Sabtu, 09 Mei 2026
  • Home
  • Politik
  • Pekan Depan Komisi II DPRD Panggil Bapenda Pekanbaru Bahas PAD

Politik

Pekan Depan Komisi II DPRD Panggil Bapenda Pekanbaru Bahas PAD

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Jumat, 20 Jun 2025 17:49
TRIBUNPEKANBARU.COM

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Komisi II DPRD Pekanbaru, sudah menjadwalkan memanggil hearing, Bapenda Pekanbaru pekan depan.

Pemanggilan ini dilakukan untuk membahas realisasi dan strategi peningkatan PAD Pekanbaru tahun 2025.

Hal ini seiring makin gencarnya razia yang dilakukan Bapenda beberapa hari belakangan.


Anggota Komisi II DPRD Pekanbaru Rizky Bagus Oka menjelaskan, pemanggilan Bapenda tersebut sudah menjadi atensi rekan-rekan legislator, berdasarkan aspirasi masyarakat.

Sebab dinilai penting untuk mengetahui sejauh mana kinerja Bapenda, dalam menggali potensi PAD, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi di lapangan.

“Rencana kami, (hearing Bapenda) Kamis pekan depan. Kami ingin mendalami target dan capaian PAD saat ini. Selain itu, penting juga untuk membahas optimalisasi sumber-sumber pendapatan seperti pajak daerah, retribusi, serta potensi lainnya yang belum tergarap maksimal,” kata Bagus Oka, Jumat (20/6/2025) kepada Tribunpekanbaru.com.

Hingga kini, Komisi II DPRD belum mendapatkan hasil raihan PAD dari pajak, meski sudah mau habis semester pertama, atau triwulan kedua.

Tahun ini, Bapenda harus ekstra mengumpulkan PAD, sebagai sumber utama APBD, yang sudah mengalami efisiensi.


Meski kabarnya hingga akhir Mei kemarin PAD baru terkumpul sekitar Rp 300-an miliar, namun nilai itu masih jauh dari target yang dipatok tahun Rp 1,1 triliun.

Komisi II justru menyoroti beberapa sektor yang dinilai memiliki potensi besar, namun belum memberikan kontribusi maksimal, seperti pajak parkir, pajak restoran, dan pajak reklame, BPHTB dan lainnya.

Evaluasi juga akan mencakup sistem digitalisasi pembayaran pajak serta transparansi dalam pelaporan.

“Kita perlu memastikan, bahwa setiap potensi bisa dimanfaatkan secara optimal demi meningkatkan pendapatan daerah yang pada akhirnya berdampak pada pelayanan publik,” sebut Politisi Partai Gerindra ini lagi.

"Tentunya, agar bisa mencapai target PAD, perlu kesatuan visi dan memastikan tidak ada pemain di Bapenda. Kita harus sama-sama untuk ini," tambahnya.

Diketahui, hearing nanti akan menjadi forum untuk meminta penjelasan, terkait program kerja Bapenda tahun berjalan, serta dan rencana strategis untuk semester kedua tahun 2025.

Komisi II berharap, hasil hearing nanti bisa menjadi masukan konkrit, dalam penyusunan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun 2026.


Sumber: TRIBUNPEKANBARU.COM

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.