timah

    Kepulauan Bangka Belitung â€" Dalam rangka melaksanakan arahan Presiden Republik Indonesia mengenai pengamanan komoditas sumber daya alam strategis nasional serta memperkuat pengawasan tata kelola sek

  • Rabu, 01 Jul 2026 11:09

    Kapolri: Polri Selamatkan Uang Negara Rp 756 M dari Kasus Migas di 2026

    Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan pihaknya turut berupaya mewujudkan swasembada energi. Jenderal Listyo mengatakan sepanjang tahun 2026 ini, Polri berhasil mengungkap 464 kasu

  • Rabu, 01 Jul 2026 11:07

    Melihat Harmoni Peragaan Kolone Senapan '80 Tahun Polri' di Hari Bhayangkara

    Jakarta - Upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menampilkan kolone senapan yang membentuk tulisan '80 Tahun Polri'. Peragaan kolone senapan menjadi salah satu atraksi anggota Polri dalam

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor