Jumat, 03 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • Pengaruh Rizieq Turun versi LSI, Golkar: Bangsa Ingin Suasana Soft

Politik

Pengaruh Rizieq Turun versi LSI, Golkar: Bangsa Ingin Suasana Soft

Kamis, 15 Nov 2018 14:03
Detik.com
Jakarta - Lingkaran Survei Indonesia (LSI) menilai pengaruh imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab sudah berkurang lantaran masalah hukum. Partai Golkar menilai hal tersebut karena bangsa Indonesia menginginkan situasi yang penuh kelembutan.

"Mungkin ada benarnya, (pengaruh Rizieq) bisa menurun. Situasi bangsa sekarang kan sudah menginginkan kelembutan dan suasana menjadi soft. Saya kira seperti itu," kata Ketua Dewan Pakar Golkar Agung Laksono di Gedung Dewan Harian 45, Jalan Menteng Raya, Jakarta Pusat, Kamis (15/11/2018).

Agung yang juga anggota Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin itu menyebut masyarakat bisa menilai sendiri hasil dari survei yang dirilis LSI tersebut. Ini lantaran FPI tak terima dengan hasil survei tersebut.

"Kalau surveinya sendiri memang punya dasar-dasar seperti itu. Kita serahkan kepada masyarakat dengan dasar panduan tadi," ujar Agung.

Sebelumnya, Lingkaran Survei Indonesia (LSI) menilai pengaruh imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab sudah berkurang. Penurunan ini disebabkan masalah hukum Habib Rizieq.

"Jadi kemerosotan ini karena beberapa hal, yaitu sudah tidak lagi di Indonesia dan mungkin dicitrakan bermasalah secara hukum, kemudian memiliki resistensi kepada beberapa kelompok tertentu," kata peneliti LSI Ikrama Masloman di kantor LSI Graha Dua Rajawali, Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (14/11/2018).

FPI menyanggah hasil survei ini. Hasil survei LSI dinilai sebagai pesanan.

"LSI (kok) didengerin. Survei berbayar itu, hasil sesuai yang order," ungkap kuasa hukum FPI Munarman, Rabu (14/11).


(detik.com)
Politik
Berita Terkait
  • Jumat, 03 Jul 2026 08:50

    Diduga Terima Suap Tambang, Kajari dan Kasi Pidum Kejari Tuban Dicopot

    Kepala Kejaksaan Negeri Tuban beserta Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) dicopot dari jabatannya di tengah mencuatnya dugaan suap terkait penanganan perkara tambang di Kabupaten Tuban, Jawa Timur.P

  • Jumat, 03 Jul 2026 08:47

    OTT di Sumut, KPK Benarkan Bupati Langkat Ditangkap

    Bupati Langkat, H Syah Afandin, ikut diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Sumatera Utara. OTT di Sumut dilakukan Kamis (2/7/2026)."Benar," kata Wa

  • Jumat, 03 Jul 2026 08:45

    Belajar dari YouTube, Pasutri di Medan Nekat Produksi Pil Ekstasi Rumahan

    Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatra Utara membongkar sebuah rumah yang dijadikan pabrik rumahan pembuatan pil ekstasi di Jalan Mangkubumi Gang Aceh, Kelurahan Aur, Kecamatan Medan Maimun, Kota Me

  • Jumat, 03 Jul 2026 08:40

    Cegah Jalan Rusak dan Kecelakaan, Polres Siak Tertibkan Truk Sawit ODOL di Jalan Lintas Perawang

    SIAK - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Siak menindak tegas truk pengangkut kelapa sawit yang melanggar aturan kelebihan muatan atau Over Dimension Over Loading (ODOL) di sepanjang Jalan Lintas P

  • Jumat, 03 Jul 2026 08:39

    DPRD Pekanbaru Minta Disdik Awasi Ketat Pemenuhan Kuota SMP Negeri, Cegah Jual Beli Kursi

    PEKANBARU â€" Wakil Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru, Tekad Abidin, meminta Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru melakukan pengawasan khusus terhadap proses pemenuhan kuota di sejumlah SMP negeri yang hingg

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor