Hasil Survey Demokrat
Pengaruh Money Politik di Pilkada Rohul Hanya 1,9 Persen
Laporan : Fahrin Waruwu
Selasa, 25 Agu 2015 08:38
Informasi tersebut di ungkapkan oleh PLT Ketua DPC Demokrat Rohul Jenewar Efendi kepada Wartawan Senin (24/8/2015) usai penetapan pasangan calon oleh KPUD Rohul. dikatakanya, bahwa survey tersebut di keluarkan oleh
"Dari hasil survey kami, pengaruh money politik dalam mempengaruhi pemilih untuk memilih hanya 1,9 persen, artinya, jika itu dilakukan pasangan lain itu hanya akan menambah 1,9 persen dari perolehan suara mereka" beber jenewar effendi.
Jenewar mengungkapkan, bahwa tidak terpengaruhnya pemilih terhadap praktek-praktek money politik menunjukan mulai cerdasnya masyarakat dalam berdemokrasi. Jenewar mengakui, dari hasil survey, masyarakat sudah menyadari bahwa, calon yang menggunakan cara-cara money politik sangat berpotensi untuk terjebak dalam pusaran Korupsi ketika berkuasa nanti.
Selain kecilnya pengaruh Money politik dalam mempengaruhi pemilih, dari hasil survey LSI juga terungkap bahwa, Indicator yang sangat mempengaruhi, pemilih di Rohul adalah intensitas tatap muka dengan masyarakat.
Dengan hasil survey tersebut, Jenewar mengaku sangat optimis bahwa calon yang di usung partainya yaitu pasangan Hafith Syukri Nasrul Hadi dapat memenangkan Pilkada Rohul 9 desember mendatang.
"Selain memang sudah dikenal merakyat dan sering turun ke masyarakat baik sebelum mencalonkan diri, pasangan ini juga memiliki tim berlapis mulai dari tim koalisi, relawan, serta di dukung tim dari partai demokrat sendiri" beber jenewar.
Jenewar juga menegaskan, bahwa pasangan Hafith Nasrul tidak akan menggunakan cara-cara kotor, seperti money politik untuk mempengaruhi masyarakat. Pasangan yang di usungnya bertarung secara feer serta lebih mengendepankan cara-cara santun, cerdas dan ber etika, serta lebih menjual program dan konsep pembangunan untuk menarik simpati masayrakat. (Fah)
Politik
Surplus Dagang Ri 72 Bulan Akhirnya Terhenti, Kini Defisit USD 1,61 Miliar
Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan neraca perdagangan Indonesia mengalami defisit sebesar USD 1,61 miliar pada Mei 2026. Catatan ini membuat tren surplus neraca perdagangan selama 72 bulan bertur
Era Baru Dimulai, Susy Susanti Resmi Gantikan Rudy Hartono Pimpin PB Jaya Raya
Setelah setengah abad dipimpin Rudy Hartono, PB Jaya Raya akhirnya memasuki babak baru. Tongkat estafet kepemimpinan kini resmi berada di tangan Susy Susanti.Momentum bersejarah itu diumumkan bertepat
Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar di Asrama
Jakarta - Kementerian Sosial berkolaborasi dengan TNI akan menerjunkan sekitar 1.000 taruna Akademi Militer (Akmil) tingkat I dan II untuk mendampingi siswa di 178 titik Sekolah Rakyat. Program bimbin
Muzani Ungkap Alasan Uzbekistan Begitu Dekat dengan Indonesia
Jakarta - Ketua MPR sekaligus politikus Partai Gerindra Ahmad Muzani mengungkapkan hubungan erat antara Indonesia dan Uzbekistan yang telah terjalin sejak lama.Hal tersebut disampaikannya saat bertemu
5 ASN Sukabumi Dijatuhi Sanksi Disiplin Berat, 3 Dipecat
Jakarta - Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) mengambil langkah tegas terhadap aparatur sipil negara (ASN) yang terbukti melanggar atu