Politik
Pansus RUU Pemilu gelar rapat perdana Senin pekan depan
Kamis, 17 Nov 2016 11:23
Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Undang-undang Pemilu (RUU Pemilu) akan menggelar rapat pertama pada Senin (21/11) pekan depan. Anggota Pansus RUU Pemilu Ahmad Riza Patria mengatakan sebenarnya rapat akan dilakukan hari ini, namun ditunda karena jumlah anggota belum kuorum.
"Senin. Rencananya hari ini, tapi kalau tidak salah belum kuorum," kata Riza saat dihubungi, Kamis (17/11).
Riza menjelaskan sejumlah poin akan dibahas dalam rapat tersebut. Di antaranya, pemilihan ketua pansus, menetapkan agenda rapat, penyusunan target pembahasan, penyusunan Daftar Inventaris Masalah (DIM) serta sistem dan mekanisme pembahasan RUU Pemilu.
"Kalau tepat waktu kan nanti tahapannya yang segera mau disepakati kan selain menetapkan pimpinan, menetapkan agenda, kemudian menetapkan batas waktu deadline, itu yang lebih penting," jelasnya.
"Setelah itu baru disepakati Daftar Inventaris Masalah (DIM)-nya, batas waktu DIM, kapan DIM-nya masuk supaya masing masing fraksi bisa diberi kesempatan terlebih dahulu untuk membahas di internal fraksi masing masing baru disampaikan kepada pansus untuk dibahas secara bersama," sambung Riza.
Khusus menentukan ketua pansus, kata Riza, fraksi-fraksi sudah berkoordinasi. Namun belum sampai pada pembahasan soal penentuan siapa yang akan menjadi ketua pansus.
"Kita mengedepankan bukan harus jadi pimpinan tapi mengedepankan bahwa proses ini bisa lancar, lebih cepat selesai dan bisa memberikan rancangan UU yang terbaik bagi kepentingan bangsa dan negara," tutupnya.(merdeka.com) Politik
Bahlil: RI Butuh 4 Juta KL Etanol Buat Program E20
JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memetakan soal kebutuhan etanol untuk menghadirkan BBM E20 tembus 4 juta kilo liter per tahun. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (
Seskab Teddy Sebut 30 Persen Peserta Magang Nasional 2025 Langsung Diterima Kerja
JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya mengungkapkan sebanyak 30 persen peserta Program Magang Nasional 2025 langsung diterima bekerja setelah menyelesaikan masa magang selama enam
Prabowo Beberkan Kunci Negara Maju: Berani Akui Kekurangan dan Fokus Cari Solusi
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa keberhasilan sebuah negara bukan ditentukan oleh kemampuannya menghindari persoalan, melainkan oleh keberaniannya menghadapi dan menyelesa
Jumlah Korban PHK Capai 43 Ribu Orang, Sektor Ini Paling Banyak Terdampak
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menginformasikan bahwa hingga bulan Juni 2026, terdapat sekitar 43 ribu pekerja formal yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK). Anwar Sanusi, Kepala Badan
Usai Alami Trading Halt, IHSG Cetak Rekor Baru 24 Kali
Pasar modal Indonesia berhasil bangkit kembali sepanjang tahun 2025. Setelah mengalami tekanan yang cukup hebat dan memaksa Bursa Efek Indonesia (BEI) memberlakukan trading halt, kondisi pasar mulai p